HEY ALL!
I FINALLY GOT THE ANSWER.
So in the previous post, I wrote about sending a QL to a literary agent?
Yeah, well, that's actually my highest hope at the moment because I don't know why but the agent's descriptions and blog posts captivated me but please pardon my sidetrack.
I just got the response today.
I JUST GOT THE RESPONSE TODAY.
And the response answered my question in the end of the previous post: and the answer is…?
The answer is no.
My query letter, as it happens, is just not the project for them.
It stings.
No, seriously. The last time I asked a girl out and got rejected, the sting was nothing compared to this.
Then I think it's by sheer amazing luck that I'd actually read some agents' posts about rejection slips before I built my QL.
I've seen through their perspective…
…and I can't blame them.
Really. And now I'm finally aware why some writers went on and threw tantrums when they got rejected…and I'm also aware that I have the choice not to be like them.
For a moment, since I want to save ink and paper, I can't print the slip to frame and put on my walls. But as soon as I have the means to, I will.
I want to decorate my walls with it.
I want to remember the sting and the boost up it gave me.
And I can't convey the endless thanks I have for the agents who rejected me. Thank you for pushing me to do better. I promise I will.
And to you, all of you aspiring writers out there: keep pushing. Focus your energy on writing and improving your art, don't waste it on lamenting over your rejection slips.
Best of luck and wish me some!
Alfi.
Butret.....akhirnya jadi juga blog pribadi gue. udah lama bgt ngimpiin, ngerencanain, di spooring, balancing...alah embel2 amat dah. ga perlu gw sebutin satu2, kan??? gw bkal pke bhs sehari2 en bhs SMS nasional en interlokal, maklum yeeeh.....
Showing posts with label seru. Show all posts
Showing posts with label seru. Show all posts
Wednesday, August 13, 2014
Sunday, May 5, 2013
SEMBELIH
Muu!
Seruku,
Seperti selalu
Harap mata
Melihatku,
Seperti selalu
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Terbawa,
Angin senja
Perih merana
Rekah luka
Memar kepala
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Korban, katanya
Bantu, katanya
Tolong, katanya
Dengarkan, katanya
Sedih.
Ya, semulah mereka
Ucap tiadalah nyata
Karena kata bukanlah asa!
Mana buktinya!
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Siapalah tewas,
Demi dunia luas,
Tapi tidak!
Pembohong kalian semua!
Penipu kalian semua!
Apa yang kau suap
Kepada diri yang bercuap
Agar rela melepaskan
Satu hal teremehkan—
Beraninya kalian.
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Dan berkorbanlah,
Sang pahlawan.
Mengucur darah,
Mati harapan.
Tipu daya yang kau ucap,
Harap palsu di tanganmu,
Saat semua terungkap…
Kutunggu matimu.
Akan kupenggal lehermu.
Akan kubalaskan dendamku.
Akan kugigit tanganmu.
Kupotong kakimu.
Kutendang bahumu.
Kupecahkan kepalamu.
Rasakanlah!
Rasakanlah!
"Inilah indahnya keadilan,"
Kataku
Seraya menyembelihmu
Untuk kesekian kalinya.
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Seruku,
Seperti selalu
Harap mata
Melihatku,
Seperti selalu
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Terbawa,
Angin senja
Perih merana
Rekah luka
Memar kepala
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Korban, katanya
Bantu, katanya
Tolong, katanya
Dengarkan, katanya
Sedih.
Ya, semulah mereka
Ucap tiadalah nyata
Karena kata bukanlah asa!
Mana buktinya!
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Siapalah tewas,
Demi dunia luas,
Tapi tidak!
Pembohong kalian semua!
Penipu kalian semua!
Apa yang kau suap
Kepada diri yang bercuap
Agar rela melepaskan
Satu hal teremehkan—
Beraninya kalian.
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Dan berkorbanlah,
Sang pahlawan.
Mengucur darah,
Mati harapan.
Tipu daya yang kau ucap,
Harap palsu di tanganmu,
Saat semua terungkap…
Kutunggu matimu.
Akan kupenggal lehermu.
Akan kubalaskan dendamku.
Akan kugigit tanganmu.
Kupotong kakimu.
Kutendang bahumu.
Kupecahkan kepalamu.
Rasakanlah!
Rasakanlah!
"Inilah indahnya keadilan,"
Kataku
Seraya menyembelihmu
Untuk kesekian kalinya.
Kekang.
Ikat.
Tarik.
Label:
lebay gila,
sastra,
seru
Saturday, January 12, 2013
Novus Annum
Assalamualaikum wr. wb.
Wow.
Udah berapa taun gue absen dari blogging ya? Setaun (2012-2013)? Gue bahkan lupa postingan terakhir gue tentang apa. Nope, gue lagi males ngecek.
Yep, ini salahsatu episode pointless aimless midnight blogging occurence gue. Gue check in kesini terdorong cewek gue sebenernya, plus Twitter jam segini lagi mati banget—isinya tinggal para insom, jomblo, quotes2 luar negri, sama acc2 yang posting gambar2 bokep. *gue ngga mau ngaku follow yang beginian*
So! Pertama gue mau bilang met taun baru dan moga harapan lo semua terkabul.
Kedua, gue nengok bentar ke dunia pendidikan. Dengan tidak mengacuhkan fakta bahwa sekolah gue ambrol lengser kehilangan harga diri dan martabat di mata umum dari tahta sekolah2 RSBI dan kembali ke status SSN yang cenderung hina bagi RSBI2 yang tercoreng dan terhapus posisinya dan tidak diperhitungkan usaha keras demi gengsinya, gue mau membawa berita baik dan berita buruk:
- Berita baiknya, setelah rapotan Semester 1 gue mendadaksadar bahwa ternyata selama 3 semester ini di SMA gue ranking bertahan.
- Berita buruknya, ranking gue 24 dari 30 siswa sekelas.
Yeah, dari kelas X gue selalu ranking 24.
Jujur gue ga nangis dll. Ini bukti kalo gue anak yang stabil (3 semester stabil bego2 juga). Gue cuma agak terpukul B. Inggris gue drop dari 92 jadi 87.
What da heck?
Ini jelas2 bukan nilai B. Inggris terbaik gue. Kayanya gue harus beresolusi untuk tambah pinter ngebanyol in english.
Besides, gue pengen banget bisa banyol ala Jeff Winger nya Community.
Speaking of which, gue lagi ketagihan nonton film serial di laptop gue. Berhubung si Moeis buka usaha download beginian dengan harga yang cukup kompensatif—goceng per giga—gue ga melewatkan oportunitas nonton Gravity Falls tanpa harus nunggu Disney Channel atopun Ben 10: Omniverse tanpa terganggu jadwal CN.
Oia, gue suka _banget_ opening song dua show kartun itu.
Terutama yang Ben 10.
Gue turut berbahagia openingnya sekarang pake lirik lagu lagi.
Ketiga, gue udah ngupdate TrueHungerGames ke versi 1.2. Ada beberapa perubahan di sini: mau ketemu trackerjackers? Atau dijelasin lagi soal kinerja stats2 di gamenya? Atau ngeliat apa efek dr stat Stealth tinggi/rendah waktu bobo? Wajib main versi baru ini.
Problem is: karena rumah gue fakir internet, gue gabisa upload Mercury v1.2 ke webnya.
Kampret.
Masih bicara soal game, gue lagi bikin game original justImagine yg pertama, judulnya Endgame. Gue lagi stuck di bikin AI musuh.
Gimana ceritanya developer game action yang gabutuh AI pinter2 tau2 transisi ke strategy dan harus bikin AI lebih pinter dari yang bikin?
Oke. Keempat, gue lanjutin Myth Jumpers dan progresnya di atas ekspektasi. Gue tinggal di Chapter 7 dan skrg gue lagi ngerjain Chapter 13—target gue Chapter 15 an tamat lah.
Inget ya—mawar itu merah, melati itu putih. Idup lu parah? Elu sih.
nb. 1) gue baru tau 'ps.' di akhir surat (kalo di indo 'nb.') itu kepanjangannya 'postscript'. 2) kata 'annum' di judul post ini jangan dikonotasiin sama lubang eek, ini 'annus' bahasa Latin yg berarti 'tahun' bukan 'anus' yang saluran kita semua memuaskan hajat. Noh, sehuruf penting ya? 3) Desember lalu gue dan Lysha 10 bulanan:D/
Wass. wr. wb.
Cheers!
- Alfi
Wow.
Udah berapa taun gue absen dari blogging ya? Setaun (2012-2013)? Gue bahkan lupa postingan terakhir gue tentang apa. Nope, gue lagi males ngecek.
Yep, ini salahsatu episode pointless aimless midnight blogging occurence gue. Gue check in kesini terdorong cewek gue sebenernya, plus Twitter jam segini lagi mati banget—isinya tinggal para insom, jomblo, quotes2 luar negri, sama acc2 yang posting gambar2 bokep. *gue ngga mau ngaku follow yang beginian*
So! Pertama gue mau bilang met taun baru dan moga harapan lo semua terkabul.
Kedua, gue nengok bentar ke dunia pendidikan. Dengan tidak mengacuhkan fakta bahwa sekolah gue ambrol lengser kehilangan harga diri dan martabat di mata umum dari tahta sekolah2 RSBI dan kembali ke status SSN yang cenderung hina bagi RSBI2 yang tercoreng dan terhapus posisinya dan tidak diperhitungkan usaha keras demi gengsinya, gue mau membawa berita baik dan berita buruk:
- Berita baiknya, setelah rapotan Semester 1 gue mendadaksadar bahwa ternyata selama 3 semester ini di SMA gue ranking bertahan.
- Berita buruknya, ranking gue 24 dari 30 siswa sekelas.
Yeah, dari kelas X gue selalu ranking 24.
Jujur gue ga nangis dll. Ini bukti kalo gue anak yang stabil (3 semester stabil bego2 juga). Gue cuma agak terpukul B. Inggris gue drop dari 92 jadi 87.
What da heck?
Ini jelas2 bukan nilai B. Inggris terbaik gue. Kayanya gue harus beresolusi untuk tambah pinter ngebanyol in english.
Besides, gue pengen banget bisa banyol ala Jeff Winger nya Community.
Speaking of which, gue lagi ketagihan nonton film serial di laptop gue. Berhubung si Moeis buka usaha download beginian dengan harga yang cukup kompensatif—goceng per giga—gue ga melewatkan oportunitas nonton Gravity Falls tanpa harus nunggu Disney Channel atopun Ben 10: Omniverse tanpa terganggu jadwal CN.
Oia, gue suka _banget_ opening song dua show kartun itu.
Terutama yang Ben 10.
Gue turut berbahagia openingnya sekarang pake lirik lagu lagi.
Ketiga, gue udah ngupdate TrueHungerGames ke versi 1.2. Ada beberapa perubahan di sini: mau ketemu trackerjackers? Atau dijelasin lagi soal kinerja stats2 di gamenya? Atau ngeliat apa efek dr stat Stealth tinggi/rendah waktu bobo? Wajib main versi baru ini.
Problem is: karena rumah gue fakir internet, gue gabisa upload Mercury v1.2 ke webnya.
Kampret.
Masih bicara soal game, gue lagi bikin game original justImagine yg pertama, judulnya Endgame. Gue lagi stuck di bikin AI musuh.
Gimana ceritanya developer game action yang gabutuh AI pinter2 tau2 transisi ke strategy dan harus bikin AI lebih pinter dari yang bikin?
Oke. Keempat, gue lanjutin Myth Jumpers dan progresnya di atas ekspektasi. Gue tinggal di Chapter 7 dan skrg gue lagi ngerjain Chapter 13—target gue Chapter 15 an tamat lah.
Inget ya—mawar itu merah, melati itu putih. Idup lu parah? Elu sih.
nb. 1) gue baru tau 'ps.' di akhir surat (kalo di indo 'nb.') itu kepanjangannya 'postscript'. 2) kata 'annum' di judul post ini jangan dikonotasiin sama lubang eek, ini 'annus' bahasa Latin yg berarti 'tahun' bukan 'anus' yang saluran kita semua memuaskan hajat. Noh, sehuruf penting ya? 3) Desember lalu gue dan Lysha 10 bulanan:D/
Wass. wr. wb.
Cheers!
- Alfi
Sunday, November 4, 2012
Storm Chasers Prologue (Preview)
Assalamualaikum wr. wb.
Ceritanya gue pengen bikin sekuelnya Myth Jumpers nih, judulnya Storm Chasers.
Oke, gabanyak banyol. Tp ini masih draft ya…
Herewego!
-------
PROLOGUE
It all starts when Seth holds Serqet at knife-point. Then the world is consumed in Chaos…
Wait, I'm getting ahead of myself.
A proper introduction, perhaps? My name is Brann Olsen. Long story cut short, I'm a Hephaestus demigod condemned to live a life no one else could stand. Currently present on my right is a Poseidon demigod, Andre Valdez. He's been through as much as I have, as far as I can recall.
Put a couple paces away from us, and you'll find a girl named Serena — a Hopi Native American with astounding skills and charm — trying to hold on to dear life. Further behind us three are a solidifying ghost and a girl. I get a knack to call the ghost Barty since Bartolomeus is pretty mouthful, and the girl is Jasmine. Or so I was told.
