Showing posts with label review. Show all posts
Showing posts with label review. Show all posts

Sunday, March 3, 2013

So one night…

Assalamualaikum wr wb
Gue merasa sungguh nista dan ga tau diri banget nulis postingan jam segini. Ini stengah duabelas dan besok senen. Ngga, besok ngga libur. Tapi gue terdorong untuk posting dikarenakan baru baca post di blog cewek gue yg dia bikin tadi jam sebelas pagi.
Ya jadi gue blind dulu skrg. Bentar.
Oke skrg guetau maungomong apa.
First off, makasih bgtbgtbgt buat semua kerabat sahabat dan kawan2 huwaaaaa you guysss maaf gabisa ngomen ngelike sm bales mention satusatu:") YAK tepat sekali sodara2 ada yg belomlama ulang tahun, baru 26 feb kemaren. Banyak sih yg ngucapin kecepetan (kalo yg ngerasa baca… *ahem) tp secara legal dengan itungan waktu GMT+7 (iya Flo, ini nyindir dikau) yg pertama ngucapin siapalagi kalobukan cewek gue tercinta Alysha Paxia Susilo:")
Sha, janlupa cebok tar kotor kolornya.
Ngga kok cewek gue terakhir boker kemarin. Top bener emang cewek yg satu ini. Bocahnya awet di muka doang. Gue seperti macarin Esther nya Orphan tauga:") bedanya cewek gue baik2 ngga kaya karakternya Isabelle Fuhrman itu.
Wihi Isabelle Fuhrman^^
GAK. Celeb crush gue udah beralih ke Lily Collins *pentingfi
Tp sumpah, Lily Collins cantiknya ekstrim.
So, selain mengumumkan makasih massal, gue mau sedikit curcol dengan bilang gue belom bikin KTP. Tapi scr teknis gue udah legal mbuka yang begituan ihiii~
Terusss Hitam udah jadi. Kelebihan 1 cerita, malah. Yg fix 6 itu AI Untuk Aisha, Bah, Bayang Imajiner, End of the World, Perahu Kertas, sama Reflecto. Iya, End of the World sm Reflecto baru. Di twttr ada kok. Smtr untuk cerita ketujuh gue bingung: mendingan Two Seconds Too Long yg drama psycho semicurcol, apa Outskirts yang dystopian (dan bakal dilanjutin di Inverse)?
Jujur gue lebih suka Outskirts. Tapi rada sayang juga ngedelete kata pengantar yg udah tlanjur gue bikinin buat Two Seconds Too Long. Maknanya banyak men.
Sementara itu gue stuck di tengah nulis The Strange Head of Ezekiel Tomb, Inverse, dan tugas sekolah.
Waththaaaah.
K kayanya itudulu deh. Makasih Allah^^ Makasih Lysha:*
Wass wr wb
Cheers!

-Alfi

Sunday, November 4, 2012

Storm Chasers Prologue (Preview)

Assalamualaikum wr. wb.

Ceritanya gue pengen bikin sekuelnya Myth Jumpers nih, judulnya Storm Chasers.
Oke, gabanyak banyol. Tp ini masih draft ya…
Herewego!
-------

PROLOGUE

It all starts when Seth holds Serqet at knife-point. Then the world is consumed in Chaos…
Wait, I'm getting ahead of myself.
A proper introduction, perhaps? My name is Brann Olsen. Long story cut short, I'm a Hephaestus demigod condemned to live a life no one else could stand. Currently present on my right is a Poseidon demigod, Andre Valdez. He's been through as much as I have, as far as I can recall.
Put a couple paces away from us, and you'll find a girl named Serena — a Hopi Native American with astounding skills and charm — trying to hold on to dear life. Further behind us three are a solidifying ghost and a girl. I get a knack to call the ghost Barty since Bartolomeus is pretty mouthful, and the girl is Jasmine. Or so I was told.
The heck, I can't even remember what happened before this.
Sands are blowing wildly here and there, destroying whatever they touch into vaporizing ashes and red dusts on first contact. Everything gets noisy. Nothing's being in Order here—it's all too chaotic.
Of course. There in front of us, holding a fairly attractive girl in his arms (the threatening way), is Seth—the Egyptian Guardian of Chaos. Some sort of the Egyptian counterpart of the Old Nordic Loki, only with even more powers—his assigned Elemental Attribute is sands. He may be the Chaos Guardian, but he can control sands.
Most of the greatest sandstorms ever recorded in history were his temper tantrums (yeah, he did that every once in a while).
In Seth's arm is a girl I'll fall for every time I look at her. But my missing memory pieces knew better—she's a Goddess. Her name is Serqet, the Egyptian Guardian of Scorpions. I know that this girl form she's adapting isn't the real her (I've seen her whipping her gigantic scorpion tail around when she's upset) but simply another disguise she's using, but hey—no one's gonna be able to stay their eyes off her.
Sidetracks. Pardon me.
A part of me wants to fight Seth—my right hand is now literally on fire, setting the Roman gladius (Latin meaning 'sword') in it on fire. Luckily it's Mars' gladius, so it resists the burn from destroying it. Occisor—the gladius' name—turns as brightly red as my hand, as if it's burning along my spirit to fight.
But another part of me know better than to assault like hell to Seth right there. Guardians can kill each other with certain terms of action. I've seen Heget, the Egyptian Guardian of Death, dying on Seth's actions. Apparently Seth had known how to kill a Guardian.
I surely don't want Serqet dead.
Jasmine grabs on to the ground an clears the sands from her and Barty. Barty was once an alchemist and had locked his soul's achieved elemental attributes to the Earth, making him stick around as a ghost. Jasmine herself? I forgot, but I think she's, like, Blessed or something.
Speaking of Blessed, I suddenly remember that I and Andre had been Blessed with certain skills by the Egyptian Guardian…what's her name? Wa, Wa…it sure started with 'Wa'.
Suddenly another form of me surged through my body and sharpens all my senses.
Right. I still have a blade made of a hippo fang in my pocket.
Then a plan forces itself through my head.
"Andre," I say, "tell everyone to prepare their weapons and let go. And tell Jasmine to tell Serqet that she'll be alright. I have an idea."
Andre speaks through telepathy to all as I've told him, and Jasmine tells Serqet through her eyes the message I need Serqet to know.
"What now, Storm Chasers?" Seth asks. "I know you're all up to something."
"We are!" I reply against the noises of chaos all around me.
Wait. Lights? What is this?
Something kicks behind my head and starts filling me with…memories?
Oh, gosh. Oh gosh, I remember everything now.
Then I remember my plan and let go. And with that, four other people let go of their last stand.
The five of us plummet ourselves to certain death as memories flicker on my eyes.

Thursday, October 18, 2012

In Betweens

Assalamualaikum wr. wb.

