Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Sunday, August 25, 2013

Back in the Business

'Sup.
Jadi ceritanya iPhone tersayang gue, EVE (Electronic Virtual Entity) rusak blong.
Gue gabisa menekankan betapa terpukulnya gue. Sekian ratus ide gue disana semua. Fotofoto disana bejibun. Lagu apalagi.
Belom lage hi-score game2 gue.
ERMAGHERD.
Sehingga gue memutuskan untuk berkeputusan simpel: ganti hape.
Welcome to the family, EVE II.
Brand: Lenovo
Type: A390
OS: Android 4.0.4
Syip.
Dan setelah gue download blogger di sini, gue umumkan bahwa I'm back in business.
Hajar.

-Alfi

Thursday, April 18, 2013

Produk Asli Dari Toilet

Assalamualaikum wr wb

So! Mari katakan bahwa gue adalah orang yang jorok berdasarkan fakta bahwa gue ngepost ini sambil menikmati duduk-duduk di kloset WC rumah gue yang super inspiratif.
Gue mau sharing dikit lah, kasian juga ini blog lama kaga diupdate. First off, gue lagi ngerjain game baru buat websitenya MPK/OSIS sekolah gue namanya The APS Initiative. Jujur aja, emang sih APS nya gue ngambil dari inisial cewek gue:/ tapi di sini APS itu singkatan dari Agent Practice Simulation. TAPSI ini bentuknya series of challenges gitu. Jadi Stage 1 nya game gunrange FPS, Stage 2 kaya game G21D Arena gue dulu, stage 3 nya mirip2 GeoQuiz, stage 4 kaya The Sims kalo lg ngobrol, stage 5 sama 6 rada2 kaya Brain Challenge nya Gameloft. Iya, sumpah ini game kampret. Gue suka sih, apalagi ini game legacynya cewek gue banget, dan ini pertamakali gue bikin ada cheat di game gue yg sengaja gue tambahin. Interfacenya juga yaaa rada2 plain a la Flash, tp lumayan gue suka. Tapi bikinnya…
Stage 1, ngga ada masalah.
Stage 2, ini paling cepet jadi. Alhamdulillah sekali tembak begitu dites langsung bener, ngga ada error yg berarti.
Stage 3, makan 3 hari lama di kodenya.
Stage 4, gue udah capek mental.
Emang belakangan mental gue lagi gampang dijegal, gatau juga kenapa. Tapi kalo Stage 4 itu emang tai. Ginideh, lo bayangin aja gue mesti bikin reaksi org ketika ditanya ini itu buat game interogasi. Dan gue mesti bikin reaksi2 satu dari cowok dan satu lg dr cewek (yg notabene beda gaya reaksinya). Gue juga mesti bikin pilihan dialog yg bisa diambil. Taigasih w("A"w)
Gue pernah bilang ke cewek gue, mulai Stage 3, game ini bakal lebih lama bikin daripada mainnya (Stage 1 sm 2 lebih lama main drpd bikinnya). Dan ternyata sangat terbukti:")
Gue juga mau berbagi tentang ide kecil gue, tentang suatu saat di masa depan yang cukup deket dimana dunia itu sangat open-minded.
Saking openmindednya, sampe kalo kita bicara sama bayangan kita di cermin, bayangan kita bakal njawab kaya temen ngobrol.
Tapi gue lupa waktu itu ide gue buat konfliknya apaan. Any ideas?
Segitu dulu ajadeh. Wish me luck^^
Cheers!

Wass wr wb
-Alfi

Saturday, May 12, 2012

Amnesia Postpone

Assalamualaikum wr. wb.
 Guys, gue ada berita. Produksi Amnesia ditunda.
 Gak jadi rilis tanggal 18 Mei. Pokoknya, di organisasi sinematografi berbasis kekeluargaan gue ini, lagi ada masalah dan ada baiknya gue nggak nyalain percikan api.
 Di samping itu, gue udah ngebikin poster sama wallpaper baru, sekarang dengan gaya tulisan Amnesia yg beda sama ada nama main talentnya. Di bawah juga udah ada creditsnya. Terus di mata birunuya skrg ada gambar-gambar techno techno gmn gitu. Nih:



 Sekarang gue tinggal bisa doa kalo film ini bakal tetep jadi. Men, ini proyek impian gue. Gue kayanya mau reshuffle tim produksinya lagi deh. In case of anything.
 Setelah ini, kalo ada waktu dan izin dari YME, gue mau ngerjain lain lagi judulnya Warisan. Kapankapan gue ceritain :)
 Sekian dulu. Stay positive!
 Cheers,
 Wass. wr. wb.

 -Alfi

Tuesday, April 3, 2012

Into the Titan Latest Cover

Assalamualaikum wr.wb.

 By the way! Gue lupa ngasih update yang ini. Gue udah bikin cover Into the Titan, dan rencana gue, akhirnya yang masuk  itungan beneran bakal jadi cover itu yang ini:


 Yep. Gue gak banyak ngubah Titanic, lautnya, maupun balok esnya.
 Tapi cover ini lebih gelap. Siluet elangnya udah lebih kaya uap gelap. Impian gue tercapai. Terus tulisan Into the Titan nya udah keliatan lebih elit dikit. Ada efek timbulnya lagi. Mayanlah. Powerpoint ternyata boleh juga~
 Wdyt? Kalo ada draft baru gue bakal post di sini. Tune :)
 Wass. wr. wb.