The heck, I can't even remember what happened before this.
Sands are blowing wildly here and there, destroying whatever they touch into vaporizing ashes and red dusts on first contact. Everything gets noisy. Nothing's being in Order here—it's all too chaotic.
Of course. There in front of us, holding a fairly attractive girl in his arms (the threatening way), is Seth—the Egyptian Guardian of Chaos. Some sort of the Egyptian counterpart of the Old Nordic Loki, only with even more powers—his assigned Elemental Attribute is sands. He may be the Chaos Guardian, but he can control sands.
Most of the greatest sandstorms ever recorded in history were his temper tantrums (yeah, he did that every once in a while).
In Seth's arm is a girl I'll fall for every time I look at her. But my missing memory pieces knew better—she's a Goddess. Her name is Serqet, the Egyptian Guardian of Scorpions. I know that this girl form she's adapting isn't the real her (I've seen her whipping her gigantic scorpion tail around when she's upset) but simply another disguise she's using, but hey—no one's gonna be able to stay their eyes off her.
Sidetracks. Pardon me.
A part of me wants to fight Seth—my right hand is now literally on fire, setting the Roman gladius (Latin meaning 'sword') in it on fire. Luckily it's Mars' gladius, so it resists the burn from destroying it. Occisor—the gladius' name—turns as brightly red as my hand, as if it's burning along my spirit to fight.
But another part of me know better than to assault like hell to Seth right there. Guardians can kill each other with certain terms of action. I've seen Heget, the Egyptian Guardian of Death, dying on Seth's actions. Apparently Seth had known how to kill a Guardian.
I surely don't want Serqet dead.
Jasmine grabs on to the ground an clears the sands from her and Barty. Barty was once an alchemist and had locked his soul's achieved elemental attributes to the Earth, making him stick around as a ghost. Jasmine herself? I forgot, but I think she's, like, Blessed or something.
Speaking of Blessed, I suddenly remember that I and Andre had been Blessed with certain skills by the Egyptian Guardian…what's her name? Wa, Wa…it sure started with 'Wa'.
Suddenly another form of me surged through my body and sharpens all my senses.
Right. I still have a blade made of a hippo fang in my pocket.
Then a plan forces itself through my head.
"Andre," I say, "tell everyone to prepare their weapons and let go. And tell Jasmine to tell Serqet that she'll be alright. I have an idea."
Andre speaks through telepathy to all as I've told him, and Jasmine tells Serqet through her eyes the message I need Serqet to know.
"What now, Storm Chasers?" Seth asks. "I know you're all up to something."
"We are!" I reply against the noises of chaos all around me.
Wait. Lights? What is this?
Something kicks behind my head and starts filling me with…memories?
Oh, gosh. Oh gosh, I remember everything now.
Then I remember my plan and let go. And with that, four other people let go of their last stand.
The five of us plummet ourselves to certain death as memories flicker on my eyes.
Ceritanya gue pengen bikin sekuelnya Myth Jumpers nih, judulnya Storm Chasers.
Oke, gabanyak banyol. Tp ini masih draft ya…
Herewego!
-------
PROLOGUE
It all starts when Seth holds Serqet at knife-point. Then the world is consumed in Chaos…
Wait, I'm getting ahead of myself.
A proper introduction, perhaps? My name is Brann Olsen. Long story cut short, I'm a Hephaestus demigod condemned to live a life no one else could stand. Currently present on my right is a Poseidon demigod, Andre Valdez. He's been through as much as I have, as far as I can recall.
Put a couple paces away from us, and you'll find a girl named Serena — a Hopi Native American with astounding skills and charm — trying to hold on to dear life. Further behind us three are a solidifying ghost and a girl. I get a knack to call the ghost Barty since Bartolomeus is pretty mouthful, and the girl is Jasmine. Or so I was told.
The heck, I can't even remember what happened before this.
Sands are blowing wildly here and there, destroying whatever they touch into vaporizing ashes and red dusts on first contact. Everything gets noisy. Nothing's being in Order here—it's all too chaotic.
Of course. There in front of us, holding a fairly attractive girl in his arms (the threatening way), is Seth—the Egyptian Guardian of Chaos. Some sort of the Egyptian counterpart of the Old Nordic Loki, only with even more powers—his assigned Elemental Attribute is sands. He may be the Chaos Guardian, but he can control sands.
Most of the greatest sandstorms ever recorded in history were his temper tantrums (yeah, he did that every once in a while).
In Seth's arm is a girl I'll fall for every time I look at her. But my missing memory pieces knew better—she's a Goddess. Her name is Serqet, the Egyptian Guardian of Scorpions. I know that this girl form she's adapting isn't the real her (I've seen her whipping her gigantic scorpion tail around when she's upset) but simply another disguise she's using, but hey—no one's gonna be able to stay their eyes off her.
Sidetracks. Pardon me.
A part of me wants to fight Seth—my right hand is now literally on fire, setting the Roman gladius (Latin meaning 'sword') in it on fire. Luckily it's Mars' gladius, so it resists the burn from destroying it. Occisor—the gladius' name—turns as brightly red as my hand, as if it's burning along my spirit to fight.
But another part of me know better than to assault like hell to Seth right there. Guardians can kill each other with certain terms of action. I've seen Heget, the Egyptian Guardian of Death, dying on Seth's actions. Apparently Seth had known how to kill a Guardian.
I surely don't want Serqet dead.
Jasmine grabs on to the ground an clears the sands from her and Barty. Barty was once an alchemist and had locked his soul's achieved elemental attributes to the Earth, making him stick around as a ghost. Jasmine herself? I forgot, but I think she's, like, Blessed or something.
Speaking of Blessed, I suddenly remember that I and Andre had been Blessed with certain skills by the Egyptian Guardian…what's her name? Wa, Wa…it sure started with 'Wa'.
Suddenly another form of me surged through my body and sharpens all my senses.
Right. I still have a blade made of a hippo fang in my pocket.
Then a plan forces itself through my head.
"Andre," I say, "tell everyone to prepare their weapons and let go. And tell Jasmine to tell Serqet that she'll be alright. I have an idea."
Andre speaks through telepathy to all as I've told him, and Jasmine tells Serqet through her eyes the message I need Serqet to know.
"What now, Storm Chasers?" Seth asks. "I know you're all up to something."
"We are!" I reply against the noises of chaos all around me.
Wait. Lights? What is this?
Something kicks behind my head and starts filling me with…memories?
Oh, gosh. Oh gosh, I remember everything now.
Then I remember my plan and let go. And with that, four other people let go of their last stand.
The five of us plummet ourselves to certain death as memories flicker on my eyes.
Sunday, September 23, 2012
CF(k)D
Assalamualaikum wr. wb.
Gue cukup yakin siapapun yang lagi mantengin post ini tau istilah CFD.
Oke. Buat lo yang gatau, sekedar info aja, CFD artinya Car-Free Day alias Hari Bebas Mobil. Sebenernya gacuma mobil, semuamua yang berkentut asep item dilarang lewat rute CFD.
Sejauh ini gue udah duakali berpartisipasi. Yang terakhir baru aja pagi ini. Yang pertama dulu sbnrnya proker Seksi V OSIS sekolah gue, tapi seproker2nya gue akui seru juga.
JADI selama CFD, yang bakal lo liat betebaran adalah sepeda-sepeda. Yang kuno, alay, girly, jantan, nyasar, ga jelas, segala spesies sepeda ada di sini. Selama bisa buat naik sepeda dan bentuknya bisa dikategoriin sepeda, lo bakal liat mereka bergentayangan dimanamana. Yang gak kalah banyaknya adalah pejalan kaki dalam berbagai kostum. Batik (panasnya naujubileh), training, apapun yang bisa dipake. Gue cuma bersyukur gak ada yang jalan dengan modal kancut…
Tanpa panjang2 lagi gue pengen curhat dikit tentang CFD kedua gue yang baru aja siang ini.
Ceritanya pendek panjang kaya… *okesip*. Sore sabtunya, gue baca di group Whatsapp TerraSurfers kalo kita bakal CFD bsknya. Kebetulannya kel gue juga lagi pada pengen CFD. Jadilah gue merencanakan untuk hadir.
'Merencanakan'.
Terus, malemnya cewek gue telpon. Ngisi waktu. Ujungnya dia tepar jam setengah dua pagi. Gue ngerasa gabakal bisa bangun tepatwaktu kalo bobo jam segitu, jadi yang ada gue lanjut ngerjain game gue Descent Arena sampe setengah empat.
Gobloknya, abis itu gue bobo.
Disinilah gue baru sadar keahlian gue: bertindak tolol.
Gue dibangunin jam stengah tuju. Bangun2 gue berasa ngakak. TS pada kumpul jam enam. Mati aja gua-_-
Akhirnya gue cabut bareng bokaps dan adek. Bitch please. Niatannya bukan CFD! Adek gue lagi butuh standart buat sepedanya. Maunya sekalian jalan gitu.
Sepanjang jalan ke halte Ragunan, mata gue kayak loreng zebra. Kreyepkreyep item putih. Ato mungkin kaya ditabur semen. Gabisa dibuka, pedes berpasir. Dan nggak, makasih, gue nggak belekan.
So kita cabut sampe Dukuh karena gue sakit perut kelaperan. Setelah jalan duaratus meter, however, sakit perut gue lenyap, turun kebawah, digantikan an urge to boker.
Damn.
Mengabaikan segala kondisi, bokap gue memutuskan jajan ketupat sayur di pinggir jalan. Gue makan krupuknya doang pake dicelupin kuah tupatnya.
Dari situlah gue melakukan kesalahan fatal.
Gue ketagihan.
Gue minta sepiring lagi ketupat sayur dan makan menu Indonesiawi ini untuk pertama kaliny seumur hidup. Masalahnya kuahnya dilengkapi rasa krenyes pedes gimana. Dan gue lupa gue sedang butuh boker.
Ujungnya gue jalan keringet dingin, nahan beol.
Anjing.
Akhirnya kita jalan sampe Balai Sarbini (bini?) karena arah jalan kita ke Senayan, bukan HI. Sampe sono langsung nanya abang Chicken Story toiletnya dimana.
Dengan muka menahan poker ngeden, gue menerima jawaban dan segera cabut ke TKP.
Alhamdulillah! Toilet!
Gue nemu dua keping triplek bercat disana. Yang mana pintunya? Ngeliatnya gue bingung. Sial, perut gue nyaris erupsi efusif. Gimana ngebukanya?
Sebelum bertindak lebih tolol gue memutuskan ngintip dulu di celah di antara kepingan dinding bilik itu…
…dan gue liat seraut MUKA.
Mendadak bentuk keping tadi make sense ke gue. Ini dinding bilik, ini pintu, disana dinding.
Wuanjing! Biliknya cuman satu!
Gue berasa kaya alien yang di iklan Axis. Gerak gue abnormal dan berasa pengen make hyperspace nyari toilet sekunder. Bokap gue masuk.
"Fi? Udah?"
"BILIKNYA CUMA SATU!" *mode alarm Merapi*
*bokap ikut panik*
Akhirnya gue denger klontangan sabuk dari bilik kampret itu dan setelah menunggu dan menahan boker kaya dukun nahan ujan buat Bang Toyib, keluarlah seorang pegawai BreadLife dengan pokerface inosen dari bilik itu.
Pergi lo! This space is mine!
Gue langsung nerobos masuk, pelorotin jins dan kancut, duduk di kloset, dan menikmati erupsi efusif yang gue sebut.
Iya, efusif.
Berhubung blogger for iPhone gabisa post gambar di tengah post jadi gue gausah share foto ya? Ah ga gua share juga sih bakalan, apa sih yang mau diliat? Bayangin aja gue lagi di toilet di Balai Sarbini yang di luar, muka gue (yang ganteng) ngeden surga, mencret berkoplokkoplok keluar dari pantat gue.
Oke, gue berubah pikiran. Jangan bayangin.
Akhirnya gue lega. Gue muter keran semprotan yang biasanya ada di kloset itu.
Mentok.
Kok gak nyemprot?
Gue memberanikan diri liar kedalem. Airnya ngocor kaya pipis batal. Lemes banget.
Oke, gimana gue bakal cebok?
Saat inilah gue paham bagaimana tetanus dan cacing menyebar. Gue terpaksa membuka cover duduk kloset itu dan mendekatkan saluran faeces gue ke semprotan sial itu. Untung airnya kena sebelum gue bisa nyentuh besinya yang karatan sampe item itu.
Gue keluar. Dan yang gue temukan adalah bokap gue lagi motret adek gue dengan latar Balai Sarbini.
Jadi di dalam gue boker like a hero dan di luar adek gue foto2. Nice.
Jadi setelah itu kami pulang, dengan perut gue lega dan Pocari Sweat di tangan (sumpah ini nyambung). Naik busway, ternyata yang arah Ragunan penuh kampret. Saking penuhnya gue bisa berdiri tegak tanpa pegangan karena kegencet.
Dan hebatnya gue bisa ketiduran.
Jadi itulah pengalaman mencret gue di Balai Sarbini saat CFD. Ciao!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Gue cukup yakin siapapun yang lagi mantengin post ini tau istilah CFD.