Di sini gue mau curhat. Lagi.
Sekarang lagi jam stengah duabelas malem. Gue kepikir cewek gue. Sibuknya die masyaAllah, parah. Lingkaran setan sih sebenernya. Dia emang tau limit. Tapi limitnya itu seberapa, seinci dr mati? Kalo dia sibuk, bisa fatal ke dianya. Karena dia suka ngga nanggung. Sekalinya sibuk sibuknya ga ketulungan. Tp justru yg bikin dia ngerasa idup itu ya kesibukan. Dia jd gaperlu mikir yang gapenting2. Ya secara, dia orangnya apatis. Tapi ya tadi. Dia kena fatalnya. Nahloh. Sibuk mati gasibuk ga idup. Gue bisa apa buat nolong dia?
Sementara itu gue rebrowsing postingan2 lama gue di sini. Kayanya kesannya gue gontaganti pacar gampang banget ya?
Nyatanya nggak samasekali.
Gue bisa sama yang sekarang juga lewat sebuah drama lah. Perjuangan banget.
Gue disini mau justifikasi dulu. Gue GAK dengan mudah ganti pacar. Gue serius kalo udah pacaran. Pacar itu calon istri bagi gue. Kalo pcrnnya serius, gue bakal jaga mati2an. Kecuali kalo otak gue lagi korslet (kasusnya Andi. Waktu itu gue baru pulang pelat OSN. Otak gue berkedut2 abis digempur soal latian biologi ratusan halaman dan materi2 anak kuliahan. Sampe rumah malem2 eh doi minta putus. Otak pending. Yasalam).
Highlight gue disini adalah pengalaman sama Luthfia.
Ya, Luthfia. Luthfia, Annisa, Eka.
Gue buka blakblakan aja di sini. Jujur allbase. Bukan berarti gue ga sayang sama cewek2 gue sblm Luthfia (cuma 2 sih :/ ) tapi gue baru bener2 ngerasain proses panjangnya terjadi jatuh cinta itu baru sama Luthfia. Oke gue sebut aja panggilan akrab dia which is Luna.
Gila, waktu putusnya itu bro, sakitnye baru gue tau gimana. Baru gue ngerti maksud lagu2 galau dari yang mutu dunia sampe mutu kamar mandi tetangga. Gue nangis berapa hari, tiap malem, cuma kepikiran dia. Leher gue gakuat ngeluarin suara selain ngisak2 pas baca sms lama kita.
"Ya delete aja lah, tolol lu Fi."
Berapakali gue bilang gue archive keeper? Bagi gue, semua yang terjadi — beserta bukti2nya — bakal berguna suatu saat nanti.
Dan ternyata gue bener. Gue belajar banget dari Luna.
Waktu itu gue sayang sama dia level extreme. Dia? The other way around, mungkin.
Kalo yang gue dapet dr stalking, komentar dia sih gini. Gue itu bikin penasaran pen diajak pacaran. Tp bukan a serious stuff. Cuma bikin fudul.
No offense, Lun.
Mungkin berawal dr kita dulu studytour ke Jogja pas kelas 8.
Awalnya dia sebelahnya Zackie.
Pas udah malem ganti posisi. Gue sebelah dia.
Rizaldy liat penampakan di jalan. Luna jadi ngga tenang.
Dia minta gue pegang tangannya.
Gue rasa sih dia juga masih kena traumanya abis diputusin sm cowo yg dia udah cinta bgt sm dia.
Gue pegang.
Dia blg msh gatenang. Dia nyender ke gue.
Mulailah unyumoment pertama kita.
Masih dgn niat baik — bukan modus walaupun emang Luna ini cantiknya ekstrim — gue cium kepalanya. Saat itu status gue adek2an dia sementara Princess adek2an gue.
Luna jd tenangan.
Dia tidur nyender ke gue, her hand in mine, sampe hotel tempat angkatan gue nginep.
Sepanjang studytour kita duduk sebelahan.
Pas pulang ke jkt dia gasengaja bobo di pangkuan gue (dr nyender lama2 jatoh berhubung gue kurus parah). Gue cuma bisa senyum.
Gue ikut ketiduran. Gue nunduk.
Stgh sadar, bus geronjal. Luna keangkat dikit. Gue kedrop dikit.
Bibir kita gasengaja ketemu.
Berhubung itu kecelakaan, gue GA bakal anggep itu first kiss gue. Apalagi dgn kondisi gue skrg gini. Terlalu sakit buat dipikirin.
Berapa lama kemudian setelah tour itu gue nembak dia.
Dia terima.
Barulah untuk pertamakali gue diajarin pacaran anak jaman sekarang. Dulu gue sama Andi make gue-lo krn buat kita aku-kamu itu gapenting. Sok unyu. But with Luna, entah knp kesannya jd beda. Beneran kerasa eksklusifnya.
Sm Luna, semua yang gue tau ttg pacaran — ngecul, nelpon, sms — dirombak blek.
Dan gue beneran jatuh cinta sama dia.
But I lack one thing she needed: gue terlalu childish buat dia.
Deket2 waktu kita mau putus, gue berusaha ngestall. Waktu itu dia bilangnya di sekolah. Gue nebak apa yang dia mau bilang. Waktu dia ngangguk, gue senyum.
Karena gue gamau nangis di sekolah.
Gue langsung strap tas gue dan ambil langkah seribu ke Pondok Cabe nahan nangis.
Waktu itu deket2 bulan kedua kita. Gue berusaha ngestall putus yg ini. Akhirnya berhubung kita duabulanan seminggu kemudian, dia ngasih gue waktu seminggu untuk narik dia lagi.
Seminggu ini udah revolusi dr pihak dianya. She stopped using aku-kamu. She stopped texting in those sweet tones in a regular basis.
And everything else.
Pastinya, minutes to midnight bulan kedua kita, gue gagal menuhin syarat seminggu dia.
We broke up.
And there's nothing I could do.
Setelah dibanting ginipun gue masih dengan keraskepala berusaha narik dia lagi. Gue masih jeles kalo dia suka cowo lain. Gue masih berusaha buktiin sepatah2nya arang gue, arang gue (oke, jangan arang. Arang item. Gue ga seitem itu. HATI gue) masih punya dia.
Hingga tercapai sebuah titik dalam hidup gue dimana semua hampa. Bahkan diri guepun nggak ada. Point of total hallowness.
Di point ini gue menangin lomba Speech tingkat nasional tanpa tahu apa drive gue untuk kerja sejauh itu.
And then there was Princess.
Inilah pelipur lara paling ampuh yang gue kenal sejak breaking up sama Luna. We got so. Much. Closer. Than we were.
Lama2 bahkan guepun ngerasa kaya pacaran sama dia, jujur aja. Bahkan walaupun kita officially masih kakak-adekan. I kept her pics. Visa versa. We greeted each other first thing in the morning and said goodnight to each other every night.
Accompanied with an 'I love you'.
Of course I meant that. I still do love her. But now not as a in-mind-lover. As an actual sister.
Gue mulai nemu drive gue lagi.
And then…gue masuk 28.
Gue sama Prin jadi makin jauh. Gue masuk Bioskop 28 sama MPK/OSIS di 28 dan kesibukan gue spontan meningkat drastis.
Lagi2 gue hollow. Bahkan gue sempet ngira gue suka sama kakak kelas saking bingungnya orientasi diri gue (tenang, gue masih straight). Lalu pada suatu masa, kisah cerpen gue 'Mula' dimulai.
Gue berkenalan dengan gadis mungil superstrong yang namanya Alysha Paxia Susilo, seorang cewek bokep apatis yang udah jadi tampungan curhat cowok sekelas (karena maennya ama cowok) dan — gue tau lewat proses PDKT gue — ternyata bermasalah dengan seorang mantannya.
Sampe detik ini dia masih speechless kalo ketemu cowok itu.
Bahkan saat gue dan Lysha sama2 ngaku saling suka, kita berdua tau ini gambling. Bahkan waktu dia ngaku dia mikir 'shit happens'. Tp siapa yang tau, ternyata gue bisa jatuh cinta sama Lysha lebih daripada gue cinta sama Luthfia?
Dan ditambah trauma itu, gue bakal makin lebih gila mertahanin Lysha?
Gue mau underline lagi, gue gak seenak udel pindah cewek. Ada proses panjang — dan nyakitin — yang mbentuk gue jadi sekarang ini.
Dan gue mohon banget semoga setelah ini gue gabutuh sakit itu lagi. I don't want to go find home in anyone else. Lysha is more than enough.
Tapi gue juga ganyangka bakal berasa sesek sedih lagi pas baca SMS dan email2 lama gue sama Luna…maka gue sadar kalo tindakan gue sebagai archive keeper ada benernya. Demi mempertahankan pidato Soekarno, "JAS MERAH". Jangan sekali2 melupakan sejarah.
Dan gue janji gabakal lupain ini. This blog post shall remind me if I will ever forget.

In memoriam of ALRARE (Luna ngerti ini),

Wass. wr. wb.

-Alfi

Friday, September 21, 2012

I Am Back, Peasants

Assalamualaikum wr. wb.