-Alfi

AMNESIA

Assalamualaikum wr. wb.
 Amnesia. Lupa ingatan. Apakah gue amnesia? Ooo bukan bor...Amnesia adalah judul film yang lagi gue kerjain. Genrenya...entahlah. Ada beberapa. Scifi? Thriller? Action? Drama? Ada semua.
 Nah. Soal Amnesia ini. Udah banyak yang nanya ke gue satu pertanyaan simpel yang mungkin juga ada di otak kalian saat ini:
 "Ceritanya gimana?"
 Dua kata itu adalah termasuk susunan kata paling kampret, men. Bukan karena gue pelit. Seandainya gue bisa, gue bakal berbagi tentang cerita ini ke siapapun yg nanyain itu. Masalahnya...
 The story. Is. Too. Complicated. To be told. With a simple. Synopsis.
 Yak. Begini aja. Secara overview. Tahun 2016. Reza terbangun sendirian. Di tengah ruangan nggak tau dimana. Mungkin perpus. Di sebelah dia ada pisau, dan tiga meter di depan, ada badan yg terbujur kaku.
 Tangan Reza berlumuran darah.
 Masalahnya. Reza nggak inget apa2. Dia bahkan nggak inget namanya sendiri.
 Nah. Mayoritas filmnya ini isinya tuh flashbacknya Reza selama perlahan-lahan, secara bertahap, memorinya balik lagi...
 Gue udah ada dua poster buat Amnesia:



 What do you think? XD
 Gue bahkan udah mulai ngerjain fan kit nya. Dengan status gue gak yakin film ini bakalan ada fansnya. Tapi gue nyediain desktop wallpaper Amnesia berdasarkan poster yang pertama:


 Wdyt?
 Di Amnesia ini, gue jadi scriptwriter, director, editor, dan cameraperson. Tapi ada kemungkinan camerapersonnya bakal nambah. Tergantung sang produser.
 Sejarah film ini dan lain2 nyusul kapan2. Untuk saat ini, rencananya kita mau produksi April dan finishing Mei. Minggu kedua Mei harus udah jadi. Amin. Moga bisa.
 Wish me luck, moga jadinya sukses ya :)
 Wass. wr. wb.

-Alfi

Thursday, February 16, 2012

HGExperience Series

Assalamualaikum wr. wb.
I'm currently building these games, and I've finished one. The other two are still plans for now, but as soon as I get the chance, I'll work on them.
HungerGamesExperience by justImagine.

- Project: Mercury/TrueHungerGames
An ultimate game of strategy, chance, and survuval based on Suzanne Collins' bestselling novel (and now adapted an epic motion picture) The Hunger Games. Take the role as yourself—who is a Tribute—in this one and only free Hunger Games game where you can feel the intensity of survival in the Arena. Loot the Cornucopia, defeat other Tributes, escape the raging Mutts, make alliances, keep yourself alive, and be a Victor or suffer defeat in the first HungerGamesExperience game where you will experience Hunger Games like never before. May the odds be ever in your favor.

- Project: 99/TrueQuarterQuell
Experience the special Hunger Games established every twenty-five years, the Quarter Quell, featured in Suzanne Collins' second book of The Hunger Games Trilogy, Catching Fire. Same survival, different sets of rules—and ultimately leads to different sets of events. Try to survive in an Arena like never before with random Arena choices where each of them holds a different challenge to beat, plus the random Game rules you may get in combination with the randomized Arena. Will you get a completely drowned Arena while facing twice the number of the normal Tributes, or are you in for an endless blizzard of Mutts and traps with ex-Victors hunting after you? You never know. No two Quarter Quells are exactly alike.
Are you ready?

- Project: Battlefront/TrueMockingjay
Assume the place as Katniss' fellow Mockingjay Rebellion Fighter in this survival/FPS hybrid based on Suzanne Collins' thrilling conclusion to the THG Trilogy, Mockingjay. Avoid traps, use your surroundings to beat Capitol forces, run away or stand up and fight against terrible Mutts, and try to survive against all odds. Ultimately, help Katniss' squad reach the Capitol Central safely for her to assassinate the tyrant. How long can you survive in this battleground?
The fire is catching—and if we burn, you burn with us!

You can enjoy TrueHungerGames at http://thehungergames.6te.net/mercury.php or download the *.exe version at http://thehungergames.6te.net/downloads.php — may the odds be ever in your favor!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Sunday, December 11, 2011

Into the Titan cover drafts

Assalamualaikum wr. wb.
Ini bbrp draft covernya Into the Titan. Menurut kalian bagusan yang mana?






Thursday, July 7, 2011

INTO THE TITAN

Assalamualaikum wr. wb.
Apa itu Into the Titan? Ke dalam Sang Titan? Maksud?
Gini...itu judul cerita yang gue susun bareng temen2 gue. Into the Titan itu yang bagian gue. Lanjutannya Sky's Fall bikinan SARAH A. R. RADIAN (yang nggak mau namanya diekspos).
Kenapa Kedalem Titan? Mau liat warna kolor Kronos kah? Bukan...SATU jaman itu belom ada kolor dan gue entah kenapa yakin Kronos nggak make kolor. DUA maksud gue Titan di sini itu kapal yang besar dan perkasa kaya Titan, tapi nasibnya tragis (kaya titans juga). Namanya juga mirip. Yak, kapal tersebut adalah RMS TITANIC.
Cerita gue itu tentang Rick, skater umur 16 taun yg pinter dan direkrut dadakan ke organisasi namanya RALPH, singkatan dari Recovery Agency for the Lost and Perfectly Hidden. RALPH ini tugasnya nyari2 kode ke masa lalu dan ngebawa ke masa depan.
Kebanyakan kode yang disimpen di masa lalu itu diancurin sm musuh. Nah ceritanya RALPH itu nyelametin kodenya.
Rick ini dikirim untuk nyari kode yang disembunyiin di Titanic.
Well, itu briefnya. Masih banyak adegan lagi. Taugak yg keren apa? Karena gue pake graphics bikinan gue sendiri di cerita ini entah yang gajelas dan rada nyampah kaya gini:


Sampe yang 3D kaya ini:


Manteb ga? Tapi itu baru beberapa...ada konflik, romance, dan patah tangan di cerita ini. Oia, ada adegan bunuh2nya juga kok. Ah udahlah, namanya juga Secret Agent. Bunuh2an udah biasa, iyaga?
So. Itu review untuk sekarang. Kalo udah jadi gue bakal kasih kabar!
Cheers!
Wass. wr. wb.

-Alfi


Friday, June 10, 2011

Cornucopia 3D Render

Assalamualaikum wr. wb.