Oke. Buat lo yang gatau, sekedar info aja, CFD artinya Car-Free Day alias Hari Bebas Mobil. Sebenernya gacuma mobil, semuamua yang berkentut asep item dilarang lewat rute CFD.
Sejauh ini gue udah duakali berpartisipasi. Yang terakhir baru aja pagi ini. Yang pertama dulu sbnrnya proker Seksi V OSIS sekolah gue, tapi seproker2nya gue akui seru juga.
JADI selama CFD, yang bakal lo liat betebaran adalah sepeda-sepeda. Yang kuno, alay, girly, jantan, nyasar, ga jelas, segala spesies sepeda ada di sini. Selama bisa buat naik sepeda dan bentuknya bisa dikategoriin sepeda, lo bakal liat mereka bergentayangan dimanamana. Yang gak kalah banyaknya adalah pejalan kaki dalam berbagai kostum. Batik (panasnya naujubileh), training, apapun yang bisa dipake. Gue cuma bersyukur gak ada yang jalan dengan modal kancut…
Tanpa panjang2 lagi gue pengen curhat dikit tentang CFD kedua gue yang baru aja siang ini.
Ceritanya pendek panjang kaya… *okesip*. Sore sabtunya, gue baca di group Whatsapp TerraSurfers kalo kita bakal CFD bsknya. Kebetulannya kel gue juga lagi pada pengen CFD. Jadilah gue merencanakan untuk hadir.
'Merencanakan'.
Terus, malemnya cewek gue telpon. Ngisi waktu. Ujungnya dia tepar jam setengah dua pagi. Gue ngerasa gabakal bisa bangun tepatwaktu kalo bobo jam segitu, jadi yang ada gue lanjut ngerjain game gue Descent Arena sampe setengah empat.
Gobloknya, abis itu gue bobo.
Disinilah gue baru sadar keahlian gue: bertindak tolol.
Gue dibangunin jam stengah tuju. Bangun2 gue berasa ngakak. TS pada kumpul jam enam. Mati aja gua-_-
Akhirnya gue cabut bareng bokaps dan adek. Bitch please. Niatannya bukan CFD! Adek gue lagi butuh standart buat sepedanya. Maunya sekalian jalan gitu.
Sepanjang jalan ke halte Ragunan, mata gue kayak loreng zebra. Kreyepkreyep item putih. Ato mungkin kaya ditabur semen. Gabisa dibuka, pedes berpasir. Dan nggak, makasih, gue nggak belekan.
So kita cabut sampe Dukuh karena gue sakit perut kelaperan. Setelah jalan duaratus meter, however, sakit perut gue lenyap, turun kebawah, digantikan an urge to boker.
Damn.
Mengabaikan segala kondisi, bokap gue memutuskan jajan ketupat sayur di pinggir jalan. Gue makan krupuknya doang pake dicelupin kuah tupatnya.
Dari situlah gue melakukan kesalahan fatal.
Gue ketagihan.
Gue minta sepiring lagi ketupat sayur dan makan menu Indonesiawi ini untuk pertama kaliny seumur hidup. Masalahnya kuahnya dilengkapi rasa krenyes pedes gimana. Dan gue lupa gue sedang butuh boker.
Ujungnya gue jalan keringet dingin, nahan beol.
Anjing.
Akhirnya kita jalan sampe Balai Sarbini (bini?) karena arah jalan kita ke Senayan, bukan HI. Sampe sono langsung nanya abang Chicken Story toiletnya dimana.
Dengan muka menahan poker ngeden, gue menerima jawaban dan segera cabut ke TKP.
Alhamdulillah! Toilet!
Gue nemu dua keping triplek bercat disana. Yang mana pintunya? Ngeliatnya gue bingung. Sial, perut gue nyaris erupsi efusif. Gimana ngebukanya?
Sebelum bertindak lebih tolol gue memutuskan ngintip dulu di celah di antara kepingan dinding bilik itu…
…dan gue liat seraut MUKA.
Mendadak bentuk keping tadi make sense ke gue. Ini dinding bilik, ini pintu, disana dinding.
Wuanjing! Biliknya cuman satu!
Gue berasa kaya alien yang di iklan Axis. Gerak gue abnormal dan berasa pengen make hyperspace nyari toilet sekunder. Bokap gue masuk.
"Fi? Udah?"
"BILIKNYA CUMA SATU!" *mode alarm Merapi*
*bokap ikut panik*
Akhirnya gue denger klontangan sabuk dari bilik kampret itu dan setelah menunggu dan menahan boker kaya dukun nahan ujan buat Bang Toyib, keluarlah seorang pegawai BreadLife dengan pokerface inosen dari bilik itu.
Pergi lo! This space is mine!
Gue langsung nerobos masuk, pelorotin jins dan kancut, duduk di kloset, dan menikmati erupsi efusif yang gue sebut.
Iya, efusif.
Berhubung blogger for iPhone gabisa post gambar di tengah post jadi gue gausah share foto ya? Ah ga gua share juga sih bakalan, apa sih yang mau diliat? Bayangin aja gue lagi di toilet di Balai Sarbini yang di luar, muka gue (yang ganteng) ngeden surga, mencret berkoplokkoplok keluar dari pantat gue.
Oke, gue berubah pikiran. Jangan bayangin.
Akhirnya gue lega. Gue muter keran semprotan yang biasanya ada di kloset itu.
Mentok.
Kok gak nyemprot?
Gue memberanikan diri liar kedalem. Airnya ngocor kaya pipis batal. Lemes banget.
Oke, gimana gue bakal cebok?
Saat inilah gue paham bagaimana tetanus dan cacing menyebar. Gue terpaksa membuka cover duduk kloset itu dan mendekatkan saluran faeces gue ke semprotan sial itu. Untung airnya kena sebelum gue bisa nyentuh besinya yang karatan sampe item itu.
Gue keluar. Dan yang gue temukan adalah bokap gue lagi motret adek gue dengan latar Balai Sarbini.
Jadi di dalam gue boker like a hero dan di luar adek gue foto2. Nice.
Jadi setelah itu kami pulang, dengan perut gue lega dan Pocari Sweat di tangan (sumpah ini nyambung). Naik busway, ternyata yang arah Ragunan penuh kampret. Saking penuhnya gue bisa berdiri tegak tanpa pegangan karena kegencet.
Dan hebatnya gue bisa ketiduran.
Jadi itulah pengalaman mencret gue di Balai Sarbini saat CFD. Ciao!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Label:
curhat,
gila,
lebay gila,
seru
Wednesday, June 13, 2012
Amelia Sequence Update
Assalamualaikum wr. wb.
Seinget gue Amelia Sequence sekarang gini:
Yak. Sekian.
Wass. wr. wb.
-Alfi
Seinget gue Amelia Sequence sekarang gini:
31852963287952297561188160425454370
Yak. Sekian.
Wass. wr. wb.
-Alfi
HITAM
Assalamualaikum wr. wb.
Gue ngepost dengan judul Hitam bukan sebagai pelampiasan apa kata orang tentang gue sleama ini, oke? Hitam itu judul buku yang gue rencanain mau jadi kompilasi beberapa cerpen gue.
Berbagai genre, kalo itu yang mau lo tanya. Ada yang thriller. Ada yang lifedrama. Ada yang bahkan mungkin nggak bisa dikategoriin sebagi cerpen -- lebih kaya karangan kritik sosial yang dikasih subplot dikit-dikit. Padahal mayoritasnya tetep aja ngebahas tentang beberapa hal, malah bukan ceritanya. Ceritanya malah jadi simbolisme embodiment dari konsep yang dibahas.
Ini covernya:
Cerpen yang mau gue masukin ada 7:
- AI Untuk Aisha (ini ada di blog ini, dulu pernah gue post)
- Amnesia
- Bah (aslinya tugas sekolah, tapi ini cerpen sadis pertama yang pernah gue tulis. Thriller)
- Hitam/Lantai 31
- Puisi Sang Raja
- The Stranger On the Bench
- The Whisper
Yang dua terakhir (The Whisper sm The Stranger On the Bench) itu bahasa Inggris, sisanya bahasa Indonesia semua. Kalo Amnesia, itu yang mau gue angkat jadi film yang gue bahas belakangan ini di blog gue. Hitam/Lantai 31 itu gue bikin sambil emosi. Psycho parah. Sama jadi judul kompilasi ini. AI Untuk Aisha itu drama gagal, kalo mau tau cek aja Archives blog ini, ntar ada post judulnya AI Untuk Aisha.
Segitu banyak, favorit gue itu Bah. Gak tau, ini udah critical acclaim di antara temen-temen gue yang gue kasi liat. Gue aja nulisnya merinding sendiri, men. Sementara The Whisper itu Hitler-fiction gue. Gue ngebahas anak-anak indigo di sini.
Masalah gue cuman 1. Cerpen ada 7, yang udah selesai baru 2!-____-"
Let's only wish mood gue bener kali ini, karena untuk sebuah alesan yang agak nggak jelas, gue berharap yang ini bisa jadi. Lumayan, publisitas pertama boleh nih. Alfi Rizky Ramadhan, psikopat 16 tahun yang hobi nulis.
Sekian dulu aja. Gue udah desain cover buat sekuelnya, judulnya Putih. Yep, warnanya kebalikannya Hitam ini, tapi fontnya juga gue bedain dikit. Kalo gue udah tau mau masukin cerpen apa aja gue bakal post deh.
Cheers!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Gue ngepost dengan judul Hitam bukan sebagai pelampiasan apa kata orang tentang gue sleama ini, oke? Hitam itu judul buku yang gue rencanain mau jadi kompilasi beberapa cerpen gue.
Berbagai genre, kalo itu yang mau lo tanya. Ada yang thriller. Ada yang lifedrama. Ada yang bahkan mungkin nggak bisa dikategoriin sebagi cerpen -- lebih kaya karangan kritik sosial yang dikasih subplot dikit-dikit. Padahal mayoritasnya tetep aja ngebahas tentang beberapa hal, malah bukan ceritanya. Ceritanya malah jadi simbolisme embodiment dari konsep yang dibahas.
Ini covernya:
- AI Untuk Aisha (ini ada di blog ini, dulu pernah gue post)
- Amnesia
- Bah (aslinya tugas sekolah, tapi ini cerpen sadis pertama yang pernah gue tulis. Thriller)
- Hitam/Lantai 31
- Puisi Sang Raja
- The Stranger On the Bench
- The Whisper
Yang dua terakhir (The Whisper sm The Stranger On the Bench) itu bahasa Inggris, sisanya bahasa Indonesia semua. Kalo Amnesia, itu yang mau gue angkat jadi film yang gue bahas belakangan ini di blog gue. Hitam/Lantai 31 itu gue bikin sambil emosi. Psycho parah. Sama jadi judul kompilasi ini. AI Untuk Aisha itu drama gagal, kalo mau tau cek aja Archives blog ini, ntar ada post judulnya AI Untuk Aisha.
Segitu banyak, favorit gue itu Bah. Gak tau, ini udah critical acclaim di antara temen-temen gue yang gue kasi liat. Gue aja nulisnya merinding sendiri, men. Sementara The Whisper itu Hitler-fiction gue. Gue ngebahas anak-anak indigo di sini.
Masalah gue cuman 1. Cerpen ada 7, yang udah selesai baru 2!-____-"
Let's only wish mood gue bener kali ini, karena untuk sebuah alesan yang agak nggak jelas, gue berharap yang ini bisa jadi. Lumayan, publisitas pertama boleh nih. Alfi Rizky Ramadhan, psikopat 16 tahun yang hobi nulis.
Sekian dulu aja. Gue udah desain cover buat sekuelnya, judulnya Putih. Yep, warnanya kebalikannya Hitam ini, tapi fontnya juga gue bedain dikit. Kalo gue udah tau mau masukin cerpen apa aja gue bakal post deh.
Cheers!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Saturday, May 12, 2012
Amnesia Postpone
Assalamualaikum wr. wb.
Guys, gue ada berita. Produksi Amnesia ditunda.
Gak jadi rilis tanggal 18 Mei. Pokoknya, di organisasi sinematografi berbasis kekeluargaan gue ini, lagi ada masalah dan ada baiknya gue nggak nyalain percikan api.
Di samping itu, gue udah ngebikin poster sama wallpaper baru, sekarang dengan gaya tulisan Amnesia yg beda sama ada nama main talentnya. Di bawah juga udah ada creditsnya. Terus di mata birunuya skrg ada gambar-gambar techno techno gmn gitu. Nih:
Guys, gue ada berita. Produksi Amnesia ditunda.
Gak jadi rilis tanggal 18 Mei. Pokoknya, di organisasi sinematografi berbasis kekeluargaan gue ini, lagi ada masalah dan ada baiknya gue nggak nyalain percikan api.
Di samping itu, gue udah ngebikin poster sama wallpaper baru, sekarang dengan gaya tulisan Amnesia yg beda sama ada nama main talentnya. Di bawah juga udah ada creditsnya. Terus di mata birunuya skrg ada gambar-gambar techno techno gmn gitu. Nih:
Sekarang gue tinggal bisa doa kalo film ini bakal tetep jadi. Men, ini proyek impian gue. Gue kayanya mau reshuffle tim produksinya lagi deh. In case of anything.