So I was blogwalking blog cewek gue, alyshadandunia.blogspot.com.
Sumpah, gue ngakak terus bacanya.
Dia pernah bilang ke gue kalo blognya sekarang jadi batcave idenya dia, makanya judulnya The Project Room. Buat latihan jadi jurnalis sesuai impian dia.
Dan gosh, betapa gue sadar akan ketidakupdatean gue.
So. Just to catch up. Dalam absensi gue di dunia maya, inilah yang telah dan sedang berlalu:
- Yang paling penting, pastinya, adalah GUE PINDAH RUMAH. Man, it was no easy job.
- Yang penting kedua adalah DI RUMAH BARU GUE GAK ADA INTERNET. Provider internet belom ada yg cukup baik utk nanem kabel ke komplek. Nice.
- Ini gakpenting. Curcol aja sih. Hubungan gue sama cewek gue naik turun. Alhamdulillah sekarang lagi naik. Naudhubillah turunnya ketaikampret.
- Cerpen2 yang bakal gue post di HITAM gue reshuffle. Akhirnya yang fix jadinya baru AI Untuk Aisha, Bah, Bayang Imajiner (baru, ide temen gue nih), sama Perahu Kertas (bukan novel Dee. Dan bukan plagiat, plisparah jangan suuzon sama gue!). Tiga lagi menyusul!
- Gue lagi seneng ngomong 'fuck'. Jangan dicontoh.
- Gue lagi gila Assassin's Creed. Ideologi utama mereka, maxim 'Laysahanakmaahu shahih, fakul shay' mubah' alias 'Nothing is true, everything is permitted' bener2 gue puja. Mitologi mereka bikinan Ubisoft sinting, men. Lainkali gue mau bikin review buat yang br mau terbit, Assassin's Creed III sama novelnya Assassin's Creed: Forsaken.
- Gue mau bikin jaket Assassin modern yeay \:D/
- I'm back in Whatsapp. Skip this kalo lo gapunya nomer hape gue.
- Gue lagi ngerjain fanmade game baru lagi, Assassin's Creed: Descent sama Descent Arena. Kapan2 gue detil lagi.
- Film Amnesia bener2 bakal jatoh jurang. Sepertinya fix batal.
- Gue masuk kelas XI IPS. Jangan tanya.
- Nilai ulangan PKn gue lebih bikin nangis daripada semangkok bawang. Nggak mungkin ada yang tahan. Gue berasa superhuman nggak nangis ngeliatnya.
- Gue merasa bahwa semesta SMAN 28 Jakarta dari berbagai aspek sedang berkonspirasi berusaha bikin gue nangis2 ke pacar gue minta temenin bobo garagara gaada temen.
- Senar E string gue putus. Gue ganti lagi ke nylon nyang bekas kemaren. Kenapa jadi cempreng banget ya? Kayanya dulu nylon gue bunyinya macho deh.
- Gue nemu pun yang epic abis: "A girl is like a werewolf. They become a monster once a month." sama "A married woman is like a vampire. They suck your blood out for a lifetime." peace out, ladies.
- Gue lagi demen nulis lagu metal galau. Band alias yang gue pake buat nulis namanya Overthrown.
- Jokowi menang pilkada. #okesip
- Gue punya alias baru buat ngebolang. My name is Arjuna Sahana Pravara Wijaya. Panggil aja Arjuna ato Juna:)
- Ternyata Andi Tenri Batari (Tari) kenal sama Andiwns. Mampus gue.
- Ide lagu lama gue yg dulu cuma reff doang dan berjudul Suicide udah gue selesein dan gue relabel jadi Injury. Band alias yg gue pake masih Overthrown.
- Cewek gue berhasil kabur dari jerat pidana. (re: 'KAMPREET!!' @alyshadandunia.blogspot.com)
- Lagi ngidem Cleo alfamart yang duarebuan. Mayan bro, murah juga buat level Cleo.
- Rumah baru gue masih di negeri amtah berantah. Jalan di luar kompleknya selebar duameter dan ngebuat setiap pejalan kaki di pinggirnya paranoid dengan absennya trotoar yang LAYAK. Gue diklakson sama APV orang udah countless times sekarang-_-
- Akhirnya gue menemukan bakat gue: bikin orang sakit kepala dan membuat apapun yang gue gambar nampak jahat.
- Gue lagi psycho. Bukan, bukan Psy yang Gangnam Style sama Cho Chang mantannya Harpot. Psycho like psikopatogenik. Tapi tenang, gue masih muntah sederes kali ciliwung kalo nonton The Human Centipede kok.
- Tangan basah sialan gue telah didiagnosa. Cuma Hiperhidrosis. Gue setengah lega setengah kecewa. Lega karena bukan penyakit serius. Kecewa karena sekarang gue gak bisa ngeles punya kelainan jantung.
- Gue didiagnosa dua orang punya penyakit jiwa. Hai:)
- Omong2 penyakit jiwa, baru siang ini tadi waktu gue berangkat ngapelin cewek gue, gue ketemu dan diminta sama orgil ngebayarin angkotnya. Kampret-_-
- Gue lagi suka Rise Against. Band indie paling kece yang pernah gue tau.
- Gue ngebikin teori yang bakal bikin gue dirajam mampus sama theis-theis Indonesia. Or perhaps dunia. Gue sebarkan ke orang-orang tertentu dulu aja deh.
- I'm feeling like an agnocist.
- Dengan terdownloadnya Blogger app di hape gue, akhirnya gue bisa mulai gila blogging lagi.
- Doakan gue bro. The best/worst is yet to come.
Ciao!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Wednesday, June 13, 2012

Amelia Sequence Update

Assalamualaikum wr. wb.

 Seinget gue Amelia Sequence sekarang gini:

31852963287952297561188160425454370

Yak. Sekian.

Wass. wr. wb.

-Alfi

HITAM

Assalamualaikum wr. wb.

Gue ngepost dengan judul Hitam bukan sebagai pelampiasan apa kata orang tentang gue sleama ini, oke? Hitam itu judul buku yang gue rencanain mau jadi kompilasi beberapa cerpen gue.
 Berbagai genre, kalo itu yang mau lo tanya. Ada yang thriller. Ada yang lifedrama. Ada yang bahkan mungkin nggak bisa dikategoriin sebagi cerpen -- lebih kaya karangan kritik sosial yang dikasih subplot dikit-dikit. Padahal mayoritasnya tetep aja ngebahas tentang beberapa hal, malah bukan ceritanya. Ceritanya malah jadi simbolisme embodiment dari konsep yang dibahas.
 Ini covernya:

 

Cerpen yang mau gue masukin ada 7:
- AI Untuk Aisha (ini ada di blog ini, dulu pernah gue post)
- Amnesia
- Bah (aslinya tugas sekolah, tapi ini cerpen sadis pertama yang pernah gue tulis. Thriller)
- Hitam/Lantai 31
- Puisi Sang Raja
- The Stranger On the Bench
- The Whisper
 Yang dua terakhir (The Whisper sm The Stranger On the Bench) itu bahasa Inggris, sisanya bahasa Indonesia semua. Kalo Amnesia, itu yang mau gue angkat jadi film yang gue bahas belakangan ini di blog gue. Hitam/Lantai 31 itu gue bikin sambil emosi. Psycho parah. Sama jadi judul kompilasi ini. AI Untuk Aisha itu drama gagal, kalo mau tau cek aja Archives blog ini, ntar ada post judulnya AI Untuk Aisha.
 Segitu banyak, favorit gue itu Bah. Gak tau, ini udah critical acclaim di antara temen-temen gue yang gue kasi liat. Gue aja nulisnya merinding sendiri, men. Sementara The Whisper itu Hitler-fiction gue. Gue ngebahas anak-anak indigo di sini.
 Masalah gue cuman 1. Cerpen ada 7, yang udah selesai baru 2!-____-"
 Let's only wish mood gue bener kali ini, karena untuk sebuah alesan yang agak nggak jelas, gue berharap yang ini bisa jadi. Lumayan, publisitas pertama boleh nih. Alfi Rizky Ramadhan, psikopat 16 tahun yang hobi nulis.
 Sekian dulu aja. Gue udah desain cover buat sekuelnya, judulnya Putih. Yep, warnanya kebalikannya Hitam ini, tapi fontnya juga gue bedain dikit. Kalo gue udah tau mau masukin cerpen apa aja gue bakal post deh.
 Cheers!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Saturday, May 12, 2012

Amelia Sequence

Assalamualaikum wr. wb.
 So. Ada di sini yang juga suka nonton serial Touch di Fox Channel?
 Kalo belom tau Touch itu apa, kira-kira gini. Martin Bohm punya anak bisu autis namanya Jake. Jake ini pendiem dan nggak bolehin siapapun nyentuh dia -- bahkan bapaknya sendiri. Istri Martin, Sarah, tewas di insiden 9/11.
 Jake nggak bisa bicara dan bersikap cenderung cuek dan dingin. Tapi itu karena suatu alesan: dia bisa liat setiap angka yang bekerja di dunia ini, masa lalu, kini, dan depan.
 Awalnya Martin bingung soal obsesi Jake sama angka-angka ini. Tapi setelah dapet pencerahan dari Dr. Arthur Teller, seorang ahli khusus di bidang ini, dia ngerti bahwa tujuan dia sekarang biar bisa komunikasi sama anaknya adalah dengan ngikuti angka-angka anaknya dan mencegah kejadian-kejadian buruk di seluruh dunia terjadi, sekecil apapun kejadian itu.
 Nah. Mulai dari episode 6, "Lost and Found", dikenalin sebuah rangkaian angka namanya Amelia Sequence. Sebelum Amelia Sequence, dulu yang jadi kunci adalah Fibonacci Series (tau kan? 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, dst.). Amelia Sequence dinamai sm Arthur demikian dari satu mantan pasiennya namanya Amelia. Ini deret angka yang dikenalin di episode 6:

 318529632879522975

 Terus, di episode itu juga, nambah satu angka lagi yaitu 6.
 Di episode berikutnya, nambah 4 angka: 1188. Jadi sejauh ini inilah Amelia Sequence:

31852963287952297561188

 Para fans semua berspekulasi dari mana dapetnya Amelia Sequence, buat apa, dan lain-lain. Kalo di filmnya, ampe ada satu matematikawan yang bilang rangkaian ini adalah pikiran Tuhan: segala masa lalu, kini, dan nanti. Mnrt Arthur sendiri, emang inilah rangkaian angka yang menjalankan alam semesta.
 Tau gak uniknya?
 Gue di sini gak mau bicara soal pola angkanya. Itu di internet udah banyak. Gue di sini mau bicara mengenai bagaimana ternyata Amelia Sequence itu terhubung dengan hidup gue.
 Mulai dari 4 digit pertama. 3185. Kita bagi 3-3, jadi 318 sama 185. Seri pertama: 318.
 Taugak? Bulan 3 tanggal 8, adalah tanggal lepasnya first kiss gue dan cewek gue. Gue belom cerita ya? Cewek gue sekarang namanya Alysha. Cantikparah. Rada bocah fisiknya, tapi mentalnya jauh lebih dewasa dibanding gue. Best thing is? She accepts me for who I am :D
 Numpang, ini fotonya:

 Unyu ekstrim :3 gue paling naruh harapan sama dia. Jauh lebih kuat daripada harapan gue selama hubungan-hubungan lalu. Entahlah. Mungkin faktor dianya juga. Waaaaa >.<
 Oke, sori ngelantur. Jadi 318, seri pertama, isinya ternyata event penting. Bulan 3, tanggal 8, ciuman kesatu. 318.
 Lanjut ke seri berikut. 185. Ini uniknya: tanggal 18 bulan 5 adalah ulangtaunnya emak gue sama Alysha (yes, they share a common birth date). So, sekali lagi, angka penting dalam hidup gue.
 Kalo gue lanjutin, rangkaian gue berikutnya adalah 852. Rangkaian satu kan formatnya tanggal-event-tanggal (3-1-8), rangkaian dua tanggal-tanggal-tanggal (1-8-5)...kira-kira rangkaian tiga formatnya gimana ya? Apa mungkin nggak nyebut tanggal samasekali? Mungkinkah ada hubungannya sama masa depan gue?
 Well, gue gak pernah tau. Gue serahin aja sama Yang Maha Mengendalikan Takdir deh. Terserah angka-angka itu bener enggak, gue cuma mau share satu misteri alam dan kebetulan yang gue temukan dalam hidup ini. Cieelaah~
 Oke, sekian dulu. Cheers!
 Wass. wr. wb.

- Alfi


Tuesday, April 3, 2012

Into the Titan Latest Cover

Assalamualaikum wr.wb.

 By the way! Gue lupa ngasih update yang ini. Gue udah bikin cover Into the Titan, dan rencana gue, akhirnya yang masuk  itungan beneran bakal jadi cover itu yang ini:


 Yep. Gue gak banyak ngubah Titanic, lautnya, maupun balok esnya.
 Tapi cover ini lebih gelap. Siluet elangnya udah lebih kaya uap gelap. Impian gue tercapai. Terus tulisan Into the Titan nya udah keliatan lebih elit dikit. Ada efek timbulnya lagi. Mayanlah. Powerpoint ternyata boleh juga~
 Wdyt? Kalo ada draft baru gue bakal post di sini. Tune :)
 Wass. wr. wb.

-Alfi

AMNESIA

Assalamualaikum wr. wb.
 Amnesia. Lupa ingatan. Apakah gue amnesia? Ooo bukan bor...Amnesia adalah judul film yang lagi gue kerjain. Genrenya...entahlah. Ada beberapa. Scifi? Thriller? Action? Drama? Ada semua.
 Nah. Soal Amnesia ini. Udah banyak yang nanya ke gue satu pertanyaan simpel yang mungkin juga ada di otak kalian saat ini:
 "Ceritanya gimana?"
 Dua kata itu adalah termasuk susunan kata paling kampret, men. Bukan karena gue pelit. Seandainya gue bisa, gue bakal berbagi tentang cerita ini ke siapapun yg nanyain itu. Masalahnya...
 The story. Is. Too. Complicated. To be told. With a simple. Synopsis.
 Yak. Begini aja. Secara overview. Tahun 2016. Reza terbangun sendirian. Di tengah ruangan nggak tau dimana. Mungkin perpus. Di sebelah dia ada pisau, dan tiga meter di depan, ada badan yg terbujur kaku.
 Tangan Reza berlumuran darah.
 Masalahnya. Reza nggak inget apa2. Dia bahkan nggak inget namanya sendiri.
 Nah. Mayoritas filmnya ini isinya tuh flashbacknya Reza selama perlahan-lahan, secara bertahap, memorinya balik lagi...
 Gue udah ada dua poster buat Amnesia:



 What do you think? XD
 Gue bahkan udah mulai ngerjain fan kit nya. Dengan status gue gak yakin film ini bakalan ada fansnya. Tapi gue nyediain desktop wallpaper Amnesia berdasarkan poster yang pertama:


 Wdyt?
 Di Amnesia ini, gue jadi scriptwriter, director, editor, dan cameraperson. Tapi ada kemungkinan camerapersonnya bakal nambah. Tergantung sang produser.
 Sejarah film ini dan lain2 nyusul kapan2. Untuk saat ini, rencananya kita mau produksi April dan finishing Mei. Minggu kedua Mei harus udah jadi. Amin. Moga bisa.
 Wish me luck, moga jadinya sukses ya :)
 Wass. wr. wb.

-Alfi

Thursday, February 16, 2012

HGExperience Series

Assalamualaikum wr. wb.
I'm currently building these games, and I've finished one. The other two are still plans for now, but as soon as I get the chance, I'll work on them.
HungerGamesExperience by justImagine.

- Project: Mercury/TrueHungerGames
An ultimate game of strategy, chance, and survuval based on Suzanne Collins' bestselling novel (and now adapted an epic motion picture) The Hunger Games. Take the role as yourself—who is a Tribute—in this one and only free Hunger Games game where you can feel the intensity of survival in the Arena. Loot the Cornucopia, defeat other Tributes, escape the raging Mutts, make alliances, keep yourself alive, and be a Victor or suffer defeat in the first HungerGamesExperience game where you will experience Hunger Games like never before. May the odds be ever in your favor.

- Project: 99/TrueQuarterQuell
Experience the special Hunger Games established every twenty-five years, the Quarter Quell, featured in Suzanne Collins' second book of The Hunger Games Trilogy, Catching Fire. Same survival, different sets of rules—and ultimately leads to different sets of events. Try to survive in an Arena like never before with random Arena choices where each of them holds a different challenge to beat, plus the random Game rules you may get in combination with the randomized Arena. Will you get a completely drowned Arena while facing twice the number of the normal Tributes, or are you in for an endless blizzard of Mutts and traps with ex-Victors hunting after you? You never know. No two Quarter Quells are exactly alike.
Are you ready?

- Project: Battlefront/TrueMockingjay
Assume the place as Katniss' fellow Mockingjay Rebellion Fighter in this survival/FPS hybrid based on Suzanne Collins' thrilling conclusion to the THG Trilogy, Mockingjay. Avoid traps, use your surroundings to beat Capitol forces, run away or stand up and fight against terrible Mutts, and try to survive against all odds. Ultimately, help Katniss' squad reach the Capitol Central safely for her to assassinate the tyrant. How long can you survive in this battleground?
The fire is catching—and if we burn, you burn with us!