I made this on the purpose to add on the The Hunger Games 3D Arena Preview, but it seems like the project would take a while. Especially with me working on Secrets. So I used the Cornucopia image for the simpler project: HGSimulator (works on web, I'll convert it soon so it would be playable through your Galaxy S :) ). Here's how the Cornucopia looks like:


So...yeah. It kinda suck. But hey, I'm not that good in using 3DStudio Max. And it actually looked good in the application (you can even enter the Cornucopia, not only seeing it from distance. Enter it in the FPS navigation style. But yeah, it's not that much done yet).
However, that's the Cornucopia I'm going to use for HGSimulator. Wish me luck!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Friday, June 3, 2011

HexaWebdrive Series Blogger Templates

Assalamualaikum wr. wb.

Here are the links to the HexaWebdrive Templates. All are free. Another one is coming soon, HexaWebdrive Circuit / Hexagon Webdrive Green.
Note: I made it myself! Yes, my signature is written in the codes, so please don't mess with it. Oh, and a free cursor that fits the Template is also included although unavailable in the preview.

HexaWebdrive Digital / Hexagon Webdrive Blue
HexaWebdrive Infected / Hexagon Webdrive Red


Previews:
HexaWebdrive Digital preview
HexaWebdrive Infected preview

INSTRUCTIONS:
- Downloading
1) Click on the link above. If you are unsure about how the Template would look like, you can click on the preview thumbnail to view full size.
2) When you have chosen one Template, click on the download link.
3) You will see codes in your browser screen. Press Ctrl+S.
4) A window should appear. Browse to open the folder where you wish to save the Template file at.
5) IMPORTANT. In the filename, you will see "[template name].txt". Note that the format is *.txt. Delete the .txt, replace it with .xml and click on Save.
- Installing
1) Login with your Blogger account.
2) In the dashboard, find the name of the blog that you want to Template-switch. Click on the 'Design' link.
3) Click on the 'Edit HTML' tab (the other tabs be Page Elements and Template Designer. The Edit HTML tab is in the middle).
4) On the first section, under the 'Download Full Template' link, click on the "choose file" button.
5) Locate the Template file you just downloaded.
6) Click on 'Upload'.
7) If you have certain widgets, you will be asked whether you want to keep the widgets or not. Click on "KEEP WIDGETS".
8) If your changes are saved, click on View Blog.
9) There! Your new HexaWebdrive Template is installed.

Good luck, and enjoy :)

Wass. wr. wb.

-Alfi

Friday, May 27, 2011

New Design

Assalamualaikum wr. wb.
Oke, gue bkin ini blog pake layout baru. Gw bnr2 rombak abis templatenya, dan sekarang inilah jadinyaa *jeng jeng tek tek dung ndesss*
Tema blog skrg techno deep blue. Well, klw dipikir2 tyt gajauh2 jg dari TRON: Legacy. Tp bnrn, gw lg ska sm desain mcm begini. Gue lg suka dark color dihiasi garis2 wrn yg sm yg lbh terang, dan dlm hal ini gue rasa dark blue hex #000022 cocok banget. Oke, garis2nya jg gak random loh. Gue lg suka hexagon. Knp? Krn hexagon gbs ditaro sblhn bgitu aja. Dgn hexagon, life is never flat B) terus susunan beecomb itu kayanya techno gmn gitu kesannya, apalagi klw yg ky di layout blog gw ini *pislopengawl*.
So, itu dulu buat skrg. Klw bs gw bkl namain template gw ini Hexagon Webdrive hhe.
Bgtu ada ksmptn, gw bkl post ttg pesta prom n pelepasan gue FLY UP WITH RAFORONE di Lembang. Demi apapun itu seru abis.

Oke, see y'all!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Wednesday, April 6, 2011

HungerGamesLite

Assalamualaikum wr. wb.

So, gue ceritanya lagi tergila-gila dengan yang namanya The Hunger Games. Karena, demi apapun, itu keren abis.
Ceritanya dimulai di masa depan, ratusan tahun lagi, abis terjadi perang global dan kiamat. Ada koloni yang selamat di Amerika Utara dan mereka bikin negara namanya Panem. Panem ini punya satu Capitol (ibukota) dan 13 Distrik. Karena pemberontakan di masa lalu (yang ngebikin Distrik 13 ancur) pemerintahnya ngasih perintah tiap Distrik harus ngirim satu cowok dan satu cewek yang umurnya 12-18 secara acak untuk ditandingin sampe mati di acara TV The Hunger Games.
Nah, Katniss Everdeen itu warga Distrik 12 (Distrik termiskin). Ayahnya udah meninggal di ledakan tambang lima tahun lalu (Distrik 12 produksi batubara). Jadi dia tinggal sama nyokap ama adeknya. Nah, waktu Reaping (pemungutan) adeknya kepilih. Katniss ngajuin diri untuk jadi Tribute (peserta) untuk nggantiin adeknya. Bareng sama Peeta Mellark, Tribute cowok dari Distrik 12, mereka ke Capitol untuk bertarung sampe mati lawan 22 Tribute lain dari Distrik-Distrik lainnya sampe tinggal 1 pemenang -- 1 yang bertahan hidup di pertumpahan darah anak-lawan-anak.
Kalo udah baca, nggak mungkin deh mau naro dulu untuk ngapain. Dijamin gatel baca terus. My fave author, Rick Riordan, said that this novel has come clearly close to what is called a perfect action novel. And I agree with him!
Nah, saking senengnya, gue bikin game hape Hunger Games. Namanya HungerGamesLite. Di game ini, kita jadi Tribute yang mesti berusaha bertahan hidup lawan Tribtue lain -- berburu, bikin jebakan, rebutan senjata, bikin aliansi sementara -- yang pastinya bakal ada pembunuhan. Tenang, gak ada image yang gory gitu kok :)
Gue juga udah bikin dan bakal gue rilis sekuelnya, namanya QuarterQuellLite. Quarter Quell itu Hunger Games khusus yang diadain tiap 25 tahun sekali. Aturannya beda, dan Arenanya juga. Jadi lebih nantang. Mentornya Katniss sama Peeta, Haymitch, menang di QQ kedua -- Hunger Games kelimapuluh. Di situ, aturannya adalah jumlah Tribute jadi dua kali lipat -- jadi dari 24 naik jadi 48. Dan Arenanya? Tiap aspek di Arena beracun: buahnya, buruannya. Yang bisa dimakan cuma makanan di Cornucopia -- bangunan gede bentuknya kaya Keong Mas di TMII, kaya terompet emas gitu deh. Di sini biasanya bloodbath pertama terjadi.
QuarterQuellLite itu ya kayak Quarter Quell tadi -- aturan acak, Arena beda dari Arena biasanya. Gue nyediain tiga aturan dan tiga Arena. Aturan-aturannya ada Elected Tributes, Twice Usual, sama All Star. Tiap aturan punya efek tersendiri di game. Kalo Arenanya, ada Beautifully Deadly, A Matter of Time, sama Drowned Deep. Mereka juga punya efek sendiri di game. So, dengan kombinasi acak, makin susah kalo main QQLite dibanding HGLite. Udah terbukti di gue -- gue keseringan main QQLite dan pas main HGLite ternyata rasanya gampang banget!
So, that's all for now. Review game sama walkthrough nya kapan-kapan yaaa.