Setelah ini, kalo ada waktu dan izin dari YME, gue mau ngerjain lain lagi judulnya Warisan. Kapankapan gue ceritain :)
Sekian dulu. Stay positive!
Cheers,
Wass. wr. wb.
-Alfi
Amelia Sequence
Assalamualaikum wr. wb.
So. Ada di sini yang juga suka nonton serial Touch di Fox Channel?
Kalo belom tau Touch itu apa, kira-kira gini. Martin Bohm punya anak bisu autis namanya Jake. Jake ini pendiem dan nggak bolehin siapapun nyentuh dia -- bahkan bapaknya sendiri. Istri Martin, Sarah, tewas di insiden 9/11.
Jake nggak bisa bicara dan bersikap cenderung cuek dan dingin. Tapi itu karena suatu alesan: dia bisa liat setiap angka yang bekerja di dunia ini, masa lalu, kini, dan depan.
Awalnya Martin bingung soal obsesi Jake sama angka-angka ini. Tapi setelah dapet pencerahan dari Dr. Arthur Teller, seorang ahli khusus di bidang ini, dia ngerti bahwa tujuan dia sekarang biar bisa komunikasi sama anaknya adalah dengan ngikuti angka-angka anaknya dan mencegah kejadian-kejadian buruk di seluruh dunia terjadi, sekecil apapun kejadian itu.
Nah. Mulai dari episode 6, "Lost and Found", dikenalin sebuah rangkaian angka namanya Amelia Sequence. Sebelum Amelia Sequence, dulu yang jadi kunci adalah Fibonacci Series (tau kan? 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, dst.). Amelia Sequence dinamai sm Arthur demikian dari satu mantan pasiennya namanya Amelia. Ini deret angka yang dikenalin di episode 6:
So. Ada di sini yang juga suka nonton serial Touch di Fox Channel?
Kalo belom tau Touch itu apa, kira-kira gini. Martin Bohm punya anak bisu autis namanya Jake. Jake ini pendiem dan nggak bolehin siapapun nyentuh dia -- bahkan bapaknya sendiri. Istri Martin, Sarah, tewas di insiden 9/11.
Jake nggak bisa bicara dan bersikap cenderung cuek dan dingin. Tapi itu karena suatu alesan: dia bisa liat setiap angka yang bekerja di dunia ini, masa lalu, kini, dan depan.
Awalnya Martin bingung soal obsesi Jake sama angka-angka ini. Tapi setelah dapet pencerahan dari Dr. Arthur Teller, seorang ahli khusus di bidang ini, dia ngerti bahwa tujuan dia sekarang biar bisa komunikasi sama anaknya adalah dengan ngikuti angka-angka anaknya dan mencegah kejadian-kejadian buruk di seluruh dunia terjadi, sekecil apapun kejadian itu.
Nah. Mulai dari episode 6, "Lost and Found", dikenalin sebuah rangkaian angka namanya Amelia Sequence. Sebelum Amelia Sequence, dulu yang jadi kunci adalah Fibonacci Series (tau kan? 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, dst.). Amelia Sequence dinamai sm Arthur demikian dari satu mantan pasiennya namanya Amelia. Ini deret angka yang dikenalin di episode 6:
318529632879522975
Terus, di episode itu juga, nambah satu angka lagi yaitu 6.
Di episode berikutnya, nambah 4 angka: 1188. Jadi sejauh ini inilah Amelia Sequence:
31852963287952297561188
Para fans semua berspekulasi dari mana dapetnya Amelia Sequence, buat apa, dan lain-lain. Kalo di filmnya, ampe ada satu matematikawan yang bilang rangkaian ini adalah pikiran Tuhan: segala masa lalu, kini, dan nanti. Mnrt Arthur sendiri, emang inilah rangkaian angka yang menjalankan alam semesta.
Tau gak uniknya?
Gue di sini gak mau bicara soal pola angkanya. Itu di internet udah banyak. Gue di sini mau bicara mengenai bagaimana ternyata Amelia Sequence itu terhubung dengan hidup gue.
Mulai dari 4 digit pertama. 3185. Kita bagi 3-3, jadi 318 sama 185. Seri pertama: 318.
Taugak? Bulan 3 tanggal 8, adalah tanggal lepasnya first kiss gue dan cewek gue. Gue belom cerita ya? Cewek gue sekarang namanya Alysha. Cantikparah. Rada bocah fisiknya, tapi mentalnya jauh lebih dewasa dibanding gue. Best thing is? She accepts me for who I am :D
Numpang, ini fotonya:
Unyu ekstrim :3 gue paling naruh harapan sama dia. Jauh lebih kuat daripada harapan gue selama hubungan-hubungan lalu. Entahlah. Mungkin faktor dianya juga. Waaaaa >.<
Oke, sori ngelantur. Jadi 318, seri pertama, isinya ternyata event penting. Bulan 3, tanggal 8, ciuman kesatu. 318.
Lanjut ke seri berikut. 185. Ini uniknya: tanggal 18 bulan 5 adalah ulangtaunnya emak gue sama Alysha (yes, they share a common birth date). So, sekali lagi, angka penting dalam hidup gue.
Kalo gue lanjutin, rangkaian gue berikutnya adalah 852. Rangkaian satu kan formatnya tanggal-event-tanggal (3-1-8), rangkaian dua tanggal-tanggal-tanggal (1-8-5)...kira-kira rangkaian tiga formatnya gimana ya? Apa mungkin nggak nyebut tanggal samasekali? Mungkinkah ada hubungannya sama masa depan gue?
Well, gue gak pernah tau. Gue serahin aja sama Yang Maha Mengendalikan Takdir deh. Terserah angka-angka itu bener enggak, gue cuma mau share satu misteri alam dan kebetulan yang gue temukan dalam hidup ini. Cieelaah~
Oke, sekian dulu. Cheers!
Wass. wr. wb.
- Alfi
Tuesday, April 3, 2012
Into the Titan Latest Cover
Assalamualaikum wr.wb.
By the way! Gue lupa ngasih update yang ini. Gue udah bikin cover Into the Titan, dan rencana gue, akhirnya yang masuk itungan beneran bakal jadi cover itu yang ini:
Yep. Gue gak banyak ngubah Titanic, lautnya, maupun balok esnya.
Tapi cover ini lebih gelap. Siluet elangnya udah lebih kaya uap gelap. Impian gue tercapai. Terus tulisan Into the Titan nya udah keliatan lebih elit dikit. Ada efek timbulnya lagi. Mayanlah. Powerpoint ternyata boleh juga~
Wdyt? Kalo ada draft baru gue bakal post di sini. Tune :)
Wass. wr. wb.
-Alfi
By the way! Gue lupa ngasih update yang ini. Gue udah bikin cover Into the Titan, dan rencana gue, akhirnya yang masuk itungan beneran bakal jadi cover itu yang ini:
Yep. Gue gak banyak ngubah Titanic, lautnya, maupun balok esnya.
Tapi cover ini lebih gelap. Siluet elangnya udah lebih kaya uap gelap. Impian gue tercapai. Terus tulisan Into the Titan nya udah keliatan lebih elit dikit. Ada efek timbulnya lagi. Mayanlah. Powerpoint ternyata boleh juga~
Wdyt? Kalo ada draft baru gue bakal post di sini. Tune :)
Wass. wr. wb.
-Alfi
AMNESIA
Assalamualaikum wr. wb.
Amnesia. Lupa ingatan. Apakah gue amnesia? Ooo bukan bor...Amnesia adalah judul film yang lagi gue kerjain. Genrenya...entahlah. Ada beberapa. Scifi? Thriller? Action? Drama? Ada semua.
Nah. Soal Amnesia ini. Udah banyak yang nanya ke gue satu pertanyaan simpel yang mungkin juga ada di otak kalian saat ini:
"Ceritanya gimana?"
Dua kata itu adalah termasuk susunan kata paling kampret, men. Bukan karena gue pelit. Seandainya gue bisa, gue bakal berbagi tentang cerita ini ke siapapun yg nanyain itu. Masalahnya...
The story. Is. Too. Complicated. To be told. With a simple. Synopsis.
Yak. Begini aja. Secara overview. Tahun 2016. Reza terbangun sendirian. Di tengah ruangan nggak tau dimana. Mungkin perpus. Di sebelah dia ada pisau, dan tiga meter di depan, ada badan yg terbujur kaku.
Tangan Reza berlumuran darah.
Masalahnya. Reza nggak inget apa2. Dia bahkan nggak inget namanya sendiri.
Nah. Mayoritas filmnya ini isinya tuh flashbacknya Reza selama perlahan-lahan, secara bertahap, memorinya balik lagi...
Gue udah ada dua poster buat Amnesia:
Wdyt?
Di Amnesia ini, gue jadi scriptwriter, director, editor, dan cameraperson. Tapi ada kemungkinan camerapersonnya bakal nambah. Tergantung sang produser.
Sejarah film ini dan lain2 nyusul kapan2. Untuk saat ini, rencananya kita mau produksi April dan finishing Mei. Minggu kedua Mei harus udah jadi. Amin. Moga bisa.
Wish me luck, moga jadinya sukses ya :)
Wass. wr. wb.
-Alfi
Amnesia. Lupa ingatan. Apakah gue amnesia? Ooo bukan bor...Amnesia adalah judul film yang lagi gue kerjain. Genrenya...entahlah. Ada beberapa. Scifi? Thriller? Action? Drama? Ada semua.
Nah. Soal Amnesia ini. Udah banyak yang nanya ke gue satu pertanyaan simpel yang mungkin juga ada di otak kalian saat ini:
"Ceritanya gimana?"
Dua kata itu adalah termasuk susunan kata paling kampret, men. Bukan karena gue pelit. Seandainya gue bisa, gue bakal berbagi tentang cerita ini ke siapapun yg nanyain itu. Masalahnya...
The story. Is. Too. Complicated. To be told. With a simple. Synopsis.
Yak. Begini aja. Secara overview. Tahun 2016. Reza terbangun sendirian. Di tengah ruangan nggak tau dimana. Mungkin perpus. Di sebelah dia ada pisau, dan tiga meter di depan, ada badan yg terbujur kaku.
Tangan Reza berlumuran darah.
Masalahnya. Reza nggak inget apa2. Dia bahkan nggak inget namanya sendiri.
Nah. Mayoritas filmnya ini isinya tuh flashbacknya Reza selama perlahan-lahan, secara bertahap, memorinya balik lagi...
Gue udah ada dua poster buat Amnesia:
What do you think? XD
Gue bahkan udah mulai ngerjain fan kit nya. Dengan status gue gak yakin film ini bakalan ada fansnya. Tapi gue nyediain desktop wallpaper Amnesia berdasarkan poster yang pertama:
Di Amnesia ini, gue jadi scriptwriter, director, editor, dan cameraperson. Tapi ada kemungkinan camerapersonnya bakal nambah. Tergantung sang produser.
Sejarah film ini dan lain2 nyusul kapan2. Untuk saat ini, rencananya kita mau produksi April dan finishing Mei. Minggu kedua Mei harus udah jadi. Amin. Moga bisa.
Wish me luck, moga jadinya sukses ya :)
Wass. wr. wb.
-Alfi
Sunday, December 11, 2011
The Hunger Games Trailer
Assalamualaikum wr. wb.
Akhirnya masbroo trailernya The Hunger Games keluar jugaa :D
Cekidot gan:
Akhirnya masbroo trailernya The Hunger Games keluar jugaa :D
Cekidot gan:
Thursday, July 7, 2011
INTO THE TITAN
Assalamualaikum wr. wb.
Apa itu Into the Titan? Ke dalam Sang Titan? Maksud?
Gini...itu judul cerita yang gue susun bareng temen2 gue. Into the Titan itu yang bagian gue. Lanjutannya Sky's Fall bikinan SARAH A. R. RADIAN (yang nggak mau namanya diekspos).
Kenapa Kedalem Titan? Mau liat warna kolor Kronos kah? Bukan...SATU jaman itu belom ada kolor dan gue entah kenapa yakin Kronos nggak make kolor. DUA maksud gue Titan di sini itu kapal yang besar dan perkasa kaya Titan, tapi nasibnya tragis (kaya titans juga). Namanya juga mirip. Yak, kapal tersebut adalah RMS TITANIC.
Cerita gue itu tentang Rick, skater umur 16 taun yg pinter dan direkrut dadakan ke organisasi namanya RALPH, singkatan dari Recovery Agency for the Lost and Perfectly Hidden. RALPH ini tugasnya nyari2 kode ke masa lalu dan ngebawa ke masa depan.
Kebanyakan kode yang disimpen di masa lalu itu diancurin sm musuh. Nah ceritanya RALPH itu nyelametin kodenya.
Rick ini dikirim untuk nyari kode yang disembunyiin di Titanic.
Well, itu briefnya. Masih banyak adegan lagi. Taugak yg keren apa? Karena gue pake graphics bikinan gue sendiri di cerita ini entah yang gajelas dan rada nyampah kaya gini:
Apa itu Into the Titan? Ke dalam Sang Titan? Maksud?
Gini...itu judul cerita yang gue susun bareng temen2 gue. Into the Titan itu yang bagian gue. Lanjutannya Sky's Fall bikinan SARAH A. R. RADIAN (yang nggak mau namanya diekspos).