You can enjoy TrueHungerGames at http://thehungergames.6te.net/mercury.php or download the *.exe version at http://thehungergames.6te.net/downloads.php — may the odds be ever in your favor!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Sunday, December 11, 2011

The Hunger Games Trailer

Assalamualaikum wr. wb.
Akhirnya masbroo trailernya The Hunger Games keluar jugaa :D
Cekidot gan:
   

Thursday, July 7, 2011

INTO THE TITAN

Assalamualaikum wr. wb.
Apa itu Into the Titan? Ke dalam Sang Titan? Maksud?
Gini...itu judul cerita yang gue susun bareng temen2 gue. Into the Titan itu yang bagian gue. Lanjutannya Sky's Fall bikinan SARAH A. R. RADIAN (yang nggak mau namanya diekspos).
Kenapa Kedalem Titan? Mau liat warna kolor Kronos kah? Bukan...SATU jaman itu belom ada kolor dan gue entah kenapa yakin Kronos nggak make kolor. DUA maksud gue Titan di sini itu kapal yang besar dan perkasa kaya Titan, tapi nasibnya tragis (kaya titans juga). Namanya juga mirip. Yak, kapal tersebut adalah RMS TITANIC.
Cerita gue itu tentang Rick, skater umur 16 taun yg pinter dan direkrut dadakan ke organisasi namanya RALPH, singkatan dari Recovery Agency for the Lost and Perfectly Hidden. RALPH ini tugasnya nyari2 kode ke masa lalu dan ngebawa ke masa depan.
Kebanyakan kode yang disimpen di masa lalu itu diancurin sm musuh. Nah ceritanya RALPH itu nyelametin kodenya.
Rick ini dikirim untuk nyari kode yang disembunyiin di Titanic.
Well, itu briefnya. Masih banyak adegan lagi. Taugak yg keren apa? Karena gue pake graphics bikinan gue sendiri di cerita ini entah yang gajelas dan rada nyampah kaya gini:


Sampe yang 3D kaya ini:


Manteb ga? Tapi itu baru beberapa...ada konflik, romance, dan patah tangan di cerita ini. Oia, ada adegan bunuh2nya juga kok. Ah udahlah, namanya juga Secret Agent. Bunuh2an udah biasa, iyaga?
So. Itu review untuk sekarang. Kalo udah jadi gue bakal kasih kabar!
Cheers!
Wass. wr. wb.

-Alfi


Friday, June 10, 2011

Cornucopia 3D Render

Assalamualaikum wr. wb.

I made this on the purpose to add on the The Hunger Games 3D Arena Preview, but it seems like the project would take a while. Especially with me working on Secrets. So I used the Cornucopia image for the simpler project: HGSimulator (works on web, I'll convert it soon so it would be playable through your Galaxy S :) ). Here's how the Cornucopia looks like:


So...yeah. It kinda suck. But hey, I'm not that good in using 3DStudio Max. And it actually looked good in the application (you can even enter the Cornucopia, not only seeing it from distance. Enter it in the FPS navigation style. But yeah, it's not that much done yet).
However, that's the Cornucopia I'm going to use for HGSimulator. Wish me luck!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Tuesday, May 31, 2011

FLY UP WITH RAFORONE part 3

Assalamualaikum wr. wb.

Hoho gue kelewatan satu part seru selama perform sebelum dugem.
Gue hampir lupa menceritakan DANCE BATTLE! Ada battle royale Raka vs Phalosa. Walaupun pendek (waktu gada, MC ngebacot, guru2 ngelawan, dll) tapi menurut gue kayanya ini termasuk harus post.
Jadi dimulai pake giliran Raka dulu.
MC: "Ini dance nya apa?"
Raka: "Koreografinya sih bikin sendiri, tapi gak tau genrenya apa."
*Cewek2 bersorak*
*Raka ngedance*
*lantai panas*
*makin seru*
Dari sini lah, MC kite melakukan satu tindakan tolol. Harusnya, dance battle Raka vs Phalosa itu ngambil sistem Staged dimana dancernya masing2 punya lagu sendiri2. Tapi si MC ngira mainnya langsung, battle klasik lah.
Jadi...
MC: "Dan ini dia, sang penantang...PHALOSA!!"
*sorakan makin kenceng*
*yang tau aturan battle yg direncanain pada cengo*
*tiga cewek protes*
*gak direken MC*
*Dance battle goes on*
Anjir...walaupun lagunya macem dugem girang asia utara (yang jelas2 bukan gaya Phalosa) tapi dancenya Phalosa alus abis.
Keren bro! Si Phalosa dewa banget...tapi gara2 irelevansi musik, akhirnya yang menang Raka...
Selesai battle, baru musiknya Phalosa main. Tapi terus dimatiin sama operatornya.
Akhirnya gue rame2 ama anak lain konfrontasi MCnya.
Taugak dia bilang apa?
MC: "Maaf dek, waktunya nggak ada."
NGGAK ADA MUKA LU?! Orang ampe ntar dugem aja lama banget masa buat dance lagi tiga menit gak ada?
Akhirnya...well, semalem itu Phalosa lanjut ngedance waktu Ajojing Session (in which, karena gue gak ikut, gue gak liat-_-).
Jadiii kita lanjutkan ke acara pagi sblm balik. Sbnrny ada games. Cuma demi apapun gue males banget ikut jadi gue bangun pagi malah nonton Damai Indonesiaku.
"Jamaah? Oooo jamaah! Alhamdu...?"
"...lillaah."
Terus jalan2 (YES, masih nyeker. Baca part 2 untuk penjelasan kenapa gue nyeker kemana2). Gue ke kamar Toni dan ternyata para maho belom bangun. Ke kamar Akbar ditutup. Yaudah gue turun.
Gue mutusin sarapan bentar. Yep, akhirnya gue bisa sarapan 'bentar' (biasanya sejam). Menu?
Tray 1: Nasi goreng.
Tray 2: Fried rice.
Tray 3: Makanan khas Indonesia yaitu nasi yang digoreng dengan bumbu khusus.
Gue pilih menu di Tray 1.
Abis makan, si Galih mulai berulah. Dia bikin menu baru gara2 gue gagal naro garem di gelas aqua gue (iya, ada hubungannya, ini nyambung):
MENU: NASIGORENG SEGITIGA BERMUDA.
BAHAN:
1) Nasi Goreng Panorama Lembang.
2) Merica
3) Aqua dituang merica.
4) Tusuk gigi.
CARA MEMBUAT:
1) Nasi goreng dibikin bentuk segitiga.
2) Tuang merica sebanyak2nya.
3) Tuang merica ke aqua, aduk sampe rata dan keruh.
4) Tuang larutan merica ke Nasi Goreng Segitiga campur merica.
5) Tusukkan tusuk gigi di tengah buat dekorasi.
6) Siap disajikan (kalo ada yang mau makan)
Gue ditantang makan itu segigit dan dikasih goceng. Demi kesehatan jasmani rohani, gue tolak tantangan itu (tapi kalo dikasih gocap boleh tuh kayanya).
Terus gue ke kolam renang nonton orang main tanding paantauk tapi kayanya seru. Dan yang main curang gak ketulungan (including Benek mindahin gawang musuh jadi lebar banget tanpa sepengetahuan si kiper).
Terus? Ke kamar Akbar. Akhirnya para penghuninya udah siap tempur. Maslahnya, gue lupa hukum orang asing di kamar Akbar ini (sesuai dengan yang di recite oleh Qorib):
"Yang udah masuk dilarang keluar."
Ah biarin, di kamarnya Akbar ini ada perosotan. Yep, lo gak salah baca. PEROSOTAN. Jadi mereka, alih2 ngerapiin kamar, malah ngeberantakin.
Meja ditaro di atas korsi. Korsi ditaro di atas meja (tenang, beda barang). Dan kasurnya? Ada satu yang ditelanjangin terus diangkat, ditaro miring ama kasur yg di atas. Hasilnya? Perosotan!
Tinggal asbak doang yang gak bisa diberantakin.
"Bar, asbaknya belom berantakan."
"Ah, gampang."
*ngebalik asbak krn keabisan ide mau ngeberantakin gimana*
Di kamar Akbar gue malah nonton SpongeBob karena mereka nyetel Nickelodeon.
Mr Krabs: "Anyway, Spongebob, what happened to that...uh, pal of yours? [patrick]"
SpongeBob: "Oh, him? I told him to watch TV."
[Di rumah patrick]
Patrick: "[ngakak2]"
[ngeshoot TV]
[TV lagi static-_-]
Jadi, berhubung otak gue korslet krn banyaknya event yg terjadi, gue bakal fast forward ke...waktu kt nyampe sekolah.
Waktu liat jam, gue seneng gimana karena ternyata gak jadi molor. Rencana nyampe sekolah jam 7. Waktu itu 7 kurang 10. Yippi!
Dan mendadak, udah nyampe gerbang PLN, bus gue berhenti...
...sampe selama 10 menit. Tau kenapa?
MOBIL PARKIR SEMBARANGAN.
Akhirnya ujung2nya ngaret juga jadwalnya. Masalahnya kan jadi gak lucu banget kalo begini:
A: "Tadi nyampe sklh ngaret gak wkt jln plg?"
B: "Iya."
A: "Knp?"
B: "Tempat parkir." <- padahal di komplek PLN gak ada tempat parkir kecuali minggir jalan dan jalan itu selalu sepi.
A: "..."
Akhirnya berhubung gue SMS nyokap dan ada late response, gue mesti nunggu satu jam lagi buat dijemput. Mana ujan lagi...
Hehe solid Raforone! Waktu gue dijemput, semua yang nyisa nyalamin gue entah mereka bener kenal gue ato kagak. Hidup Raforone!
Jadi, itulah pengalaman gue bersama angkatan gue yang luarbiasa yang cakep2 ganteng2 cantik2 pinter2 pada jago ngedance (?) RAFORONE #49. Kesimpulan: sekarang udah genap seminggu sejak Fly Up With Raforone, dan gue masih pengen ngenang abis peristiwa seru itu.
Bu As: "RAFORONE...?"
Raforone: "...EKSIS!!"
*ini yelyel yg bikin Bu As*
RAFORONE #49!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Monday, May 30, 2011