Wass. wr. wb.

-Alfi

Sunday, January 23, 2011

TRON Legion: Stage 2 Preview

Assalamualaikum wr. wb.
STAGE 2: HACKED itu ceritanya tentang Sam yang ada kesibukan jadi harus pergi ninggalin si player. Tapi dari itu, dia ngebikin program Messenger gitu, dinamain MSG.exe. Nah, ternyata, grup Rebel udah ngehack sebagian sistem New Grid dan si player jadi diduga program ilegal sama sistem. Akhirnya si player ini dihukum tanding Lightcycle di Lightcycle Arena.
Kalo Stage ini sukses, maka menurut gue ini adalah stage favorit gue BANGET karena:
1) Stage ini make 5th Generation Lightcycle yang menurut gue desainnya KEREN GILA
2) Di stage ini, ada salahsatu graphic paling alus yang pernah gue bikin di Flash. Dan graphic itu, walaupun musuh, tapi ttp aja 5th Gen LC dan ridernya.
3) Stage ini ngambil first-person view, jadi rasanya kaya naik Lightcycle beneran.
4) Gue bikin lingkungan Stage ini pseudo-3D, jadi seakan2 game 3D ber-graphic 2D padahal cuman 2D yang gue bikin gerak seakan 3D.
Preview kasarnya begini:

Oke gue tau interfacenya cacad. Pake tombol kanan-kiri untuk nggerakin Lightcycle kita u/ ngalangin musuh ato ngindarin Light Wall musuh. Yang putih di depan Lightcycle kita itu sbnrnya tanda jalan haha-,- tapi jadi kaya gitu. Yang di versi animatednya nggak sih, tapi karena gue perlu screenshot buat Stage ini yan itulah jadinya.
Favorit gue, however, itu Lightcycle musuhnya. Itu adalah graphic Flash PALING BAGUS yang pernah gue bikin (dan jadinya tetep cacad) tapi okelah, ada perkembangan.
Sekarang tinggal ngatur Light Wall musuh, abis itu setting radar (layar biru di Lightcycle kita itu) jaid bisa nutup jalur kalo ada musuh.
Oke, progres masih panjang,. Tapi target gue seminggu jadi. Doain ya?
Wml~

-Alfi
Wass. wr. wb.

Saturday, January 22, 2011

TRON Legion: Story

AFTER taking back the Encom, Sam Flynn recreated The Grid in honor of his father (with Quorra helping him in the details he had no idea about) using the data he copied from his father's office in the Flynn's Arcade. Sam asked Alan to rewrite Tron, and once again, the Grid is active complete with the Arena for punishment center for malicious programs and Tron as the Guardian of the New Grid.
But then some programs started wondering, growing, redeveloping self-scripts and finally took in CLU 2's left behind point-of-view. Then these programs started a rebellion.
Tron isn't alone. But he still needed help from the outside.
In the other hand, though, Sam also had a business to take care off and he had Quorra to teach about the new world she's in. So Sam took the desperate measure that ma risk everything: picking someone else to go to the Grid.
That's where YOU are called. That's where YOU enter the story.

TRON Legion. Coming soon.

Friday, January 21, 2011

TRON Legion

Assalamualaikum wr. wb.
Oke, G21D Arena akhirnya jadi! Dan gue udah mulai nyebar2 game ini. Tapi sekarang gue lagi ngegarap proyek yang lebih gedhe:
TRON Legion.
Yep, ini ceritanya setelah TRON: Legacy. Jadi pokoknya si Sam ini bikin ulang Grid untuk ngehormati ayahnya. Terus Tron dibikin ulang sama Alan jadi penjaga.
Tapi ada Rebellion gitu di Grid, dan karena Sam sibuk (udah jadi CEO Encom) jadi si player lah yang dikirim ke Grid.
Maunya, kasarnya begini lah:

Background musiknya "TRON: Legacy (End Titles)" nya Daft Punk, soalnya menurut gue itu lagu ter enak di OST TRON: Legacy yang gue tau selama ini.
Gameplaynya gabungan, dari nembakin Recognizer, duel Lightcycle, sampe naik Light Jetfighter dan duel udara. Disc Wars juga ada lho!
Pokoknya, WML dan tunggu tanggal mainnya ya :)

-Alfi
Wass. wr. wb.