Kenapa Kedalem Titan? Mau liat warna kolor Kronos kah? Bukan...SATU jaman itu belom ada kolor dan gue entah kenapa yakin Kronos nggak make kolor. DUA maksud gue Titan di sini itu kapal yang besar dan perkasa kaya Titan, tapi nasibnya tragis (kaya titans juga). Namanya juga mirip. Yak, kapal tersebut adalah RMS TITANIC.
Cerita gue itu tentang Rick, skater umur 16 taun yg pinter dan direkrut dadakan ke organisasi namanya RALPH, singkatan dari Recovery Agency for the Lost and Perfectly Hidden. RALPH ini tugasnya nyari2 kode ke masa lalu dan ngebawa ke masa depan.
Kebanyakan kode yang disimpen di masa lalu itu diancurin sm musuh. Nah ceritanya RALPH itu nyelametin kodenya.
Rick ini dikirim untuk nyari kode yang disembunyiin di Titanic.
Well, itu briefnya. Masih banyak adegan lagi. Taugak yg keren apa? Karena gue pake graphics bikinan gue sendiri di cerita ini entah yang gajelas dan rada nyampah kaya gini:
Sampe yang 3D kaya ini:
Manteb ga? Tapi itu baru beberapa...ada konflik, romance, dan patah tangan di cerita ini. Oia, ada adegan bunuh2nya juga kok. Ah udahlah, namanya juga Secret Agent. Bunuh2an udah biasa, iyaga?
So. Itu review untuk sekarang. Kalo udah jadi gue bakal kasih kabar!
Cheers!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Friday, June 10, 2011
Cornucopia 3D Render
Assalamualaikum wr. wb.
I made this on the purpose to add on the The Hunger Games 3D Arena Preview, but it seems like the project would take a while. Especially with me working on Secrets. So I used the Cornucopia image for the simpler project: HGSimulator (works on web, I'll convert it soon so it would be playable through your Galaxy S :) ). Here's how the Cornucopia looks like:
Wass. wr. wb.
-Alfi
I made this on the purpose to add on the The Hunger Games 3D Arena Preview, but it seems like the project would take a while. Especially with me working on Secrets. So I used the Cornucopia image for the simpler project: HGSimulator (works on web, I'll convert it soon so it would be playable through your Galaxy S :) ). Here's how the Cornucopia looks like:
So...yeah. It kinda suck. But hey, I'm not that good in using 3DStudio Max. And it actually looked good in the application (you can even enter the Cornucopia, not only seeing it from distance. Enter it in the FPS navigation style. But yeah, it's not that much done yet).
However, that's the Cornucopia I'm going to use for HGSimulator. Wish me luck!Wass. wr. wb.
-Alfi
Friday, June 3, 2011
HexaWebdrive Series Blogger Templates
Assalamualaikum wr. wb.
Here are the links to the HexaWebdrive Templates. All are free. Another one is coming soon, HexaWebdrive Circuit / Hexagon Webdrive Green.
Note: I made it myself! Yes, my signature is written in the codes, so please don't mess with it. Oh, and a free cursor that fits the Template is also included although unavailable in the preview.
HexaWebdrive Digital / Hexagon Webdrive Blue
HexaWebdrive Infected / Hexagon Webdrive Red
Previews:
INSTRUCTIONS:
- Downloading
1) Click on the link above. If you are unsure about how the Template would look like, you can click on the preview thumbnail to view full size.
2) When you have chosen one Template, click on the download link.
3) You will see codes in your browser screen. Press Ctrl+S.
4) A window should appear. Browse to open the folder where you wish to save the Template file at.
5) IMPORTANT. In the filename, you will see "[template name].txt". Note that the format is *.txt. Delete the .txt, replace it with .xml and click on Save.
- Installing
1) Login with your Blogger account.
2) In the dashboard, find the name of the blog that you want to Template-switch. Click on the 'Design' link.
3) Click on the 'Edit HTML' tab (the other tabs be Page Elements and Template Designer. The Edit HTML tab is in the middle).
4) On the first section, under the 'Download Full Template' link, click on the "choose file" button.
5) Locate the Template file you just downloaded.
6) Click on 'Upload'.
7) If you have certain widgets, you will be asked whether you want to keep the widgets or not. Click on "KEEP WIDGETS".
8) If your changes are saved, click on View Blog.
9) There! Your new HexaWebdrive Template is installed.
Good luck, and enjoy :)
Wass. wr. wb.
-Alfi
Here are the links to the HexaWebdrive Templates. All are free. Another one is coming soon, HexaWebdrive Circuit / Hexagon Webdrive Green.
Note: I made it myself! Yes, my signature is written in the codes, so please don't mess with it. Oh, and a free cursor that fits the Template is also included although unavailable in the preview.
HexaWebdrive Digital / Hexagon Webdrive Blue
HexaWebdrive Infected / Hexagon Webdrive Red
Previews:
![]() |
| HexaWebdrive Digital preview |
![]() |
| HexaWebdrive Infected preview |
- Downloading
1) Click on the link above. If you are unsure about how the Template would look like, you can click on the preview thumbnail to view full size.
2) When you have chosen one Template, click on the download link.
3) You will see codes in your browser screen. Press Ctrl+S.
4) A window should appear. Browse to open the folder where you wish to save the Template file at.
5) IMPORTANT. In the filename, you will see "[template name].txt". Note that the format is *.txt. Delete the .txt, replace it with .xml and click on Save.
- Installing
1) Login with your Blogger account.
2) In the dashboard, find the name of the blog that you want to Template-switch. Click on the 'Design' link.
3) Click on the 'Edit HTML' tab (the other tabs be Page Elements and Template Designer. The Edit HTML tab is in the middle).
4) On the first section, under the 'Download Full Template' link, click on the "choose file" button.
5) Locate the Template file you just downloaded.
6) Click on 'Upload'.
7) If you have certain widgets, you will be asked whether you want to keep the widgets or not. Click on "KEEP WIDGETS".
8) If your changes are saved, click on View Blog.
9) There! Your new HexaWebdrive Template is installed.
Good luck, and enjoy :)
Wass. wr. wb.
-Alfi
Tuesday, May 31, 2011
FLY UP WITH RAFORONE part 3
Assalamualaikum wr. wb.
Hoho gue kelewatan satu part seru selama perform sebelum dugem.
Gue hampir lupa menceritakan DANCE BATTLE! Ada battle royale Raka vs Phalosa. Walaupun pendek (waktu gada, MC ngebacot, guru2 ngelawan, dll) tapi menurut gue kayanya ini termasuk harus post.
Jadi dimulai pake giliran Raka dulu.
MC: "Ini dance nya apa?"
Raka: "Koreografinya sih bikin sendiri, tapi gak tau genrenya apa."
*Cewek2 bersorak*
*Raka ngedance*
*lantai panas*
*makin seru*
Dari sini lah, MC kite melakukan satu tindakan tolol. Harusnya, dance battle Raka vs Phalosa itu ngambil sistem Staged dimana dancernya masing2 punya lagu sendiri2. Tapi si MC ngira mainnya langsung, battle klasik lah.
Jadi...
MC: "Dan ini dia, sang penantang...PHALOSA!!"
*sorakan makin kenceng*
*yang tau aturan battle yg direncanain pada cengo*
*tiga cewek protes*
*gak direken MC*
*Dance battle goes on*
Anjir...walaupun lagunya macem dugem girang asia utara (yang jelas2 bukan gaya Phalosa) tapi dancenya Phalosa alus abis.
Keren bro! Si Phalosa dewa banget...tapi gara2 irelevansi musik, akhirnya yang menang Raka...
Selesai battle, baru musiknya Phalosa main. Tapi terus dimatiin sama operatornya.
Akhirnya gue rame2 ama anak lain konfrontasi MCnya.
Taugak dia bilang apa?
MC: "Maaf dek, waktunya nggak ada."
NGGAK ADA MUKA LU?! Orang ampe ntar dugem aja lama banget masa buat dance lagi tiga menit gak ada?
Akhirnya...well, semalem itu Phalosa lanjut ngedance waktu Ajojing Session (in which, karena gue gak ikut, gue gak liat-_-).
Jadiii kita lanjutkan ke acara pagi sblm balik. Sbnrny ada games. Cuma demi apapun gue males banget ikut jadi gue bangun pagi malah nonton Damai Indonesiaku.
"Jamaah? Oooo jamaah! Alhamdu...?"
"...lillaah."
Terus jalan2 (YES, masih nyeker. Baca part 2 untuk penjelasan kenapa gue nyeker kemana2). Gue ke kamar Toni dan ternyata para maho belom bangun. Ke kamar Akbar ditutup. Yaudah gue turun.
Gue mutusin sarapan bentar. Yep, akhirnya gue bisa sarapan 'bentar' (biasanya sejam). Menu?
Tray 1: Nasi goreng.
Tray 2: Fried rice.
Tray 3: Makanan khas Indonesia yaitu nasi yang digoreng dengan bumbu khusus.
Gue pilih menu di Tray 1.
Abis makan, si Galih mulai berulah. Dia bikin menu baru gara2 gue gagal naro garem di gelas aqua gue (iya, ada hubungannya, ini nyambung):
MENU: NASIGORENG SEGITIGA BERMUDA.
BAHAN:
1) Nasi Goreng Panorama Lembang.
2) Merica
3) Aqua dituang merica.
4) Tusuk gigi.
CARA MEMBUAT:
1) Nasi goreng dibikin bentuk segitiga.
2) Tuang merica sebanyak2nya.
3) Tuang merica ke aqua, aduk sampe rata dan keruh.
4) Tuang larutan merica ke Nasi Goreng Segitiga campur merica.
5) Tusukkan tusuk gigi di tengah buat dekorasi.
6) Siap disajikan (kalo ada yang mau makan)
Gue ditantang makan itu segigit dan dikasih goceng. Demi kesehatan jasmani rohani, gue tolak tantangan itu (tapi kalo dikasih gocap boleh tuh kayanya).
Terus gue ke kolam renang nonton orang main tanding paantauk tapi kayanya seru. Dan yang main curang gak ketulungan (including Benek mindahin gawang musuh jadi lebar banget tanpa sepengetahuan si kiper).
Terus? Ke kamar Akbar. Akhirnya para penghuninya udah siap tempur. Maslahnya, gue lupa hukum orang asing di kamar Akbar ini (sesuai dengan yang di recite oleh Qorib):
"Yang udah masuk dilarang keluar."
Ah biarin, di kamarnya Akbar ini ada perosotan. Yep, lo gak salah baca. PEROSOTAN. Jadi mereka, alih2 ngerapiin kamar, malah ngeberantakin.
Meja ditaro di atas korsi. Korsi ditaro di atas meja (tenang, beda barang). Dan kasurnya? Ada satu yang ditelanjangin terus diangkat, ditaro miring ama kasur yg di atas. Hasilnya? Perosotan!
Tinggal asbak doang yang gak bisa diberantakin.
"Bar, asbaknya belom berantakan."
"Ah, gampang."
*ngebalik asbak krn keabisan ide mau ngeberantakin gimana*
Di kamar Akbar gue malah nonton SpongeBob karena mereka nyetel Nickelodeon.
Mr Krabs: "Anyway, Spongebob, what happened to that...uh, pal of yours? [patrick]"
SpongeBob: "Oh, him? I told him to watch TV."
[Di rumah patrick]
Patrick: "[ngakak2]"
[ngeshoot TV]
[TV lagi static-_-]
Jadi, berhubung otak gue korslet krn banyaknya event yg terjadi, gue bakal fast forward ke...waktu kt nyampe sekolah.
Waktu liat jam, gue seneng gimana karena ternyata gak jadi molor. Rencana nyampe sekolah jam 7. Waktu itu 7 kurang 10. Yippi!
Dan mendadak, udah nyampe gerbang PLN, bus gue berhenti...
...sampe selama 10 menit. Tau kenapa?
MOBIL PARKIR SEMBARANGAN.
Akhirnya ujung2nya ngaret juga jadwalnya. Masalahnya kan jadi gak lucu banget kalo begini:
A: "Tadi nyampe sklh ngaret gak wkt jln plg?"
B: "Iya."
A: "Knp?"
B: "Tempat parkir." <- padahal di komplek PLN gak ada tempat parkir kecuali minggir jalan dan jalan itu selalu sepi.
A: "..."
Akhirnya berhubung gue SMS nyokap dan ada late response, gue mesti nunggu satu jam lagi buat dijemput. Mana ujan lagi...
Hehe solid Raforone! Waktu gue dijemput, semua yang nyisa nyalamin gue entah mereka bener kenal gue ato kagak. Hidup Raforone!
Jadi, itulah pengalaman gue bersama angkatan gue yang luarbiasa yang cakep2 ganteng2 cantik2 pinter2 pada jago ngedance (?) RAFORONE #49. Kesimpulan: sekarang udah genap seminggu sejak Fly Up With Raforone, dan gue masih pengen ngenang abis peristiwa seru itu.
Bu As: "RAFORONE...?"
Raforone: "...EKSIS!!"
*ini yelyel yg bikin Bu As*
RAFORONE #49!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Hoho gue kelewatan satu part seru selama perform sebelum dugem.