FLY UP WITH RAFORONE part 2

Assalamualaikum wr. wb.

Kemaren gue sampe mana? Oiya ke hotel. Nah kalo gue bikin bagian hotel sampe pulang ini di satu post, bakal jadi panjang banget kayanya. Tapi gapapa dah, seru ini.
So. Kita nyampe di Hotel Panorama Lembang sekitar jam 2an. Gue ketiduran di jalan dan dibangunin oleh Bonti yang setia di samping gue (Ew!). Jadi gue ambil gitar di bawah kursi (males masukin bagasi), ngestrap tas gue, make sebelah lengan jaket gue (kepanasan di jalan jadi gue lepas, tapi males makenya lagi), dan turun. Udaranya...enak! Adem tapi bukan freezing cool. Enak bener.
Gue kumpul ama yang lain terus menuju ke kamar gue. Gue dapet di komplek belakang, soalnya gue kamar 413 (angka bagus, 4-1=3. Ud gt 4 sm 13 kan angka keramat) bareng sama Inra, Mail, Dwika, Sandi, ama Fahreza. DHUARR begitu kita masuk ini kamar udah jadi Pandemonium Center. Untung gue alim (abaikan ini).
Sooo kita bukan main malesnya mandi. Mana gue gak bawa sendal, jadi karena gue udah lepas sepatu dan males make lagi, gue kemana2 nyeker kaya orang ilang. Nyeker di sini harafiah! Tanya temen2 gue, tiap jalan kemana gue nyeker. Tapi untung ada batu2 gajelas gitu di lantai bawah, jadi bisa refleksi B)
Lanjut. Kita gak beres2, kita gak unpack. Begitu nyampe kamar, yang pertama ngelanda gue itu waswas. Secara, gue miris. Gue bakal nampil nanti, kan ada acara manggung2 gitu nah gue diminta sama Ami (Fahmy) nampil instrumental nggantiin Mawan ama Satayo. Dan begonya, gue setujuin. Untung Fahmy mintanya lagunya Yesterday, jadi gue udah bisa dikit2. Tinggal ngehalusin.
Jadi gue ngabisin sore itu latihan sama Fahmy di kamar dia. Lagi latihan, anak2 yg manggung dipanggil buat briefing. Awalnya gue sama Fahmy males2an, tapi akhirnya ikut (yep, gue masih nyeker dan gue bangga).
Di situ dikasih jadwal, aturan, dan lain-lain yang nanti bakal dilakuin di prom. Guru2nya bilang krn ini acara kita, nanti mereka bakal ilang waktu prom. Good! Gue gak kuat kalo harus ngikutin acara prom khusus RAFORONE dan guru2nya asik ngerecokin kita. Ini kan acara kite, enak aje.
Jadi kita dijelasin acaranya nanti apa aja yang kata manggung itu. Pertama padus Raforone. Ada Laras, Nindy, Leo, Adit, dan banyak lagi gue lupa siapa aja. Terus dilanjutin ama Macarena Dance. Hoho denger namanya gue langsung tau lagu pembawanya. Heeyy macarena. Terus The Parc, band dari kelas 9C. Baru deh gue, Ami, Ical (Faishal yang Djuhaeri, anak letkol), ama Rizqi instrumental. Abis kita ada dance battle Raka vs Phalosa. Raka! OMAIGAT! Abis itu ada Mahdi (weh! Mahdi!) dan seterusnya. Fave gue? Chernobyl mamen! Dari namanya aja gue udah suka dan ternyata bawaannya seru juga. Di Raforone, di tiap kelas ada band masing-masing. Kalo di A namanya SpartA, di kelas gue Side B, di 9C The Parc, dst dst sampe bilingual namanya Chernobyl. Kalo yang gue tau, Chernobyl itu nama tempat reaktor nuklir di Rusia. Ckckck...
Oke. Abis briefing, kita cek sound systemnnya. Karena ntar gue instrumentalnya gitar, jadi gue ke kamar Fahmy dulu ambil gitar terus ke stage lagi (iyaiya, masih nyeker!) buat ngecek kalo suara gitar gue bisa kedengeran di mic.
Jreeeng...
Oke, kedengeran.
Sound system oke. Insya Allah show lancar.
Jadi gue latihan sampe jam setengah lima (kesalahan fatal -- acara mulai jam 5) dan cabut ke kamar buat mandi. Dress code buat prom nanti, menurut undangannya, itu Black, White, Gold, Silver. Boys: BE NEAT. No T-shirts and jeans. Girls: No T-shirts and jeans.
Gue nyampe kamar, ternyata lagi PADA NGANTRE MANDI. Dan karena gue dateng terakhir, gue MANDI TERAKHIR. Tahe! Mana bisa gue ngejar tepat waktu kalo mandi aja kebagian terakhir? Sekedar tau aja, gue kebagian giliran mandi gue pas jam lima. Ketai, mana gue mesti perform kan nanti? Gimana gue bisa ontime?
Soo gue mandi dengan cepat (sabun tinggal gosok ke badan) guyur pake air yang dinginnya gak ketulungan, dan gue pake baju TANPA GOSOK GIGI-___-
Demi waktu...uoouoooo...
Jadi gue pake kaos Garuda (ini kaos lengkap: semua warna dresscode ada semua di sini), terus karena gak boleh pake T-Shirt gue dobelin sama kemeja, sama jeans item yang gak keliatan terlalu jeans. Gue pake sepatu secepat siput dan meluncur kebawah (ati ati kepleset...tangga basah).
JADI sampe bawah gue cengo. Gue kayak orang nyasar. Yang laen pada pake kemeja, rompi, dan jas. Mereka keliatan formal abis. Well, pendeknya, persis orang mau prom. Nah gue? Udah casual banget, tampang kucel, rambut jigrak, kaos Garuda Pancasila...gue kaya Pemuda Pancasila mau ajojing-_-
Di situ, akhirnya karena gue males nyari prommate buat photo session, gue mutusin ntar foto rame2 berempat ama Fahmy, Ihsan, dan Elba. Hmm biar gak kaya maho foto bedua cowo-cowo gitu jadi berempat aja.
Ujung2nya malah kaya SM*SH lo harus tau-_-tapi karena abang2 yang ngefoto gak terima >2 orang seframe jadi akhirnya foto masing2.
Terus? Ya cengo-___-makan malem, terus pembukaan. Penyerahan simbolis murid dari guru ke orangtua murid.
Hmm...kalo di Panorama ini, MCnya nyelekit abis komentarnya! Gue lebih suka yg di SAU.
Dimulai dulu pake video dan kumpulan foto2 selama kita di kelas 9. Dari 9A, 9B (ada guenya loh :D) dan seterusnya...hoho banyak banget yang candid haha...mana lagunya Sahabat Kecil, jadi gue hampir nangis ngeliatnya...
Ku ingin tetap seperti ini...
Hmm soo abis itu perform pertama. Padus Raforone. Mereka maju nyanyi You Raise Me Up sama I Have A Dream...suaranya bagus2 banget! Terus ada yg macarena itu. Cuma yang ini sempet ke delay karena ternyata YANG JOGET BEJIBUN. Nah begitu pada joget, buset lante penuh ama cewe2 joget2 HEEE MACARENA.
Lanjut, gue bulai grogi. Bentar lagi giliran gue. Mana di deket gue ada yang ngerokok lagi, gue jadi susah napas+sesek (teknis, gada bedanya) dan mual. Tapi gue bersiap untuk yang terbaik.
Akhirnya giliran instrumental gue. Brr...gila, gue berasa mau pipis, ngangkat kursi ke panggung kaya anak pamer bakat kuli, terus MCnya masih nyebut Mawan dan Satayo-_-untung Fahmy betulin.
Nah, kan gitar gue sama Ical, karena akustik klasik, dikonek dulu ke ampli sama abang2 teknisi panggung...dan tau apa yang terjadi? GITAR KITA GAK BUNYI. Bagus banget! Sekarang gue ama Ical main gitarnya ngadep Mic dan ternyata itu mic yang kabelnya digantiin ama kabel gitar kite bedua jadi tetep gak ada bunyinya...
Main Yesterday. Alhamdulillah lancar. MCnya nanya lagi, "Masih mau main lagi gak?"
Sebenernya rencananya cuma Yesterday, tapi gue sama Fahmy sepakat main Wedding Bell nya Depapepe. Jujur, belakangan ini kita lagi sering latian lagu itu gatau kenapa. Sebenernya main doang sih, bukan latian. Tapi kita sepakat main.
Karena Ical ama Rizqi gabisa, mereka turun. Jadi stage tinggal punya gue sama Fahmy. Gue pake gitarnya Mahdi karena gitar gue dibisukan oleh microphone cable goblok tadi. Jadi karena gue main iringan, iringannya cempreng abis-_-
Betewe, giliran gue perform itu: lampu aula dimatiin dan lampu sorot ngadep performers (read: gue dkk). Jadi gue gabisa liat penonton...
OKE, mulai Wedding Bell. Gue sama Fahmy setuju main di D (aslinya di E) karena gue gak bawa Capo. Jreng..depannya bener. Ganti...
JDEG ANJIR GUE SALAH PENCET. Intro udah kacau dan otak gue udah amburadul. All's well that ends well, nah kalo mulainya udah ancur gimana mau perform bener?
Alhasil gue cuek dan main terus. HOHO ajaibnya gue berhaisl :) berasa pengen sujud syukur dah...
Lanjut banyaaak banget. Gue bosen dan karena udah jam Isya, gue pilih solat dulu.
Abis itu? Balik ke aula. ANJIR PANAS BANGET. Gue keluar lagi cari minum. Eeeh abis itu ada dugem. Kalo lo ketemu anak Raforone, tanya soal Dugem/Ajojing Panorama Prom. Pasti semua tau deh!
Berhubung gue kurang suka yang begituan, gue cabut. Nonton sulap Rizqi, lontang-lantung, main ayunan, nendangin orang, menguji nasib dengan Bit (ini bikin 2 kamar girang sejak Ari diumumkan telah menjadi maho tulen oleh Bit waktu ditanya Kresno dan menyatakan Dwika punya muka kaya bol anjing. Bol anjing! Kaya bol sendiri kurang jelek aja). Akhirnya main Uno di kamar Toni terus gue balik ke kamar gue, bobo.
To be continued! Sambungannya, sayangnya, mungkin cuma pendek banget...