Saturday, January 15, 2011

G21D Arena

Assalamualaikum wr. wb.
Sebenernya judul game ini TRON: Grid Arena, tapi versi app name nya gue isi pake G21D Arena biar asik *tolong jangan dianggep alay*.
Gue kepikiran untuk bikin game ini karena gue mulai ngerasa game gue yang TRON Legion bakal susah kesampean. Toh, TRON Legion gue maunya 3D, buat game hape? Udah gitu pake storyline, items, dll. kan susah kalo buat hape.
Makanya gue kepikiran coba yang simpel dulu. Maka jadilah G21D Arena.
Gameplay nya gampang banget. Pake tombol numerik buat navigasi. Misalnya 4-6-2-8 untuk kiri-kanan-atas-bawah ato 7 ama 3 buat jalan langsung ke pojok.
Intinya, berusaha nge-Derez musuh begitu ada. Musuh bakal dateng dari atas layar, terus player mesti ngalangin jalannya dengan berada di depannya (Path-Crossing/PC).
Nah, tapi musuh kadang-kadang dateng barengan dan jadi nggak mungkin PC dua-duanya. Makanya ada tombol mojok.
Terus tiap musuh yang lewat nggak ngabisin Life Point (ada 3LP) tapi kalo nabrak Light Wall mereka, baru berkurang tuh LP (-1 tiap impact).
Ngerti maksud gue kan game ini simpel? Gitu-gitu doang sampe LP abis, bandingin Score sama temen. Nah, masalahnya gue gak bisa nyimpen High Score (LOL) maap yeh.
Maunya sih jadinya begini nanti:



Oke, gue tau itu cacad, dan emang game nya simpel (gue udah bilang) tapi sesimpel apapun kan tetep ada tantangannya. Jadi, wish me luck ya! Kalo sukses (amin) dan lancar (amin) Senin depan game gue jadi.
Wass. wr. wb.
-Alfi

Sunday, January 9, 2011

3D Game Maker Comparison

Oke, kali ini gue punya dua kandidat program bikin game 3D dan gue bakal bandingin.


Kandidat #1: DarkBASIC Professional
Yang satu ini udah lama bergelut di dunia programming, klw gk slh sjak taun 2003an. DarkBASIC Pro (sering disebut DBPro) make bahasa BASIC yang disederhanakan. Misalnya untuk bikin kubus, daripada ngebikin enam persegi yang diatur koordinatnya biar nyambung, ini tinggal kasih perintah berformat gini:

MAKE OBJECT CUBE number,size


Jadi lebih gampang bikin pake ini. Kelemahannya, tiap mau preview hasil bikinan mesti di Compile lagi dan di run lagi, gak ada live preview nya. Ini screenshot nya:




Kandidat #2: Unity3D
Kalo yang satu ini tergolong baru, mungkin pertama keluar belom berapa taun lalu. Tapi langsung naik pamor. Kenapa? Karena:
a) Perusahaan2 besar kaya EA, Disney, sama Lego Corp. make program ini buat bikin web game mereka. Malah Lego bikin Glatorian Arena downloadable dari source file yang sama!
b) Programming Interface nya mantep. Tinggal dari menu, diatur di Inspector, kasih dikit2 ekstra, klik, drag. Kira2 segitunya doang.
Nah, kemudahan bikin interaksi di interface ini yang bikin Unity3D jadi program bagus buat bikin game 3D.
Kekurangannya adalah kalo belom pernah belajar C++, JavaScript, ato Python gak bakal gampang ngeset asset program ini. Terus sampe sekarang gue masih gak tau gimana caranya bikin player bisa gerak ke sana sini, kamera bisa ke sana sini, sejauh ini gue cuma bisa bikin terrain alias arena nya doang -_-". O iya, Unity3D juga punya live preview (ini keunggulannya dibanding DBPro).
Screenshot:





Yak, itulah dua program yang gue pake. Sekilas sih, Unity3D menang jauh ama DBPro -- gue juga ngerekomendasin yang ini dibanding yang satunya -- tapi DBPro juga ada untungnya. Loading nya dong...Startup DBPro gak pake embel2. Unity3D mesti diset duu, di decompress dulu, di compile dulu....lama bat. Terus DBPro ukuran filenya separonya Unity3D, jadi lebih enteng buat memory. DBPro juga gak perlu video card yang kuat2, yang penting support 3D graphics aja, kalo Unity3D mesti yang cepet soalnya kita ngadepin scene yang kita buat di game kita secara langsung.
Well, tapi gue akui, gue bbrp kali lebih pilih Unity3D dripd DBPro. Walaupun gue masih ttp mau coba bikin di DBPro kalo udah mudeng BASIC nanti.
Kalo kalian ada yang bisa ajarin gue, langsung kontak ya. Comment aja di post ini...
So, in the meantime, once again, wish me luck! :)

-Alfi

Saturday, January 8, 2011

HOPE

Gue lagi ngejar beberapa hal kali ini. Pertama, gue barusan tadi dari kamar mandi dan mendadak gue dapet ilham (seperti biasa. Gue mulai bertanya tanya jika kamar mandi gue dapet berkah) untuk lagu2 gue yang This Sad Story sama melodi baru yang aliranya pop-rock-metal buat Love in the Doomsday (it's for you, Flo). Walaupun emang gue udah lupa semua (gue memang payah bro) gue masih punya satu target lagi yang harus gue capai sblm akhir tahun ini.
JADI 3D GAME PROGRAMMER.
Mimpi gue jauh ya? Tapi hey, gue udah bisa bikin text-based game. Ini simpel banget. Sekarang waktunya gue beralih ke yang lebih susahan dikit...graphic-based game. Jadi masih platform 2D. Tapi jujur gue udah ngegebet banget pengen bisa 3D, jadiiii walhasil gue belajar 22nya sekaligus (mangstab gan).
Sejauh ini gue udah naksir dua program:
- DarkBASIC Professional
Program ini sebenernya agak ngeselin karena bentuk propertinya cuman text editor. Tapi men, pas gue cek demonya, dengan kode yang nggak panjang panjang amat, program ini bisa bikin arena persis di game CS dan gue rasa arena itu keren banget. Arena aja bisa, kenapa gamenya gak bisa? Itu kepikiran gue. Lagipula karena bentuknya cuman editor teks, jadi startup nya lebih cepet.
- Unity3D
Kalo yang satu ini, gabungan antara drag-n-drop interface sama text editor karena dia juga perlu program perintah. Tapi dia ini ngerangkul tiga language sementara DBPro cuman bahasa BASIC. Tapi, kaya yang udah gue bilang, karena bentuknya bukan cuma editor kode jadi kayanya startup nya lebih lama...Setup.exe nya aja dua kali ukuran Startup.exe nya DBPro..gue harap walaupun makin berat kualitasnya ttp bagus, soalnya Unity3D udah dipake buat game2 3D di website LEGO (Bionicle) sama Disney (TRON: Legacy).