Gue hampir lupa menceritakan DANCE BATTLE! Ada battle royale Raka vs Phalosa. Walaupun pendek (waktu gada, MC ngebacot, guru2 ngelawan, dll) tapi menurut gue kayanya ini termasuk harus post.
Jadi dimulai pake giliran Raka dulu.
MC: "Ini dance nya apa?"
Raka: "Koreografinya sih bikin sendiri, tapi gak tau genrenya apa."
*Cewek2 bersorak*
*Raka ngedance*
*lantai panas*
*makin seru*
Dari sini lah, MC kite melakukan satu tindakan tolol. Harusnya, dance battle Raka vs Phalosa itu ngambil sistem Staged dimana dancernya masing2 punya lagu sendiri2. Tapi si MC ngira mainnya langsung, battle klasik lah.
Jadi...
MC: "Dan ini dia, sang penantang...PHALOSA!!"
*sorakan makin kenceng*
*yang tau aturan battle yg direncanain pada cengo*
*tiga cewek protes*
*gak direken MC*
*Dance battle goes on*
Anjir...walaupun lagunya macem dugem girang asia utara (yang jelas2 bukan gaya Phalosa) tapi dancenya Phalosa alus abis.
Keren bro! Si Phalosa dewa banget...tapi gara2 irelevansi musik, akhirnya yang menang Raka...
Selesai battle, baru musiknya Phalosa main. Tapi terus dimatiin sama operatornya.
Akhirnya gue rame2 ama anak lain konfrontasi MCnya.
Taugak dia bilang apa?
MC: "Maaf dek, waktunya nggak ada."
NGGAK ADA MUKA LU?! Orang ampe ntar dugem aja lama banget masa buat dance lagi tiga menit gak ada?
Akhirnya...well, semalem itu Phalosa lanjut ngedance waktu Ajojing Session (in which, karena gue gak ikut, gue gak liat-_-).
Jadiii kita lanjutkan ke acara pagi sblm balik. Sbnrny ada games. Cuma demi apapun gue males banget ikut jadi gue bangun pagi malah nonton Damai Indonesiaku.
"Jamaah? Oooo jamaah! Alhamdu...?"
"...lillaah."
Terus jalan2 (YES, masih nyeker. Baca part 2 untuk penjelasan kenapa gue nyeker kemana2). Gue ke kamar Toni dan ternyata para maho belom bangun. Ke kamar Akbar ditutup. Yaudah gue turun.
Gue mutusin sarapan bentar. Yep, akhirnya gue bisa sarapan 'bentar' (biasanya sejam). Menu?
Tray 1: Nasi goreng.
Tray 2: Fried rice.
Tray 3: Makanan khas Indonesia yaitu nasi yang digoreng dengan bumbu khusus.
Gue pilih menu di Tray 1.
Abis makan, si Galih mulai berulah. Dia bikin menu baru gara2 gue gagal naro garem di gelas aqua gue (iya, ada hubungannya, ini nyambung):
MENU: NASIGORENG SEGITIGA BERMUDA.
BAHAN:
1) Nasi Goreng Panorama Lembang.
2) Merica
3) Aqua dituang merica.
4) Tusuk gigi.
CARA MEMBUAT:
1) Nasi goreng dibikin bentuk segitiga.
2) Tuang merica sebanyak2nya.
3) Tuang merica ke aqua, aduk sampe rata dan keruh.
4) Tuang larutan merica ke Nasi Goreng Segitiga campur merica.
5) Tusukkan tusuk gigi di tengah buat dekorasi.
6) Siap disajikan (kalo ada yang mau makan)
Gue ditantang makan itu segigit dan dikasih goceng. Demi kesehatan jasmani rohani, gue tolak tantangan itu (tapi kalo dikasih gocap boleh tuh kayanya).
Terus gue ke kolam renang nonton orang main tanding paantauk tapi kayanya seru. Dan yang main curang gak ketulungan (including Benek mindahin gawang musuh jadi lebar banget tanpa sepengetahuan si kiper).
Terus? Ke kamar Akbar. Akhirnya para penghuninya udah siap tempur. Maslahnya, gue lupa hukum orang asing di kamar Akbar ini (sesuai dengan yang di recite oleh Qorib):
"Yang udah masuk dilarang keluar."
Ah biarin, di kamarnya Akbar ini ada perosotan. Yep, lo gak salah baca. PEROSOTAN. Jadi mereka, alih2 ngerapiin kamar, malah ngeberantakin.
Meja ditaro di atas korsi. Korsi ditaro di atas meja (tenang, beda barang). Dan kasurnya? Ada satu yang ditelanjangin terus diangkat, ditaro miring ama kasur yg di atas. Hasilnya? Perosotan!
Tinggal asbak doang yang gak bisa diberantakin.
"Bar, asbaknya belom berantakan."
"Ah, gampang."
*ngebalik asbak krn keabisan ide mau ngeberantakin gimana*
Di kamar Akbar gue malah nonton SpongeBob karena mereka nyetel Nickelodeon.
Mr Krabs: "Anyway, Spongebob, what happened to that...uh, pal of yours? [patrick]"
SpongeBob: "Oh, him? I told him to watch TV."
[Di rumah patrick]
Patrick: "[ngakak2]"
[ngeshoot TV]
[TV lagi static-_-]
Jadi, berhubung otak gue korslet krn banyaknya event yg terjadi, gue bakal fast forward ke...waktu kt nyampe sekolah.
Waktu liat jam, gue seneng gimana karena ternyata gak jadi molor. Rencana nyampe sekolah jam 7. Waktu itu 7 kurang 10. Yippi!
Dan mendadak, udah nyampe gerbang PLN, bus gue berhenti...
...sampe selama 10 menit. Tau kenapa?
MOBIL PARKIR SEMBARANGAN.
Akhirnya ujung2nya ngaret juga jadwalnya. Masalahnya kan jadi gak lucu banget kalo begini:
A: "Tadi nyampe sklh ngaret gak wkt jln plg?"
B: "Iya."
A: "Knp?"
B: "Tempat parkir." <- padahal di komplek PLN gak ada tempat parkir kecuali minggir jalan dan jalan itu selalu sepi.
A: "..."
Akhirnya berhubung gue SMS nyokap dan ada late response, gue mesti nunggu satu jam lagi buat dijemput. Mana ujan lagi...
Hehe solid Raforone! Waktu gue dijemput, semua yang nyisa nyalamin gue entah mereka bener kenal gue ato kagak. Hidup Raforone!
Jadi, itulah pengalaman gue bersama angkatan gue yang luarbiasa yang cakep2 ganteng2 cantik2 pinter2 pada jago ngedance (?) RAFORONE #49. Kesimpulan: sekarang udah genap seminggu sejak Fly Up With Raforone, dan gue masih pengen ngenang abis peristiwa seru itu.
Bu As: "RAFORONE...?"
Raforone: "...EKSIS!!"
*ini yelyel yg bikin Bu As*
RAFORONE #49!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Monday, May 30, 2011
FLY UP WITH RAFORONE part 2
Assalamualaikum wr. wb.
Kemaren gue sampe mana? Oiya ke hotel. Nah kalo gue bikin bagian hotel sampe pulang ini di satu post, bakal jadi panjang banget kayanya. Tapi gapapa dah, seru ini.
So. Kita nyampe di Hotel Panorama Lembang sekitar jam 2an. Gue ketiduran di jalan dan dibangunin oleh Bonti yang setia di samping gue (Ew!). Jadi gue ambil gitar di bawah kursi (males masukin bagasi), ngestrap tas gue, make sebelah lengan jaket gue (kepanasan di jalan jadi gue lepas, tapi males makenya lagi), dan turun. Udaranya...enak! Adem tapi bukan freezing cool. Enak bener.
Gue kumpul ama yang lain terus menuju ke kamar gue. Gue dapet di komplek belakang, soalnya gue kamar 413 (angka bagus, 4-1=3. Ud gt 4 sm 13 kan angka keramat) bareng sama Inra, Mail, Dwika, Sandi, ama Fahreza. DHUARR begitu kita masuk ini kamar udah jadi Pandemonium Center. Untung gue alim (abaikan ini).
Sooo kita bukan main malesnya mandi. Mana gue gak bawa sendal, jadi karena gue udah lepas sepatu dan males make lagi, gue kemana2 nyeker kaya orang ilang. Nyeker di sini harafiah! Tanya temen2 gue, tiap jalan kemana gue nyeker. Tapi untung ada batu2 gajelas gitu di lantai bawah, jadi bisa refleksi B)
Lanjut. Kita gak beres2, kita gak unpack. Begitu nyampe kamar, yang pertama ngelanda gue itu waswas. Secara, gue miris. Gue bakal nampil nanti, kan ada acara manggung2 gitu nah gue diminta sama Ami (Fahmy) nampil instrumental nggantiin Mawan ama Satayo. Dan begonya, gue setujuin. Untung Fahmy mintanya lagunya Yesterday, jadi gue udah bisa dikit2. Tinggal ngehalusin.
Jadi gue ngabisin sore itu latihan sama Fahmy di kamar dia. Lagi latihan, anak2 yg manggung dipanggil buat briefing. Awalnya gue sama Fahmy males2an, tapi akhirnya ikut (yep, gue masih nyeker dan gue bangga).
Di situ dikasih jadwal, aturan, dan lain-lain yang nanti bakal dilakuin di prom. Guru2nya bilang krn ini acara kita, nanti mereka bakal ilang waktu prom. Good! Gue gak kuat kalo harus ngikutin acara prom khusus RAFORONE dan guru2nya asik ngerecokin kita. Ini kan acara kite, enak aje.
Jadi kita dijelasin acaranya nanti apa aja yang kata manggung itu. Pertama padus Raforone. Ada Laras, Nindy, Leo, Adit, dan banyak lagi gue lupa siapa aja. Terus dilanjutin ama Macarena Dance. Hoho denger namanya gue langsung tau lagu pembawanya. Heeyy macarena. Terus The Parc, band dari kelas 9C. Baru deh gue, Ami, Ical (Faishal yang Djuhaeri, anak letkol), ama Rizqi instrumental. Abis kita ada dance battle Raka vs Phalosa. Raka! OMAIGAT! Abis itu ada Mahdi (weh! Mahdi!) dan seterusnya. Fave gue? Chernobyl mamen! Dari namanya aja gue udah suka dan ternyata bawaannya seru juga. Di Raforone, di tiap kelas ada band masing-masing. Kalo di A namanya SpartA, di kelas gue Side B, di 9C The Parc, dst dst sampe bilingual namanya Chernobyl. Kalo yang gue tau, Chernobyl itu nama tempat reaktor nuklir di Rusia. Ckckck...
Oke. Abis briefing, kita cek sound systemnnya. Karena ntar gue instrumentalnya gitar, jadi gue ke kamar Fahmy dulu ambil gitar terus ke stage lagi (iyaiya, masih nyeker!) buat ngecek kalo suara gitar gue bisa kedengeran di mic.
Jreeeng...
Oke, kedengeran.
Sound system oke. Insya Allah show lancar.
Jadi gue latihan sampe jam setengah lima (kesalahan fatal -- acara mulai jam 5) dan cabut ke kamar buat mandi. Dress code buat prom nanti, menurut undangannya, itu Black, White, Gold, Silver. Boys: BE NEAT. No T-shirts and jeans. Girls: No T-shirts and jeans.
Gue nyampe kamar, ternyata lagi PADA NGANTRE MANDI. Dan karena gue dateng terakhir, gue MANDI TERAKHIR. Tahe! Mana bisa gue ngejar tepat waktu kalo mandi aja kebagian terakhir? Sekedar tau aja, gue kebagian giliran mandi gue pas jam lima. Ketai, mana gue mesti perform kan nanti? Gimana gue bisa ontime?
Soo gue mandi dengan cepat (sabun tinggal gosok ke badan) guyur pake air yang dinginnya gak ketulungan, dan gue pake baju TANPA GOSOK GIGI-___-
Demi waktu...uoouoooo...
Jadi gue pake kaos Garuda (ini kaos lengkap: semua warna dresscode ada semua di sini), terus karena gak boleh pake T-Shirt gue dobelin sama kemeja, sama jeans item yang gak keliatan terlalu jeans. Gue pake sepatu secepat siput dan meluncur kebawah (ati ati kepleset...tangga basah).
JADI sampe bawah gue cengo. Gue kayak orang nyasar. Yang laen pada pake kemeja, rompi, dan jas. Mereka keliatan formal abis. Well, pendeknya, persis orang mau prom. Nah gue? Udah casual banget, tampang kucel, rambut jigrak, kaos Garuda Pancasila...gue kaya Pemuda Pancasila mau ajojing-_-
Di situ, akhirnya karena gue males nyari prommate buat photo session, gue mutusin ntar foto rame2 berempat ama Fahmy, Ihsan, dan Elba. Hmm biar gak kaya maho foto bedua cowo-cowo gitu jadi berempat aja.
Ujung2nya malah kaya SM*SH lo harus tau-_-tapi karena abang2 yang ngefoto gak terima >2 orang seframe jadi akhirnya foto masing2.
Terus? Ya cengo-___-makan malem, terus pembukaan. Penyerahan simbolis murid dari guru ke orangtua murid.
Hmm...kalo di Panorama ini, MCnya nyelekit abis komentarnya! Gue lebih suka yg di SAU.