Wass. wr. wb.

-Alfi

Sunday, May 29, 2011

FLY UP WITH RAFORONE part 1

Assalamualaikum wr. wb.
Gini dlu deh buat prolognya. RAFORONE #49 itu singkatan dari RAgunan FORty ONE angkatan 49...SMP 41 Ragunan itu sekolah gue dan udah disepakati rame2 kalo nama angkatannya Raforone #49.
Nah, tanggal 24-25 Mei kemaren, Raforone ngadain acara prom+perpisahan di Lembang.
Tapi itu cuma acara utamanya. Belom lagi acara sampingannya.
Oke, let's start with our main topic.
Kita mulai dari pagi tanggal 24 Mei 2011, hari Selasa.
Kita gather dulu di 41. Sebenernya harusnya berangkat jam stengah 7, tapi ujung2nya ngaret gara2 ada temen yang telat. Kita berangkat pake 5 bus dan gue, karena nama gue Alfi, kebagian bus 1.
Baru jalan aja kejadian ada. Di sebelah kanan gue duduk si Bonti dan di kiri si Akbar. Liat mereka di sekeliling gue alarm gue udah nyala aja.
EMERGENCY. FIRE! FIRE!
Dimulai dari si Bonti bikin ulah. Dia cerita liat video kira2 sinopsisnya begini:
KALO NONTON JANGAN KETAWA.
Terus ada gambar anak kecil main pistol2an. Mendadak diterkam anjing Golden Retriever dari belakang. Dan itu anak diperkosa anjing bedebah itu. Mana anjingnya Retriever lagi, kan segede apaan tau, dan itu si anak gabisa bangun.
Gue ngakak sakit perut. Terus si Akbar meluncurkan gelombang 2: cerita sesat dari Reja...
Ceritanya si Reja lagi jumatan. Kan Al-Fathihah. Terus kan endingnya tuh,
"..waladh-dhaalliiiin."
Ada anak kecil pala miring teriak, "SEMUA BILANG APAA??!"
Otomatis pada jawab "AAAMIIIN"
Abis itu lima shaf belakang batal semua solatnya.
Oke nyampe sini gue secara harafiah kehabisan napas.
OKE lupakan dulu kegilaan bus gue. Pokoknya tujuan pertamanya itu Saung Angklung Udjo (SAU). Di SAU ini kita bakal disambut ama bau tai kelelawar seekor kalong segede gaban, terus disambut ama mbak2 penunggu Saung (nah loh?) yang ngasih brosur ttg SAU. Abis itu kita ke main theater.
Nah di sini kita nggak sendirian, ada mamah2 dari Jamaah Islamiyah sama orang2 GIS. Tapi ttep aja, namanya Raforone #49, kemana juga pasti bawaannya rame. Let's say, rombongan kita paling banyak.
Acara dibuka sama host2 yang cakep2, Mang Yana ama Teh Dwi. Teh Dwi ini special case: tinggi, cantik, mana kebayanya rada transparan juga, membuat semua cowok seangkatan kesengsem abis. Kalo menurut twitter, smua cowo di angkatan gue ber bacol (bahan cokil) Teh Dwi ini. Ckckck...
Abis itu kita nonton Wayang Golek. Dari joget sampe tawuran, ternyata wayang kita sakti bener. Dalangnya juga hebat, bisa bikin iringan ekstra make kaki. Wuihh...dewa bener! Jadi makin bangga ama Indonesia (Y).
Note: MALAYSIA MAU NIRU? HADAPI MAYAT GUE DULU!
Terus kita dengerin pertunjukan Apa dulu yah? Kalo gak Kuda Lumping ya ARUMBA. Di Kuda Lumping ini, temen gue si Rustam ngegoda satu cewek masih kecil berbaju merah...dan sepanjang sisa hari kita di SAU, itu cewek kaya ngejauh2 gimana dari dia tapi ttep aja senyum2 (Rustam penderita pedofilia). Kalo ARUMBA itu singkatan dari Alunan Rumpun Bambu. DEMI APAPUN ITU KEREN ABIS. Dari lagu pop? Klasik? Tradisional? Bahkan ada lagu Jazznya juga! Seandainya gue bisa upload videonya di sini...itu personil2 ARUMBA dewa2 banget.
Terus ada Tari Topeng dll, sama terus diajak main angklung bareng. Gue kebagian nada E (Mi). Hmm boleh juga, banyak perannya tuh hehe.
Nah baru deh pemain angklung senior. Eh mainnya Terajana, maka sudah jelas Bu Asmiaty tersayang maju kedepan dan joget dengan cueknya. Raforone Fever bangkit! Semua anak cewek2 yang eksis ikutan maju dan joget. Ujung2nya orang2 GIS juga ikutan dan Pak Istadi nyanyi ala karoke...angklugnya malah gak kedengeran HAHA-_-"v.
Abis makan siang dan solat, kita lanjut ke hotel. Hotel kita itu Hotel Panorama Lembang...
OK, karena gue diajak pergi sama ortu gue gue tutup di sini dulu. Nanti bakal gue lanjutin sesempet gue.
HIDUP RAFORONE!!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Friday, May 27, 2011