Sunday, January 2, 2011

AI Untuk Aisha

Gue ngarang nih. Ceritanya ttg anak namanya Alif yang jago programming dan betapa dia nyamain dunia maya sama dunia nyata, tapi mulai bingung tentang merging dua dunia itu pas jatuh cinta u/ pertama kali...
Gue tau ujungnya nggembos, gue tau cerita ini abal...tapi, well, enjoy!
- Alfi

-------

Entah bagaimana, aku bisa membaca kehidupan semudah aku membaca routine sebuah program.
 Tapi ini berbeda. Hei, aku sudah menciptakan berbagai Artificial Intelligence alias AI, Kecerdasan Buatan, dan entah karena itu atau kenapa tapi aku jadi mampu membaca tindakan setiap orang. Dari hobi yang sama aku juga mampu membuat rencana sempurna, dimana tiap rutin berjalan semestinya, namun kali ini adalah sebuah kasus yang berbeda. Entah kenapa aku tidak bisa membaca jalan pikiran seorang yang satu ini.
 Aku begitu terbiasa membaca program. Aku telah merasa terhanyut ke dalam aliran sungai berbeda yang bersikan digit 0 dan 1. Hidupku telah mendigitalisasikan diri, bagiku dunia maya yang abstrak dan dunia nyata yang begitu riil telah menyatu menjadi satu, sebuah kombinasi yang unik namun mungkin. Bagiku, di dunia nyata maupun maya, rumusnya sama. Jika dalam kondisi A, akan terbentuk variabel bernamakan variabel X. Jika variabel X ini diproses sesuai kondisi B, maka nilai dalam variabel tersebut akan berubah, dan nilai temporernya disimpan dalam variabel Y. Kemudian barulah dilakukan ekuasi dimana X ekuivalen dengan Y.
 Itu baru rutin dasar. Hidup bisa menjadi lebih kompleks, namun bagiku, walaupun semakin rumit jaringannya, rutinnya tidak berubah. Hanya sebuah rutin yang ribet dan berskala besar, namun berlakulah fungsi repetisi sehingga menjadi sebuah jaringan rutin yang berbeda. Hidupku tidak pernah lebih dari itu.
 Hingga datanglah seorang gadis bernama Aisha.
 Di dalam daftar rutinku, aku telah membuat kira-kira seratus tigapuluh ribu rutin berisi AI yang memiliki sifat, reaksi, dan sikap yang berbeda-beda. Masing2 AI mempunyai rutin yang sama. Aku hafal tiap fungsi di dalam tiap AI, dan dari itu aku hafal sifat tiap orang hingga ke rahasia2 yang mungkin disembunyikannya. Aku juga telah menambahkan ekuasi Rumus Kekacauan, nilai berkisar kira kira 4,669 untuk mengantisipasi kejadian dan ledakan tak terduga dari AI tersebut. Dan di dunia nyata, dugaanku yang tertuang dalam formula AI tersebut 100% benar.
 Paling tidak, sebelum Aisha masuk dalam hidupku.
 Aku entah kenapa begitu tertarik padanya. Ia berbeda, hanya itu yang bisa kudeskripsikan. Ini tidak wajar, biasanya aku bisa mendeskripsikan seseorang dari fisik hingga psikis nya dengan berdasar kepada AI-ku yang paling tepat mendeskripsikan orang tersebut.
 Aisha cantik. Itu aku yakin. Banyak gadis yang lebih cantik darinya, namun aku tetap merasa lebih senang memandang wajah Aisha dibanding gadis2 cantik tersebut.
 Aku berusaha mengenalnya. Dari sejak berkenalan hingga kini kami berteman baik, malah bisa dibilang bersahabat, aku telah berusaha membuat AI yang mungkin bisa mendeskripsikannya -- kira2 sudah dua ratus enam puluh tujuh kali -- namun tidak satupun yang cocok. Entah kenapa, aku selalu mencapai jalan buntu di tengah jalan.
 Ini tidak biasa. Aku selalu berusaha mengenal orang dengan membuat scratch AI nya, dan biasanya dari lembar tersebut akan berkembang sistem yang lebih kompleks, hingga jadilah kode AI yang sempurna. Dengan mempelajari AI tersebut, aku bisa mempelajari sifat orang yang ku ingin tahu.
 Namun aku selalu gagal membuat kode AI yang bisa menggambarkan Aisha. Selalu ada yang meleset -- 267 AI yang kucoba tidak ada satupun yang akurat.
 Aisha memang berbeda. Tidak hanya aku tidak bisa membuat AI yang sempurna untuk mendeskripsikannya, ia entah bagaimana benar2 mempengaruhi hidupku. Aku selalu berusaha membuatnya terkesan. Ia ilmuwan, kecerdasannya telah dikagumi banyak orang, dan banyak yang bilang bahwa hanya aku yang bisa mengerti perkataannya. Namun ia juga orang yang extrovert, ia benar2 terbuka, dan karena itu juga ia dengan mudah mendapatkan teman. Atau cowok lain yang juga suka padanya.
 Aku belum bilang ya? Aku banyak saingan dalam berebut Aisha. Mulai dari Romi yang jago biologi, Ronal yang terkenal dengan permainan futsal nya, Jodie yang benar2 lihai bermain basket, hingga ke Herman yang cuma terkenal karena bandelnya. Mereka semua punya nama. Aku? Tidak pernah ada yang dengar tentang Alif kecuali sebagai seorang yang freak, antisosial, aneh, tidak punya teman selain komputernya, dan suka menuliskan kode2 yang -- di mata orang awam -- hanya sekumpulan digit tak berarti. Tidak ada yang mengerti diriku sebaik Aisha. Bahkan orangtuaku sekalipun tidak berusaha mengenaliku, mereka menganggap ada baiknya aku mendapat kebebasan tersendiri untuk menjelajahi dunia tanpa ada orangtua yang mengunci.
 Namun Aisha tidak seperti kebanyakan orang. Ia mengerti maksudku, ia adalah orang paling logis yang pernah kukenal. Ia mengerti maksud semua kode yang kutuliskan dengan belajar hanya dalam lima menit, ia telah menyempurnakan berbagai karya digitalku, ia mendampingiku hingga mendapatkan Worldwide Juvenile Programmer Award -- sesuatu yang tidak punya arti di mata teman2ku yang benar2 duniawi. Namun itu benar2 sebuah prestasi di mata Aisha, dan itu benar2 menghangatkan hatiku entah bagaimana.
 Aku mencoba lagi membaca Aisha. Sementara teman2ku berebut perhatian darinya, aku mencoba mengenalinya dengan caraku sendiri.