Dimulai dulu pake video dan kumpulan foto2 selama kita di kelas 9. Dari 9A, 9B (ada guenya loh :D) dan seterusnya...hoho banyak banget yang candid haha...mana lagunya Sahabat Kecil, jadi gue hampir nangis ngeliatnya...
Ku ingin tetap seperti ini...
Hmm soo abis itu perform pertama. Padus Raforone. Mereka maju nyanyi You Raise Me Up sama I Have A Dream...suaranya bagus2 banget! Terus ada yg macarena itu. Cuma yang ini sempet ke delay karena ternyata YANG JOGET BEJIBUN. Nah begitu pada joget, buset lante penuh ama cewe2 joget2 HEEE MACARENA.
Lanjut, gue bulai grogi. Bentar lagi giliran gue. Mana di deket gue ada yang ngerokok lagi, gue jadi susah napas+sesek (teknis, gada bedanya) dan mual. Tapi gue bersiap untuk yang terbaik.
Akhirnya giliran instrumental gue. Brr...gila, gue berasa mau pipis, ngangkat kursi ke panggung kaya anak pamer bakat kuli, terus MCnya masih nyebut Mawan dan Satayo-_-untung Fahmy betulin.
Nah, kan gitar gue sama Ical, karena akustik klasik, dikonek dulu ke ampli sama abang2 teknisi panggung...dan tau apa yang terjadi? GITAR KITA GAK BUNYI. Bagus banget! Sekarang gue ama Ical main gitarnya ngadep Mic dan ternyata itu mic yang kabelnya digantiin ama kabel gitar kite bedua jadi tetep gak ada bunyinya...
Main Yesterday. Alhamdulillah lancar. MCnya nanya lagi, "Masih mau main lagi gak?"
Sebenernya rencananya cuma Yesterday, tapi gue sama Fahmy sepakat main Wedding Bell nya Depapepe. Jujur, belakangan ini kita lagi sering latian lagu itu gatau kenapa. Sebenernya main doang sih, bukan latian. Tapi kita sepakat main.
Karena Ical ama Rizqi gabisa, mereka turun. Jadi stage tinggal punya gue sama Fahmy. Gue pake gitarnya Mahdi karena gitar gue dibisukan oleh microphone cable goblok tadi. Jadi karena gue main iringan, iringannya cempreng abis-_-
Betewe, giliran gue perform itu: lampu aula dimatiin dan lampu sorot ngadep performers (read: gue dkk). Jadi gue gabisa liat penonton...
OKE, mulai Wedding Bell. Gue sama Fahmy setuju main di D (aslinya di E) karena gue gak bawa Capo. Jreng..depannya bener. Ganti...
JDEG ANJIR GUE SALAH PENCET. Intro udah kacau dan otak gue udah amburadul. All's well that ends well, nah kalo mulainya udah ancur gimana mau perform bener?
Alhasil gue cuek dan main terus. HOHO ajaibnya gue berhaisl :) berasa pengen sujud syukur dah...
Lanjut banyaaak banget. Gue bosen dan karena udah jam Isya, gue pilih solat dulu.
Abis itu? Balik ke aula. ANJIR PANAS BANGET. Gue keluar lagi cari minum. Eeeh abis itu ada dugem. Kalo lo ketemu anak Raforone, tanya soal Dugem/Ajojing Panorama Prom. Pasti semua tau deh!
Berhubung gue kurang suka yang begituan, gue cabut. Nonton sulap Rizqi, lontang-lantung, main ayunan, nendangin orang, menguji nasib dengan Bit (ini bikin 2 kamar girang sejak Ari diumumkan telah menjadi maho tulen oleh Bit waktu ditanya Kresno dan menyatakan Dwika punya muka kaya bol anjing. Bol anjing! Kaya bol sendiri kurang jelek aja). Akhirnya main Uno di kamar Toni terus gue balik ke kamar gue, bobo.
To be continued! Sambungannya, sayangnya, mungkin cuma pendek banget...
Wass. wr. wb.
-Alfi
Kemaren gue sampe mana? Oiya ke hotel. Nah kalo gue bikin bagian hotel sampe pulang ini di satu post, bakal jadi panjang banget kayanya. Tapi gapapa dah, seru ini.
So. Kita nyampe di Hotel Panorama Lembang sekitar jam 2an. Gue ketiduran di jalan dan dibangunin oleh Bonti yang setia di samping gue (Ew!). Jadi gue ambil gitar di bawah kursi (males masukin bagasi), ngestrap tas gue, make sebelah lengan jaket gue (kepanasan di jalan jadi gue lepas, tapi males makenya lagi), dan turun. Udaranya...enak! Adem tapi bukan freezing cool. Enak bener.
Gue kumpul ama yang lain terus menuju ke kamar gue. Gue dapet di komplek belakang, soalnya gue kamar 413 (angka bagus, 4-1=3. Ud gt 4 sm 13 kan angka keramat) bareng sama Inra, Mail, Dwika, Sandi, ama Fahreza. DHUARR begitu kita masuk ini kamar udah jadi Pandemonium Center. Untung gue alim (abaikan ini).
Sooo kita bukan main malesnya mandi. Mana gue gak bawa sendal, jadi karena gue udah lepas sepatu dan males make lagi, gue kemana2 nyeker kaya orang ilang. Nyeker di sini harafiah! Tanya temen2 gue, tiap jalan kemana gue nyeker. Tapi untung ada batu2 gajelas gitu di lantai bawah, jadi bisa refleksi B)
Lanjut. Kita gak beres2, kita gak unpack. Begitu nyampe kamar, yang pertama ngelanda gue itu waswas. Secara, gue miris. Gue bakal nampil nanti, kan ada acara manggung2 gitu nah gue diminta sama Ami (Fahmy) nampil instrumental nggantiin Mawan ama Satayo. Dan begonya, gue setujuin. Untung Fahmy mintanya lagunya Yesterday, jadi gue udah bisa dikit2. Tinggal ngehalusin.
Jadi gue ngabisin sore itu latihan sama Fahmy di kamar dia. Lagi latihan, anak2 yg manggung dipanggil buat briefing. Awalnya gue sama Fahmy males2an, tapi akhirnya ikut (yep, gue masih nyeker dan gue bangga).
Di situ dikasih jadwal, aturan, dan lain-lain yang nanti bakal dilakuin di prom. Guru2nya bilang krn ini acara kita, nanti mereka bakal ilang waktu prom. Good! Gue gak kuat kalo harus ngikutin acara prom khusus RAFORONE dan guru2nya asik ngerecokin kita. Ini kan acara kite, enak aje.
Jadi kita dijelasin acaranya nanti apa aja yang kata manggung itu. Pertama padus Raforone. Ada Laras, Nindy, Leo, Adit, dan banyak lagi gue lupa siapa aja. Terus dilanjutin ama Macarena Dance. Hoho denger namanya gue langsung tau lagu pembawanya. Heeyy macarena. Terus The Parc, band dari kelas 9C. Baru deh gue, Ami, Ical (Faishal yang Djuhaeri, anak letkol), ama Rizqi instrumental. Abis kita ada dance battle Raka vs Phalosa. Raka! OMAIGAT! Abis itu ada Mahdi (weh! Mahdi!) dan seterusnya. Fave gue? Chernobyl mamen! Dari namanya aja gue udah suka dan ternyata bawaannya seru juga. Di Raforone, di tiap kelas ada band masing-masing. Kalo di A namanya SpartA, di kelas gue Side B, di 9C The Parc, dst dst sampe bilingual namanya Chernobyl. Kalo yang gue tau, Chernobyl itu nama tempat reaktor nuklir di Rusia. Ckckck...
Oke. Abis briefing, kita cek sound systemnnya. Karena ntar gue instrumentalnya gitar, jadi gue ke kamar Fahmy dulu ambil gitar terus ke stage lagi (iyaiya, masih nyeker!) buat ngecek kalo suara gitar gue bisa kedengeran di mic.
Jreeeng...
Oke, kedengeran.
Sound system oke. Insya Allah show lancar.
Jadi gue latihan sampe jam setengah lima (kesalahan fatal -- acara mulai jam 5) dan cabut ke kamar buat mandi. Dress code buat prom nanti, menurut undangannya, itu Black, White, Gold, Silver. Boys: BE NEAT. No T-shirts and jeans. Girls: No T-shirts and jeans.
Gue nyampe kamar, ternyata lagi PADA NGANTRE MANDI. Dan karena gue dateng terakhir, gue MANDI TERAKHIR. Tahe! Mana bisa gue ngejar tepat waktu kalo mandi aja kebagian terakhir? Sekedar tau aja, gue kebagian giliran mandi gue pas jam lima. Ketai, mana gue mesti perform kan nanti? Gimana gue bisa ontime?
Soo gue mandi dengan cepat (sabun tinggal gosok ke badan) guyur pake air yang dinginnya gak ketulungan, dan gue pake baju TANPA GOSOK GIGI-___-
Demi waktu...uoouoooo...
Jadi gue pake kaos Garuda (ini kaos lengkap: semua warna dresscode ada semua di sini), terus karena gak boleh pake T-Shirt gue dobelin sama kemeja, sama jeans item yang gak keliatan terlalu jeans. Gue pake sepatu secepat siput dan meluncur kebawah (ati ati kepleset...tangga basah).
JADI sampe bawah gue cengo. Gue kayak orang nyasar. Yang laen pada pake kemeja, rompi, dan jas. Mereka keliatan formal abis. Well, pendeknya, persis orang mau prom. Nah gue? Udah casual banget, tampang kucel, rambut jigrak, kaos Garuda Pancasila...gue kaya Pemuda Pancasila mau ajojing-_-
Di situ, akhirnya karena gue males nyari prommate buat photo session, gue mutusin ntar foto rame2 berempat ama Fahmy, Ihsan, dan Elba. Hmm biar gak kaya maho foto bedua cowo-cowo gitu jadi berempat aja.
Ujung2nya malah kaya SM*SH lo harus tau-_-tapi karena abang2 yang ngefoto gak terima >2 orang seframe jadi akhirnya foto masing2.
Terus? Ya cengo-___-makan malem, terus pembukaan. Penyerahan simbolis murid dari guru ke orangtua murid.
Hmm...kalo di Panorama ini, MCnya nyelekit abis komentarnya! Gue lebih suka yg di SAU.
Dimulai dulu pake video dan kumpulan foto2 selama kita di kelas 9. Dari 9A, 9B (ada guenya loh :D) dan seterusnya...hoho banyak banget yang candid haha...mana lagunya Sahabat Kecil, jadi gue hampir nangis ngeliatnya...
Ku ingin tetap seperti ini...
Hmm soo abis itu perform pertama. Padus Raforone. Mereka maju nyanyi You Raise Me Up sama I Have A Dream...suaranya bagus2 banget! Terus ada yg macarena itu. Cuma yang ini sempet ke delay karena ternyata YANG JOGET BEJIBUN. Nah begitu pada joget, buset lante penuh ama cewe2 joget2 HEEE MACARENA.
Lanjut, gue bulai grogi. Bentar lagi giliran gue. Mana di deket gue ada yang ngerokok lagi, gue jadi susah napas+sesek (teknis, gada bedanya) dan mual. Tapi gue bersiap untuk yang terbaik.
Akhirnya giliran instrumental gue. Brr...gila, gue berasa mau pipis, ngangkat kursi ke panggung kaya anak pamer bakat kuli, terus MCnya masih nyebut Mawan dan Satayo-_-untung Fahmy betulin.
Nah, kan gitar gue sama Ical, karena akustik klasik, dikonek dulu ke ampli sama abang2 teknisi panggung...dan tau apa yang terjadi? GITAR KITA GAK BUNYI. Bagus banget! Sekarang gue ama Ical main gitarnya ngadep Mic dan ternyata itu mic yang kabelnya digantiin ama kabel gitar kite bedua jadi tetep gak ada bunyinya...
Main Yesterday. Alhamdulillah lancar. MCnya nanya lagi, "Masih mau main lagi gak?"
Sebenernya rencananya cuma Yesterday, tapi gue sama Fahmy sepakat main Wedding Bell nya Depapepe. Jujur, belakangan ini kita lagi sering latian lagu itu gatau kenapa. Sebenernya main doang sih, bukan latian. Tapi kita sepakat main.
Karena Ical ama Rizqi gabisa, mereka turun. Jadi stage tinggal punya gue sama Fahmy. Gue pake gitarnya Mahdi karena gitar gue dibisukan oleh microphone cable goblok tadi. Jadi karena gue main iringan, iringannya cempreng abis-_-
Betewe, giliran gue perform itu: lampu aula dimatiin dan lampu sorot ngadep performers (read: gue dkk). Jadi gue gabisa liat penonton...
OKE, mulai Wedding Bell. Gue sama Fahmy setuju main di D (aslinya di E) karena gue gak bawa Capo. Jreng..depannya bener. Ganti...
JDEG ANJIR GUE SALAH PENCET. Intro udah kacau dan otak gue udah amburadul. All's well that ends well, nah kalo mulainya udah ancur gimana mau perform bener?
Alhasil gue cuek dan main terus. HOHO ajaibnya gue berhaisl :) berasa pengen sujud syukur dah...
Lanjut banyaaak banget. Gue bosen dan karena udah jam Isya, gue pilih solat dulu.