New Design

Assalamualaikum wr. wb.
Oke, gue bkin ini blog pake layout baru. Gw bnr2 rombak abis templatenya, dan sekarang inilah jadinyaa *jeng jeng tek tek dung ndesss*
Tema blog skrg techno deep blue. Well, klw dipikir2 tyt gajauh2 jg dari TRON: Legacy. Tp bnrn, gw lg ska sm desain mcm begini. Gue lg suka dark color dihiasi garis2 wrn yg sm yg lbh terang, dan dlm hal ini gue rasa dark blue hex #000022 cocok banget. Oke, garis2nya jg gak random loh. Gue lg suka hexagon. Knp? Krn hexagon gbs ditaro sblhn bgitu aja. Dgn hexagon, life is never flat B) terus susunan beecomb itu kayanya techno gmn gitu kesannya, apalagi klw yg ky di layout blog gw ini *pislopengawl*.
So, itu dulu buat skrg. Klw bs gw bkl namain template gw ini Hexagon Webdrive hhe.
Bgtu ada ksmptn, gw bkl post ttg pesta prom n pelepasan gue FLY UP WITH RAFORONE di Lembang. Demi apapun itu seru abis.

Oke, see y'all!

Wass. wr. wb.

-Alfi

Monday, May 9, 2011

Secrets

Assalamualaikum wr. wb.
OK, udah klik. Bakal ada 3 seri. Yang pertama jdulnya Secrets.
Here are the books and the writers:
1) Into the Titan: Alfi Rizky R.
Target time: Titanic
2) Sky's Fall: Sarah A. R. Radian (ini bukan nm aslinya, tp dy tknl dgn nm ini)
Target time: 9/11
3) Occasion of War: Faizal R. Moeis
Target time: Diponegoro War
4) Near Extinction: Salsabila Siliwangi S.
Target time: Pearl Harbor bombing
5) Explosive Force: Princess J. A. N. F.
Target time: Krakatau, 1883

Seri 2 judulnya Revelation, latarnya setaun abis Secrets.
1) Bright Spot: Princess
Target: Tunguska, Siberia, 1908.
2) Red Zone: Moeis
Target: Hiroshima, Japan, 1945.
3) Water Hazard: Salsa
Target: Aceh, Indonesia, 2004.
4) Shockwave: Sarah
Target: Bali Blast 1
5) Storm Zephyr: Alfi
Target: Flight 19 disappearance.

Terakhir, judulnya Unveiled. Langsung nyambung dari seri 2.
1) Time's Quill: Princess
Target: Shakespeare's codes.
2) ??: Salsa
Target: Wedjat Amulet to recharge The Machine.
3) Horus Rising: Alfi
Target: [no target, this is prequel]
4) ??: Moeis
Target: codes in Einstein-Szilard Letter.
5) Shattered: Sarah
Target: [no target, final battle]

Sooo I'll update soon. Wish us luck!
Cheers,
Wass. wr. wb.

-Alfi

Friday, April 15, 2011

Not Yet Titled

Assalamualaikum wr. wb.

Cerita ini udah punya beberapa kandidat nama.
 Yang pertama kepikir ama gue, tema serialnya Secrets.
 Terus ada usulan Unveiling Shadows.
 Ada lagi Revelation.
 Ada lagi...gue lupa.
 Pastinya, ini ceritanya:

Tentang agensi khusus yang bisa ngirim orang balik ke masa lalu untuk nemu kode-kode sejarah yang tersembunyi.
 Misal:
 Rick dikirim ke Titanic untuk nyari dokumen yang disembunyiin di kapal itu sebelum hilang di laut waktu insiden Iceberg Crash,
 Miley dikirim ke Krakatau taun 1883 untuk nyari bunker rahasia di pulau itu dan nyelametin kode sama dokumen2 yg disembunyiin di situ sejak jaman Portugis,
 Terrence dikirim ke perundingan Diponegoro untuk mastiin dimana VOC nyembunyiin harta jarahan Inggris di Indonesia,
 Dona dikirim ke 9/11 untuk nyari kode rahasia dibalik sabotase pesawat itu,
 Sam dikirim ke penyerangan Bizantium untuk mastiin kode di dinding benteng Bizantium bisa diambil dan direkam sebelum Bizantium ancur,
 Dan masih banyak lagi.
 Tiap misi range waktunya sejam, karena kalo telat si agen bakal ikut jadi korban di Mass Death Incident nya.
 Kalo semua kode digabung, rahasia kejadian2 bersejarah di dunia bisa dibongkar sampe ke akar2nya. Di tangan yg bener, ini bisa nyelametin Bumi.
 Di tangan yg salah, ini bisa berarti kiamat.

Gw pengen ngajak tmn2 gue Moeis, Princess, Salsa, sama Sarah buat ikut nulis bareng. Jadi tiap cerita beda gayanya :)
 WML!
Wass. wr. wb.

- Alfi

Wednesday, April 6, 2011

Sneak Peek: MYTH JUMPERS - X-FILES

Assalamualaikum wr. wb.
Gue lagi nulis Myth Jumpers kan, nah gue udah ada ide bikin lanjutannya. Isinya data2 ama cerita pendek gitulah. Ini slshstu sneak peek nyaa. Dipotong dr slhstu cerpen yg ada, judulnya Holiday's End.
---
I listened more carefully.
 One, two, three. Three knocks. Tony was right.
 "Go," I said. "Go!"
 Fera ran away so quickly I can barely see her. Tony went underground -- Underworld. James ran after Fera. Laura stayed by my side.
 "Why aren't you running?" I asked her. She smiled.
 "I'm always by your side, remember?"
 "I thought it was just a song lyric." But I have to admit, I am sort of pleased having Laura around.
 Laura raised Chrusos. She isn't to defend. She's to fight. I smiled and raised Silverlight.
 "Let's go," I said.
 We ran to the other side of the alley. I accidentally kicked a paper and realized it was the test questions.
 "Check this out," Laura said as she took a sheet while running. "Benjamin Franklin is known for his kite-and-key experiment that he did in the middle of a thunderstorm. In what year does he did this?"
 "I don't think I know when," I said. "But Franklin is a Thor-Blessed. He won't get shocked in that experiment -- which is pretty much fine."
 Laura laughed. "Right, and who's supposed to be a child of Aphrodite?"
 "Don't ask," I said grimly. My last encounter with an Aphrodite offspring didn't go on so well -- I can only cope with Laura and that's the best already. "I just know that Shaka Zulu's Buffalo Horn tactic is apparently given by Athena through the animals around Africa."
 "And you know that from...?"
 "She told me."
 "Oh."
 We finally reached the door. It was dark outside school. No one is around -- everyone's fled when the storm started striking in.
 "Show yourself," I said. Laura prepared her Chrusos to fight.
 A hooded figure appeared. He held a grip in his right hand and a silver knife in the left.
 The grip glowed and started spreading electricity. I felt the power and took Silverlight into action just in time.
 It shot an electricity bolt. Silverlight managed to disperse it into air. Laura shot to that man, but he suddenly disappeared.
 "Who's that?" Laura asked. I shrugged.
 "Probably a Zeus demigod. Or a Thor-Blessed."
 Then a voice rose, "Or neither."
 We looked back. Another lightning bolt struck me, but this time I have no chance to neither defend nor evade the attack. Laura was hit as well. We flew for several feet backwards when the man disappeared again.
 Where could he be? I looked around but he's nowhere in sight. But then that's when a ball of wind emerged from the air and pushed something -- or someone -- away.
 "Will!" I cried. He's the only one able to do this. Will smiled from the distance.
 "I'm not too late, am I?" he asked. Laura stood up and helped me to get on my feet. She hugged Will.
 "It's a long time," she said. "How's your father?"
 "He's good," Will said. "But -- look out!"
 His sudden warning made its way into my mind quickly and I ducked. Will swung his blade Anemos into where I was and a blast of wind appeared there. The hooded man was thrown away.
 "Let's see who this is," Will said as he forced the hood open. But then Laura gasped and I can feel myself paling.
 The man was headless.
---
Well, that's it for now.

Wass. wr. wb.

-Alfi