function AISHA {

 require "AI_BASE.part";

 $mind = fetch(../AI_STD.dll);
 $soul = fetch(../AI_SOUL.dll);
 $gender = fetch(../AI_BASE.part?g=female);


 $lock = focus_SECURE($gender);
 $lock = lock_down($lock);

 if($condition1)
 {
  $person = $react20187;
  $condition1 = FALSE;
 }


 while($condition === TRUE)
 {
  $person = fetch(../AI_ACT1.dll);
  $person = $person++;
  $react = $person;
  $react = TRUE;
 }


}


Aku berhenti sebentar. Aku telah menuliskan rutin yang sama di semua kode AI yang telah kubuat. Aku kembali memeriksa Aisha1.co (kode AI untuk Aisha yang pertama kubuat) hingga ke Aisha267.co yang terakhir kubuat. Kubandingkan kodenya, berusaha menemukan kelebihan dan kekurangan tiap kode, dan aku menyalin beberapa baris kode dari tiap file. Aku menyalin tiap baris yang menurutku akan menyempurnakan kode kali ini. Kemudian aku mencoba mengeksekusi kode tersebut.


Unable to execute order. Invalid executed function.
(L98) Not expecting NULL_CONDITION in line 98.
(L114) Unexpected '(' in WHILE function in line 114.
(L118) Unable to execute WHILE function in line 118. Refer to previous error.
(L167) INVALID_FUNCTION error in line 167.
...


Aku terus membaca daftar kesalahan di kode yang kubuat. Rupanya ada banyak fungsi yang belum kuhentikan, padahal seharusnya ekspresi tersebut kututup sebelum menjalankan fungsi berikutnya.
 Aku memperbaiki lagi AI ku, dengan cepat memindai tiap baris kodeku dan menemukan tiap error yang dimaksud oleh parser kodeku.
 Aku kembali mengeksekusi kodeku. Namun ternyata hasilnya masih belum memuaskan.

 save_file("Aisha268.co","../AI/Aisha/");


 "Ini payah," gumamku. Akupun mematikan laptopku dan pergi tidur.


function Sleep($user) {


 require "user.dat";

 if($brain_work=17%)
 {
  $user = SWITCH_OFF;
  $user = temp_SHUT_DOWN;
  $user = limit_SD;
  $faint = temp_SHUT_DOWN,SWITCH_OFF,long_term_SD;
  $faint = FALSE;
  $death = SWITCH_OFF,perm_SHUT_DOWN;
  $death = FALSE;
  $user = TRUE;
 }
}


 Sleep("Alif");


******


Aku terbangun mendapati limabelas missed call dari Aisha di layar ponselku.
 Tumben?
 Aku segera menghubungi Aisha. Belum sedetik teleponku tersambung, Aisha sudah menjawab.
 Pembicaraan kami benar2 singkat secara harafiah. Ia memintaku menemuinya di taman sesegera mungkin, dan aku segera mandi kilat dan mengenakan baju santai -- kaos dan jeans, jenis baju yang tidak mungkin diduga kumiliki oleh teman2ku.

function quick_bath() {


 require "user.dat";


 if($hygiene <= 50% || $chase = TRUE)
 {
  $user = clean_user("Alif",$time-500);
  $user = TRUE;
 }


}


quick_bath();