Abis itu? Balik ke aula. ANJIR PANAS BANGET. Gue keluar lagi cari minum. Eeeh abis itu ada dugem. Kalo lo ketemu anak Raforone, tanya soal Dugem/Ajojing Panorama Prom. Pasti semua tau deh!
Berhubung gue kurang suka yang begituan, gue cabut. Nonton sulap Rizqi, lontang-lantung, main ayunan, nendangin orang, menguji nasib dengan Bit (ini bikin 2 kamar girang sejak Ari diumumkan telah menjadi maho tulen oleh Bit waktu ditanya Kresno dan menyatakan Dwika punya muka kaya bol anjing. Bol anjing! Kaya bol sendiri kurang jelek aja). Akhirnya main Uno di kamar Toni terus gue balik ke kamar gue, bobo.
To be continued! Sambungannya, sayangnya, mungkin cuma pendek banget...
Wass. wr. wb.
-Alfi
Sunday, May 29, 2011
FLY UP WITH RAFORONE part 1
Assalamualaikum wr. wb.
Gini dlu deh buat prolognya. RAFORONE #49 itu singkatan dari RAgunan FORty ONE angkatan 49...SMP 41 Ragunan itu sekolah gue dan udah disepakati rame2 kalo nama angkatannya Raforone #49.
Nah, tanggal 24-25 Mei kemaren, Raforone ngadain acara prom+perpisahan di Lembang.
Tapi itu cuma acara utamanya. Belom lagi acara sampingannya.
Oke, let's start with our main topic.
Kita mulai dari pagi tanggal 24 Mei 2011, hari Selasa.
Kita gather dulu di 41. Sebenernya harusnya berangkat jam stengah 7, tapi ujung2nya ngaret gara2 ada temen yang telat. Kita berangkat pake 5 bus dan gue, karena nama gue Alfi, kebagian bus 1.
Baru jalan aja kejadian ada. Di sebelah kanan gue duduk si Bonti dan di kiri si Akbar. Liat mereka di sekeliling gue alarm gue udah nyala aja.
EMERGENCY. FIRE! FIRE!
Dimulai dari si Bonti bikin ulah. Dia cerita liat video kira2 sinopsisnya begini:
KALO NONTON JANGAN KETAWA.
Terus ada gambar anak kecil main pistol2an. Mendadak diterkam anjing Golden Retriever dari belakang. Dan itu anak diperkosa anjing bedebah itu. Mana anjingnya Retriever lagi, kan segede apaan tau, dan itu si anak gabisa bangun.
Gue ngakak sakit perut. Terus si Akbar meluncurkan gelombang 2: cerita sesat dari Reja...
Ceritanya si Reja lagi jumatan. Kan Al-Fathihah. Terus kan endingnya tuh,
"..waladh-dhaalliiiin."
Ada anak kecil pala miring teriak, "SEMUA BILANG APAA??!"
Otomatis pada jawab "AAAMIIIN"
Abis itu lima shaf belakang batal semua solatnya.
Oke nyampe sini gue secara harafiah kehabisan napas.
OKE lupakan dulu kegilaan bus gue. Pokoknya tujuan pertamanya itu Saung Angklung Udjo (SAU). Di SAU ini kita bakal disambut ama bau tai kelelawar seekor kalong segede gaban, terus disambut ama mbak2 penunggu Saung (nah loh?) yang ngasih brosur ttg SAU. Abis itu kita ke main theater.
Nah di sini kita nggak sendirian, ada mamah2 dari Jamaah Islamiyah sama orang2 GIS. Tapi ttep aja, namanya Raforone #49, kemana juga pasti bawaannya rame. Let's say, rombongan kita paling banyak.
Acara dibuka sama host2 yang cakep2, Mang Yana ama Teh Dwi. Teh Dwi ini special case: tinggi, cantik, mana kebayanya rada transparan juga, membuat semua cowok seangkatan kesengsem abis. Kalo menurut twitter, smua cowo di angkatan gue ber bacol (bahan cokil) Teh Dwi ini. Ckckck...
Abis itu kita nonton Wayang Golek. Dari joget sampe tawuran, ternyata wayang kita sakti bener. Dalangnya juga hebat, bisa bikin iringan ekstra make kaki. Wuihh...dewa bener! Jadi makin bangga ama Indonesia (Y).
Note: MALAYSIA MAU NIRU? HADAPI MAYAT GUE DULU!
Terus kita dengerin pertunjukan Apa dulu yah? Kalo gak Kuda Lumping ya ARUMBA. Di Kuda Lumping ini, temen gue si Rustam ngegoda satu cewek masih kecil berbaju merah...dan sepanjang sisa hari kita di SAU, itu cewek kaya ngejauh2 gimana dari dia tapi ttep aja senyum2 (Rustam penderita pedofilia). Kalo ARUMBA itu singkatan dari Alunan Rumpun Bambu. DEMI APAPUN ITU KEREN ABIS. Dari lagu pop? Klasik? Tradisional? Bahkan ada lagu Jazznya juga! Seandainya gue bisa upload videonya di sini...itu personil2 ARUMBA dewa2 banget.
Terus ada Tari Topeng dll, sama terus diajak main angklung bareng. Gue kebagian nada E (Mi). Hmm boleh juga, banyak perannya tuh hehe.
Nah baru deh pemain angklung senior. Eh mainnya Terajana, maka sudah jelas Bu Asmiaty tersayang maju kedepan dan joget dengan cueknya. Raforone Fever bangkit! Semua anak cewek2 yang eksis ikutan maju dan joget. Ujung2nya orang2 GIS juga ikutan dan Pak Istadi nyanyi ala karoke...angklugnya malah gak kedengeran HAHA-_-"v.
Abis makan siang dan solat, kita lanjut ke hotel. Hotel kita itu Hotel Panorama Lembang...
OK, karena gue diajak pergi sama ortu gue gue tutup di sini dulu. Nanti bakal gue lanjutin sesempet gue.
HIDUP RAFORONE!!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Gini dlu deh buat prolognya. RAFORONE #49 itu singkatan dari RAgunan FORty ONE angkatan 49...SMP 41 Ragunan itu sekolah gue dan udah disepakati rame2 kalo nama angkatannya Raforone #49.
Nah, tanggal 24-25 Mei kemaren, Raforone ngadain acara prom+perpisahan di Lembang.
Tapi itu cuma acara utamanya. Belom lagi acara sampingannya.
Oke, let's start with our main topic.
Kita mulai dari pagi tanggal 24 Mei 2011, hari Selasa.
Kita gather dulu di 41. Sebenernya harusnya berangkat jam stengah 7, tapi ujung2nya ngaret gara2 ada temen yang telat. Kita berangkat pake 5 bus dan gue, karena nama gue Alfi, kebagian bus 1.
Baru jalan aja kejadian ada. Di sebelah kanan gue duduk si Bonti dan di kiri si Akbar. Liat mereka di sekeliling gue alarm gue udah nyala aja.
EMERGENCY. FIRE! FIRE!
Dimulai dari si Bonti bikin ulah. Dia cerita liat video kira2 sinopsisnya begini:
KALO NONTON JANGAN KETAWA.
Terus ada gambar anak kecil main pistol2an. Mendadak diterkam anjing Golden Retriever dari belakang. Dan itu anak diperkosa anjing bedebah itu. Mana anjingnya Retriever lagi, kan segede apaan tau, dan itu si anak gabisa bangun.
Gue ngakak sakit perut. Terus si Akbar meluncurkan gelombang 2: cerita sesat dari Reja...
Ceritanya si Reja lagi jumatan. Kan Al-Fathihah. Terus kan endingnya tuh,
"..waladh-dhaalliiiin."
Ada anak kecil pala miring teriak, "SEMUA BILANG APAA??!"
Otomatis pada jawab "AAAMIIIN"
Abis itu lima shaf belakang batal semua solatnya.
Oke nyampe sini gue secara harafiah kehabisan napas.
OKE lupakan dulu kegilaan bus gue. Pokoknya tujuan pertamanya itu Saung Angklung Udjo (SAU). Di SAU ini kita bakal disambut ama bau tai kelelawar seekor kalong segede gaban, terus disambut ama mbak2 penunggu Saung (nah loh?) yang ngasih brosur ttg SAU. Abis itu kita ke main theater.
Nah di sini kita nggak sendirian, ada mamah2 dari Jamaah Islamiyah sama orang2 GIS. Tapi ttep aja, namanya Raforone #49, kemana juga pasti bawaannya rame. Let's say, rombongan kita paling banyak.
Acara dibuka sama host2 yang cakep2, Mang Yana ama Teh Dwi. Teh Dwi ini special case: tinggi, cantik, mana kebayanya rada transparan juga, membuat semua cowok seangkatan kesengsem abis. Kalo menurut twitter, smua cowo di angkatan gue ber bacol (bahan cokil) Teh Dwi ini. Ckckck...
Abis itu kita nonton Wayang Golek. Dari joget sampe tawuran, ternyata wayang kita sakti bener. Dalangnya juga hebat, bisa bikin iringan ekstra make kaki. Wuihh...dewa bener! Jadi makin bangga ama Indonesia (Y).
Note: MALAYSIA MAU NIRU? HADAPI MAYAT GUE DULU!
Terus kita dengerin pertunjukan Apa dulu yah? Kalo gak Kuda Lumping ya ARUMBA. Di Kuda Lumping ini, temen gue si Rustam ngegoda satu cewek masih kecil berbaju merah...dan sepanjang sisa hari kita di SAU, itu cewek kaya ngejauh2 gimana dari dia tapi ttep aja senyum2 (Rustam penderita pedofilia). Kalo ARUMBA itu singkatan dari Alunan Rumpun Bambu. DEMI APAPUN ITU KEREN ABIS. Dari lagu pop? Klasik? Tradisional? Bahkan ada lagu Jazznya juga! Seandainya gue bisa upload videonya di sini...itu personil2 ARUMBA dewa2 banget.
Terus ada Tari Topeng dll, sama terus diajak main angklung bareng. Gue kebagian nada E (Mi). Hmm boleh juga, banyak perannya tuh hehe.
Nah baru deh pemain angklung senior. Eh mainnya Terajana, maka sudah jelas Bu Asmiaty tersayang maju kedepan dan joget dengan cueknya. Raforone Fever bangkit! Semua anak cewek2 yang eksis ikutan maju dan joget. Ujung2nya orang2 GIS juga ikutan dan Pak Istadi nyanyi ala karoke...angklugnya malah gak kedengeran HAHA-_-"v.
Abis makan siang dan solat, kita lanjut ke hotel. Hotel kita itu Hotel Panorama Lembang...
OK, karena gue diajak pergi sama ortu gue gue tutup di sini dulu. Nanti bakal gue lanjutin sesempet gue.
HIDUP RAFORONE!!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Friday, May 27, 2011
New Design
Assalamualaikum wr. wb.
Oke, gue bkin ini blog pake layout baru. Gw bnr2 rombak abis templatenya, dan sekarang inilah jadinyaa *jeng jeng tek tek dung ndesss*
Tema blog skrg techno deep blue. Well, klw dipikir2 tyt gajauh2 jg dari TRON: Legacy. Tp bnrn, gw lg ska sm desain mcm begini. Gue lg suka dark color dihiasi garis2 wrn yg sm yg lbh terang, dan dlm hal ini gue rasa dark blue hex #000022 cocok banget. Oke, garis2nya jg gak random loh. Gue lg suka hexagon. Knp? Krn hexagon gbs ditaro sblhn bgitu aja. Dgn hexagon, life is never flat B) terus susunan beecomb itu kayanya techno gmn gitu kesannya, apalagi klw yg ky di layout blog gw ini *pislopengawl*.
So, itu dulu buat skrg. Klw bs gw bkl namain template gw ini Hexagon Webdrive hhe.
Bgtu ada ksmptn, gw bkl post ttg pesta prom n pelepasan gue FLY UP WITH RAFORONE di Lembang. Demi apapun itu seru abis.
Oke, see y'all!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Oke, gue bkin ini blog pake layout baru. Gw bnr2 rombak abis templatenya, dan sekarang inilah jadinyaa *jeng jeng tek tek dung ndesss*
Tema blog skrg techno deep blue. Well, klw dipikir2 tyt gajauh2 jg dari TRON: Legacy. Tp bnrn, gw lg ska sm desain mcm begini. Gue lg suka dark color dihiasi garis2 wrn yg sm yg lbh terang, dan dlm hal ini gue rasa dark blue hex #000022 cocok banget. Oke, garis2nya jg gak random loh. Gue lg suka hexagon. Knp? Krn hexagon gbs ditaro sblhn bgitu aja. Dgn hexagon, life is never flat B) terus susunan beecomb itu kayanya techno gmn gitu kesannya, apalagi klw yg ky di layout blog gw ini *pislopengawl*.
So, itu dulu buat skrg. Klw bs gw bkl namain template gw ini Hexagon Webdrive hhe.
Bgtu ada ksmptn, gw bkl post ttg pesta prom n pelepasan gue FLY UP WITH RAFORONE di Lembang. Demi apapun itu seru abis.
Oke, see y'all!
Wass. wr. wb.
-Alfi
Subscribe to:
Posts (Atom)