Selesai berganti pakaian, aku segera berlari ke taman. Kulihat Aisha di tempat ia berjanji akan hadir. Airmata membanjiri wajah eloknya.
 "Ada apa?" tanyaku segera. Itulah tipeku: langsung ke pokok permasalahan, mempunyai rumus untuk segala kondisi.
 "Kau tidak akan percaya," katanya dengan agak tersendat. Iapun menceritakan pengalamannya semalam. Semakin ia berusaha mengingat dan menceritakannya, semakin deras aliran airmatanya.
 Ia benar: aku tidak bisa mempercayai yang diceritakannya.
 Seorang Aisha? Seorang yang nampak begitu innocent, terlindung, dan ahli ilmu beladiri...diperkosa?
 Kurang ajar.
 Aisha semakin menangis. Beberapa orang mulai menoleh. Aku tidak tahan lagi, semakin jauh ia menceritakan pengalaman mengerikannya, semakin aku tidak mau mendengarkan.
 Mengerikan.
 "Sudah lapor polisi?" tanyaku karena aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Aisha mengangguk.
 "Mereka sudah janji akan -- hik -- mengejar pe-- hik --lakunya. Katanya bekas2 di pakaianku dan sisa2nya di tubuhku bisa digunakan untuk membantu pencarian," jawabnya sesenggukan. Aku agak gemetar waktu ia mengucapkan 'tubuhku' -- aku bisa mengerti ketakutannya -- namun aku kemudian terdiam.
 "Itu tidak akan cukup," ungkapku. "Kau sudah memberikan detailnya?"
 "Sudah," katanya. "Sudah kuberitahu mereka segalanya yang bisa ku ingat dari waktu itu. Aku benar2 takut."
 Aku tidak bisa menahan diri untuk tidak merasa iba. "Lalu kenapa kau masih diperbolehkan berjalan2 tanpa pengawasan?"
 "Aku tidak pernah berkata akan ke sini tanpa pengawasan," jawabnya sambil memiringkan kepalanya sedikit ke arah bangku di seberang air mancur taman. Aku melihat sebuah mobil sedan metalik diparkir di sana, dan saat melihat plat nomernya, aku langsung tahu itu mobil Aisha. Kemudian Aisha memberi sedikit tanda padaku untuk melihat ke belakang. Di belakangku pun aku melihat mobil yang langsung kukenali sebagai mobil paman Aisha. Dan kemudian aku sekilas melihat orang tua memandangku tajam dari balik koran yang pura2 ia baca. Aku mengenali mata elang yang ramah itu. Kakek Aisha.
 Aku menjadi waspada.
 "Aku ingin sekali menghiburmu," ujarku jujur. "Tapi aku tak tahu mesti bagaimana."
 Akhirnya Aisha tersenyum. Pipinya masih basah airmata, namun ia segera mengelapnya kering.
 "Terimakasih banyak," katanya. "Sebaiknya kau mulai memisahkan rumusmu di dunia maya dan kehidupan sesungguhnya. Hidup tidak bisa dihitung."
 Saat itulah aku sadar maksudnya. Dan mendadak aku telah mendapat menyempurnaan untuk kode Aisha.



function AISHA {

 require "AI_BASE.part";

 $mind = fetch(../AI_STD.dll);
 $soul = fetch(../AI_SOUL.dll);
 $gender = fetch(../AI_BASE.part?g=female);

 $lock = focus_SECURE($gender);
 $lock = lock_down($lock);

 if($condition1)
 {
  $person = $react20187;
  $condition1 = FALSE;
 }

 while($condition === TRUE)
 {
  $person = fetch(../AI_ACT1.dll);
  $person = $person++;
  $react = $person;
  $react = TRUE;
 }

 continue(FALSE);

 terminate_function();
 terminate_command(); 
 end();

}

Aku kembail memikirkan kode yang terbentuk di pikiranku itu.
 Ya, pikirku. Itulah baris yang kucari selama ini. Seharusnya aku tidak berusaha mengkalkulasikan Aisha. Jika aku ingin memahaminya, aku harus mengenalinya dengan lebih duniawi. Dengan cara yang tidak hanya bisa dihitung, namun juga dirasakan. Seharusnya aku mengakhiri kode ini dari dulu.
 Aku tidak bisa menahan senyum.
 "Kau akan dijemput mereka?" tanyaku.
 "Boleh tidak," katanya membaca pikiranku. "Namun mereka akan mengawalku."
 "Tidak masalah," kataku. "Mau kuantar pulang?"
 Aisha langsung memahami seluk beluk pikiranku. Ia memberiku senyumnya yang memukau.
 "Tak akan kutolak," katanya sambil menggenggam tanganku. 
 Kami berdiri dan berjalan kaki ke rumah Aisha. Dari pojok mataku, aku bisa melihat tiga penjaga Aisha ikut bergerak. Tapi aku tak peduli.
 Keluarga Aisha kenal baik padaku. Mereka percaya padaku. Dan aku percaya mereka.
 Kali ini adalah waktuku sendirian bersama Aisha. Kami menikmati tiap langkah yang kami ambil, aku selalu merasa ada yang melonjak di dalamku tiap teringat tangan yang kugenggam, dan aku mulai berusaha mengenalnya lebih baik. Dan -- jika sempat -- kami membicarakan tentang AI yang telah kubuat atau mungkin, hanya mungkin, aku melihat matanya berkilat tiap ia menanyakan sesuatu tentangku dan mendapatkan jawaban.
 Aku cuma bisa berharap perkenalan kami ini bisa menjurus ke arah yang lebih dalam. Yang lebih permanen.
 Doakan aku ya?

function Story_Terminate($title) {

 terminate_function();
 terminate_command();
 end();

}

 Story_Terminate("AI Untuk Aisha");

******

Post #50: Happy New Year!

Iin dia post hoki!. Postingan ini post nomer 50 - separo sen - dan gue mau dedikasiin post gue ini u/ bicara soal taun baru!
Oke, gue tau gue telat dua hari, tapi well -- ini masalah situasi.
Menurut gue, ini New Year terparah di hidup gue. Tau kenapa?
1) Gue udah ngerencanain mau ol, chat sama gebetan gue u/ taun baruan, ngepost di blog ini, ngetweet new year abis abisan, dan hasilnya? GAK ADA YANG KESAMPEAN.
2) Itu belom apa2. Nyokap gue maksa gue ptg rmbt. Gue ada firasat buruk dan gue udah nolak. Secara harafiah nolak 3x. Tapi nyok maksa, akhirnya gue potong juga.
Tau hasilnya? Hasilnya KETAI banget, Dikata gue pengen ngetrend ato apa, gue dikasih GEL, gue dibikin JABRIK, poni gue DITIPISIN ABIS (poni ini punya sejarah panjang n berfungsi sbg pengingat masa lalu), dan gue BENCI banget sama new hairstyle gue ini! Gue hampir nangis ampe 5x waktu gue liat gaya baru ini -- sumpah, gue udah niat bakal bolos ampe rambut gue normal lagi!!
Sejak abis gunting rambut, gue mendadak jadi kaya orang narkotik: kesenengan lagu metal, terus berkali2 ngomong F*ck ato Bullsh*t ato b*tch.
Oke, segitu curhat kotor gue. Sekarang gue cuman pengen ngucapin dengan ikhlas setulus2nya hati gue, HAPPY NEW YEAR ALL :)
New year, new hope, new day, new shit to get fucked off with  new tests, but new resolutions :) (new boyf/girlf? heheh)

-Alfi